Pemerintah salurkan bantuan untuk korban banjir Pamanukan
Elshinta
Rabu, 26 Februari 2020 - 21:12 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pemerintah salurkan bantuan untuk korban banjir Pamanukan
Pemerintah salurkan bantuan untuk korban banjir Pamanukan. Foto: Yohanes Charles/elshinta.com.

Elshinta.com - Hujan lebat yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan sejumlah wilayah di Jawa Barat dilanda banjir. Salah satu wilayah yang dilanda banjir terparah yakni di Pamanukan, Kabupaten Subang. 

Warga terdampak banjir Pamanukan, terpaksa harus mengungsi ke Mesjid Al-Muhlisin, SMK Darul Ma’arif dan lokasi lainnya karena rumah mereka terendam banjir.

Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang dilanda musibah ini, anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq, bersama pejabat BNPB dan Kementerian Sosial RI, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, Kepala Dinas Sosial H Deden Hendriana, Camat Pamanukan Hj Ela Nurlaela, pada Rabu, (26/2) turun langsung untuk melihat kondisi mereka.

“Kami berkunjung ke sini untuk melihat langsung kondisi para pengungsi ini, mereka konstituen saya, karena kebetulan Subang ini termasuk Dapil (daerah pemilihan) saya," kata Kang Maman seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Yohanes Charles.

Selain mengecek kondisi warga terdampak banjir, Kang Maman sapaan akrab KH Maman Imanulhaq ini jua meninjau dapur umum guna memastikan ketersediaan makanan bagi para pengungsi.

Dalam kesempatan ini, mantan Direktur Relawan TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin ini menyerahkan bantuan dari pemerintah pusat berupa bantuan dana siap pakai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp250 juta, satu unit mobil rescue dan paket logistik dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI senilai Rp151 juta. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hujan abu bercampur pasir, sebagian warga panik
Sabtu, 28 Maret 2020 - 10:29 WIB
Hujan abu dan pasir yang melanda sejumlah wilayah di Magelang, membuat sejumlah warga merasa cemas. ...
Gunung Merapi kembali meletus, tinggi kolom capai 2.000 meter
Sabtu, 28 Maret 2020 - 08:49 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (28/3) pagi kembal...
Erupsi Merapi tidak ganggu aktivitas warga Selo di Boyolali
Jumat, 27 Maret 2020 - 14:46 WIB
Erupsi Gunung Merapi pada Jumat tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari warga desa di wilayah ...
Hujan abu guyur wilayah Dukun Kabupaten Magelang
Jumat, 27 Maret 2020 - 13:11 WIB
Hujan abu mengguyur sebagian wilayah Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, setelah terjadi erupsi Gun...
Gunung Merapi meletus dengan tinggi kolom asap 5.000 meter
Jumat, 27 Maret 2020 - 12:58 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menyatakan Gunung Merapi di perbat...
Luapan Kali Ciliwung rendam Kebon Pala hingga satu meter
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:10 WIB
Permukiman warga di Kebon Pala, Kecamatan Kampung Melayu, Jakarta Timur, terendam banjir dengan ting...
Banjir landa tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung
Sabtu, 21 Maret 2020 - 12:37 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten...
Longsor terjang rumah warga di Tulungagung
Sabtu, 21 Maret 2020 - 08:56 WIB
Sebuah rumah dilaporkan rusak dan akses jalan di Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Tulungagung, Jawa ...
Gempa M 4,8 guncang Lombok Utara
Jumat, 20 Maret 2020 - 06:05 WIB
Gempa dengan kekuatan Magnitudo 4,8 terjadi di Barat Laut Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), J...
Gempa bumi Magnitudo 6,6 guncang Kuta Selatan
Kamis, 19 Maret 2020 - 06:04 WIB
Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,6 mengguncang Kuta Selatan, Bali pada Kamis (19/3) dini hari.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)