Taiwan atur pembelian masker di tengah wabah COVID-19
Elshinta
Rabu, 26 Februari 2020 - 12:57 WIB |
Taiwan atur pembelian masker di tengah wabah COVID-19
Industri masker di Henan, Tiongkok. Foto: Antara

Elshinta.com - Pemerintah Taiwan mengatur pembelian masker per orang agar seluruh masyarakat dapat membeli dan memenuhi kebutuhan masker mereka di tengah wabah pneumonia virus corona baru (COVID-19).

"Sistem medis Taiwan yang lengkap dan maju telah lama dikenal oleh masyarakat internasional. Bahkan dari pembelian masker secara berkelanjutan menunjukkan niat baik pemerintah Taiwan untuk menyediakan masker bagi orang-orang di Taiwan," kata pernyataan dari Kantor Dagang dan Ekonomi Taiwan (TETO) di Jakarta, Rabu (26/2).

Pemerintah Taiwan secara serentak menggelar penjualan masker nasional dan meluncurkan pembelian dengan cara "sistem nama asli" mulai 6 Februari 2020.

Semua orang di Taiwan dapat pergi ke apotek dan pusat kesehatan dengan "kartu asuransi kesehatan" untuk membeli masker sesuai jatah pembagian yang telah ditentukan.

Bahkan para warga asing di Taiwan dapat menikmati hak yang sama untuk membeli masker seperti penduduk di Taiwan dengan kartu izin tinggal atau kartu asuransi kesehatan.

Pengaturan itu dilakukan agar setiap orang tidak perlu khawatir tidak bisa membeli masker, dan harga masker pun tidak akan naik sewenang-wenang seperti yang terjadi di beberapa negara lainnya.

Selama wabah COVID-19 berlangsung, di banyak negara masker menjadi sulit didapatkan dan harganya pun menjadi naik secara drastis.

Wabah COVID-19 yang berasal dari Wuhan, Tiongkok telah menyebar ke seluruh dunia. Hingga Senin (24/2) sudah ada 28 kasus virus corona terkonfirmasi di Taiwan, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
`Lockdown` Wuhan resmi berakhir
Rabu, 08 April 2020 - 11:07 WIB
Status penutupan wilayah (lockdown) Kota Wuhan, Tiongkok, resmi berakhir per 8 April 2020 yang diiku...
Trump tuding WHO condong ke Tiongkok, gagal tangani virus corona
Rabu, 08 April 2020 - 10:45 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (7/4) menyampaikan kritik tajam terhadap Organisas...
WHO sebut Asia Tenggara butuh 1,9 juta perawat dan bidan
Rabu, 08 April 2020 - 10:34 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan negara-negara di kawasan Asia Tenggara perlu melipatgand...
Pandemi COVID-19, Raja Maroko bebaskan 5.654 narapidana
Rabu, 08 April 2020 - 09:59 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia World Health organization (WHO) menetapkan virus corona baru (COVID-19) s...
Mainan ini laris manis setelah warga Denmark diminta berdiam di rumah
Rabu, 08 April 2020 - 09:39 WIB
Penjualan mainan seks di Denmark naik lebih dari dua kali lipat setelah warga setempat diminta berdi...
Kematian COVID-19 di AS capai 12.064
Rabu, 08 April 2020 - 08:47 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Selasa (7/1) melaporkan 374.32...
PBB kecam serangan terhadap rumah sakit pasien COVID-19 di Tripoli, Libya
Selasa, 07 April 2020 - 18:56 WIB
Pejabat PBB mengecam serangan baru-baru ini terhadap rumah sakit pasien virus corona di Ibu Kota Tri...
AS laporkan 8.910 kematian akibat corona
Selasa, 07 April 2020 - 15:45 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Senin (6/4) melaporkan 330.891...
Alami lonjakan harian terbesar COVID-19, Meksiko butuh tenaga medis
Selasa, 07 April 2020 - 14:25 WIB
Meksiko mengalami lonjakan harian terbesar kasus virus corona pada Senin (6/4) saat wakil menteri ke...
Belasan penghuni panti jompo di Portugal meninggal akibat corona
Selasa, 07 April 2020 - 12:28 WIB
Sebanyak 15 penghuni panti jompo di Kota Aveiro di Portugal meninggal akibat virus corona, kasus ter...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV