Bahaya keamanan siber APT mengintai di 2020
Elshinta
Rabu, 26 Februari 2020 - 16:36 WIB |
Bahaya keamanan siber APT mengintai di 2020
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2VlxsFo

Elshinta.com - Perusahaan keamanan siber Kaspersky melihat bahaya serangan Advanced Persistent Threats (APT) masih mengintai secara diam-diam pada tahun ini untuk mendapatkan informasi rahasia.

"APT ini cukup sulit diketahui antivirus tradisional," kata Territory Channel Manager Kaspersky Asia Tenggara-Indonesia, Dony Koesmandarin, kepada media di Jakarta, Rabu (26/2).

Advanced Persistent Threats (APT) merupakan serangan siber yang kompleks, memakai banyak komponen yang berbeda untuk menyerang perangkat. Serangan APT berbeda dengan malware biasa.

Ketika malware masuk perangkat, ia akan langsung menyerang dan mengakibatkan perubahan pada perangkat, misalnya data hilang atau performa perangkat turun. APT tidak langsung bekerja ketika menginfeksi perangkat, ia akan diam saja di dalam perangkat bahkan hingga bertahun-tahun.

Meski pun tidak langsung menyerang, APT akan mempelajari kebiasaan pengguna perangkat dan secara berkala mengirimkan data kepada peretas. Pengguna perangkat maupun antivirus tradisional belum tentu mendeteksi keberadaan APT karena infeksi tersebut tidak melakukan apapun ketika masuk ke perangkat

Berdasarkan informasi-informasi yang diperoleh tersebut, peretas bisa membuat serangan unik dan spesifik untuk pengguna tersebut.

Bentuk serangan APT beragam, antara lain dengan phishing, memasukkan spyware atau melalui alat untuk penyembunyian (root/boot kit).

Meski pun lebih berbahaya dari malware, peretas justru menggunakan cara-cara yang sederhana untuk menginjeksi serangan, misalnya dengan social engineering, upaya memanfaatkan kelemahan pengguna untuk mendapatkan informasi.

APT tidak melulu menyerang bank, pemerintahan atau orang-orang penting, melainkan juga bisa menargetkan orang biasa, namun, dia bekerja di perusahaan besar.

Peretas memilih untuk menginfiltrasi pegawai biasa, yang tidak bekerja untuk sektor IT, untuk mendapatkan informasi perusahaan dibandingkan menyerang langsung institusi yang pasti dilengkapi dengan pengaman siber yang kompleks.

Untuk mencegah serangan ini, Kaspersky menyarankan untuk membekali tim IT dengan akses ke intelijen ancaman terbaru untuk mendapatkan informasi terkini tentang alat, teknik, dan strategi para pelaku kejahatan siber.

Selain itu, bisa juga mengadopsi perlindungan di titik akhir seperti menerapkan solusi keamanan yang bisa mendeteksi ancaman lanjutan pada tingkat jaringan tahap awal, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkes-Kementan diminta sinergi garap produk eucalyptus
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:47 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meninda...
Kementan tegaskan kalung eucalyptus tidak diklaim sebagai antivirus, namun demikian...
Selasa, 07 Juli 2020 - 07:54 WIB
Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menegaskan bahwa produk in...
Eucalyptus diklaim bisa cegah COVID-19, ini penjelasan Kementan
Senin, 06 Juli 2020 - 12:48 WIB
Kementerian Pertanian akan memproduksi secara massal kalung dari tanaman eucalyptus yang diklaim bis...
Gelar HAI Fest 2020, TelkomGroup kedepankan pentingnya transformasi digital
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:30 WIB
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar dan terdepan di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (P...
Pengangkut Rocket Lab gagal capai orbit, kehilangan muatan satelit
Minggu, 05 Juli 2020 - 08:49 WIB
Sebuah roket dari perusahaan peluncuran satelit berukuran kecil, Rocket Lab, gagal mencapai orbit se...
Tencent rilis TAD Sim 2.0 generasi baru, platform pengembangan simulasi swakemudi
Rabu, 01 Juli 2020 - 08:48 WIB
Raksasa teknologi dan game Tiongkok, Tencent merilis TAD Sim 2.0 generasi baru, berupa platform simu...
Hikmah dibalik COVID-19, hasilkan alat pengolah sampah jadi pupuk dan pengusir hama
Senin, 29 Juni 2020 - 06:59 WIB
Pandemi COVID-19 bagi warga yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) 02 menjadi hikma...
Startup Jepang ciptakan masker cerdas terkoneksi internet
Minggu, 28 Juni 2020 - 10:51 WIB
Ketika penggunaan masker menjadi kewajiban dalam era normal baru pandemi COVID-19, startup Jepang Do...
Transformasi digital jadi tantangan bisnis desain komunikasi di era normal baru
Jumat, 26 Juni 2020 - 15:22 WIB
Transformasi digital dinilai akan menjadi tantangan bisnis bagi dunia desain komunikasi di era norma...
Susun kebijakan Pemerintah juga harus didukung ilmu pengetahuan
Selasa, 23 Juni 2020 - 18:25 WIB
Kebijakan publik berbasis ilmu pengetahuan dibutuhkan terutama untuk menjawab tantangan pandemi Covi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV