Pengamanan di Beijing diperketat pascapelarian pasien corona dari Wuhan
Elshinta
Jumat, 28 Februari 2020 - 10:12 WIB |
Pengamanan di Beijing diperketat pascapelarian pasien corona dari Wuhan
Kereta metro Beijing line No. 10 dipadati para pekerja. (Ant/HO-RU/mii) - https://bit.ly/2wbcqyY

Elshinta.com - Pengamanan di Beijing makin diperketat setelah adanya pelarian pasien positif COVID-19 dari Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. 

Pemerintah menjadikan wilayah Ibu Kota sebagai prioritas utama upaya pencegahan dan pengendalian epidemi melalui kebijakan yang diterapkan di episentrum COVID-19 di Hubei dan bahkan pelaksanaannya bisa lebih keras dan tegas lagi, demikian pernyataan tertulis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular China (CCDC), Jumat (28/2).

Pengetatan kontrol di Beijing tidak saja sebagai upaya pencegahan wabah secara nasional, melainkan juga bersifat global mengingat virus corona jenis baru yang menyerang paru-paru itu penyebarannya sudah mendunia.

"Kontrol epidemi di Beijing harus diperketat. Meskipun situasi Ibu Kota saat ini tidak separah di Hubei, kebijakan yang diterapkan di Beijing harus lebih tegas dan berbeda dengan provinsi dan kota-kota lainnya," kata Kepala Epidemiologi CCDC Zeng Guang dikutip Global Times.

Seperti diberitakan kantor berita Antara sebelumnya, seorang perempuan yang positif terpapar COVID-19 di Wuhan berhasil lolos melakukan perjalanan menuju Beijing pada Sabtu (22/2).

Sesampainya di rumah keluarganya di Distrik Dongcheng, perempuan berusia 22 tahun yang baru saja dibebaskan dari tahanan di Wuhan itu memeriksakan diri karena mengalami flu dan batuk.

Beberapa hari setelah pelarian perempuan bermarga Huang itu, Beijing mendapati 10 kasus baru COVID-19.

Akibatnya, aparat penegak hukum setempat menggelar investigasi dan menerbitkan surat edaran kepada semua perusahaan dan instansi lokal untuk menjamin wilayahnya bebas infeksi.

Pihak-pihak terkait juga diminta melakukan evaluasi secara menyeluruh atas kinerja pegawai pemerintah kota setingkat provinsi itu.

"Kasus baru di Beijing ini menandakan bahwa kepala unit kerja tidak tegas dalam menjalankan mekanisme manajemen kontrol terhadap stafnya," kata Kepala Distrik Chaoyang Zhu Sheng sebagaimanan dikutip sejumlah media lokal.

Hingga Jumat pagi, di Beijing terdapat 410 kasus positif COVID-19, sebanyak lima di antaranya meninggal dunia.

Pemerintah Kota Beijing juga mencatat sedikitnya 2.658 orang telah melakukan kontak jarak dekat dengan pasien COVID-19.

Di seluruh wilayah Tiongkok, kasus positif COVID-19 telah mencapai angka 78.595 dengan jumlah kematian 2.791 orang dan kesembuhan 36.157 orang.

Beijing sebenarnya sudah memperketat pengamanan beberapa hari setelah Wuhan diisolasi pada 23 Januari 2020. Sejak saat itu aparat setempat melakukan penyisiran terhadap orang-orang Wuhan atau yang memiliki riwayat perjalanan ke Wuhan dalam 14 hari terakhir. Pengamanan juga dilakukan dengan melarang orang-orang selain penghuni memasuki kompleks apartemen. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kematian corona di Prancis terus melonjak hingga capai 1.696
Jumat, 27 Maret 2020 - 12:12 WIB
Otoritas kesehatan Prancis melaporkan 365 kematian baru akibat virus corona pada Kamis (26/3) sehing...
PHK massal akibat krisis corona bisa 25 juta orang di seluruh dunia
Jumat, 27 Maret 2020 - 11:59 WIB
Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat krisis virus corona bisa melebihi 25 juta orang di selu...
Venezuela: Tuduhan AS terhadap Maduro tunjukkan `keputusasaan`
Jumat, 27 Maret 2020 - 11:38 WIB
Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengatakan bahwa tuduhan perdagangan narkoba oleh Amerik...
AS mendakwa Presiden Venezuela Maduro atas `terorisme narkoba`
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:58 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) mendakwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan belasan pejabat tingg...
Ketua IMF minta G20 gandakan kapasitas pembiayaan darurat
Jumat, 27 Maret 2020 - 08:29 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) meminta para pemimpin 20 ekonomi terbesar dunia (G20) untuk kembali...
Pandemi COVID-19, Pemimpin G-20 fokus selamatkan nyawa manusia
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:50 WIB
Para pemimpin negara G-20 menyatakan fokus yang akan dilakukan dalam menghadapi pandemi COVID-19 ada...
Raja Arab Saudi ajak negara G20 bersatu lawan virus corona
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:24 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menyerukan kepada para pemimpin G20 untuk meningkatkan ...
Thailand catat 1.045 kasus COVID-19, karantina negara selama satu bulan
Kamis, 26 Maret 2020 - 15:55 WIB
Thailand melaporkan 111 infeksi baru COVID-19, sehingga jumlah total kasus di negara itu mencapai 1....
Kapal perang AS melintas di Selat Taiwan
Kamis, 26 Maret 2020 - 15:47 WIB
Kapal perang Amerika Serikat melintas di Selat Taiwan, Rabu (25/3), menyusul ketegangan antara Taiwa...
Pemerintah fasilitasi kepulangan 24 WNI dari Polandia
Kamis, 26 Maret 2020 - 14:54 WIB
Sebanyak 24 WNI kembali ke Tanah Air menggunakan penerbangan khusus pesawat LOT Polish Airlines pada...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)