Berbuat asusila pada 5 bocal lelaki, Kakek KS ditangkap petugas
Elshinta
Kamis, 27 Februari 2020 - 14:08 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Berbuat asusila pada 5 bocal lelaki, Kakek KS ditangkap petugas
Berbuat asusila pada 5 bocal lelaki, Kakek KS ditangkap petugas. Foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Polres Metro Depok jadikan tersangka seorang lelaki KS (63) yang melakukan perbuatan asusila kepada 5 anak lelaki di bawah umur dengan rentang usia 4 hingga 10 tahun. 

Dijelaskan Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, dari keterangan saksi korban dan tersangka, tindakan asusila ini dilakukan di sebuah rumah ibadah di Kelurahan Pasir Putih Kecamatan, Sawangan Kota Depok dengan dalih untuk mengajarkan mengaji. 

Kepada para korban, tersangka juga mengimingi dengan memberi uang jajan Rp5000 kepada masing-masing korbannya. 

Kasus ini bermula dari laporan seorang tua korban. Anaknya menceritakan kepada ibunya bahwa tersangka melakukan tindak asusila tersebut. 

"Kasus ini bermula dari laporan seorang tua korban. Anaknya menceritakan kepada ibunya bahwa dia berikan uang oleh si terduga itu kemudian dicabuli," ujar Kombes Pol Azis Andriansyah kepada media, termasuk Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Kamis (27/2).

Tersangka dijerat dengan kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 82 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana menjadi warga binaan rutan (WRB) dalam minimal 5  tahun sampai maksimal 15 tahun hukuman. 

''Efek buruk dari ulah tersangka para korban didiagnosa petugas menderita trauma psikis,'' katanya.  

Selain para korban dibujuk dengan diberikan uang, juga diancam pelaku akan marah dengan para korban apabila menceritakan kepada orang lain.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPRD Tangerang nilai dana penanganan COVID-19 masih kurang
Kamis, 09 April 2020 - 21:35 WIB
DPRD Kabupaten Tangerang, Banten mengakui jumlah dana untuk penanggulangan COVID-19 sebesar Rp70 mil...
Pemkab Tangerang ajukan PSBB ke gubernur
Kamis, 09 April 2020 - 20:56 WIB
Kabupaten Tangerang, Banten sudah melakukan pengajuan surat ke Gubernur Banten untuk memberlakukan P...
Wartawan Balaikota salurkan bantuan lawan COVID-19
Kamis, 09 April 2020 - 19:48 WIB
Sebagai wujud kepedulian terhadap pandemi COVID-19, Koordinatoriat Wartawan Balaikota -DPRD DKI mela...
Pemerintah pusat-DKI perlu sinergi atasi dampak COVID-19 ke pekerja
Kamis, 09 April 2020 - 13:59 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah menyatakan pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta perlu le...
Potensi hujan sedang-lebat di Jabodebatek siang
Kamis, 09 April 2020 - 12:53 WIB
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Jabodetabek, Kamis (9/4) si...
2.500 tenaga medis muda IDI dikerahkan tangani COVID-19 di Jaktim
Kamis, 09 April 2020 - 09:10 WIB
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mengerahkan 2.500 tenaga medis berusia muda untuk penanga...
Ada 10 jenis angkutan prioritas pada PSBB
Kamis, 09 April 2020 - 08:51 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyebutkan ada 10 jenis angku...
Warga pedalaman di Tangerang belum faham soal COVID-19
Rabu, 08 April 2020 - 21:28 WIB
Warga pedalaman Kabupaten Tangerang, Banten di Desa Cileles masih belum mengetahui penyebaran dan pe...
Disnakertrans DKI buka pendataan kedua bagi pegawai PHK
Rabu, 08 April 2020 - 17:25 WIB
Dinas Ketenagakerjaan, Transmigasi dan Energi DKI Jakarta melakukan pendataan gelombang kedua bagi p...
FPDIP DPRD DKI ingatkan Anies soal bantuan Rp1 juta kepada ojol dan PKL akibat PSBB
Rabu, 08 April 2020 - 15:58 WIB
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menuna...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV