Jalan Lingkar Timur Waduk Jatigede di Sumedang retak dan ambles
Elshinta
Jumat, 06 Maret 2020 - 07:10 WIB |
Jalan Lingkar Timur Waduk Jatigede di Sumedang retak dan ambles
Sejumlah warga meninjau kondisi jalan ambles dan retak di Jalan Lingkar Timur Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (4/3/2020). Sumber foto: https://bit.ly/2wxor1T

Elshinta.com - Jalan Lingkar Timur Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ambles bahkan terjadi retakan cukup panjang akibat kontur tanah di kawasan itu labil. Kondisi ini dapat membahayakan pengguna jalan saat melewati jalur itu.

"Kejadian tersebut diakibatkan dari curah hujan yang cukup tinggi serta jalan tersebut merupakan timbunan sehingga mengakibatkan jalan tersebut retak dan ambles," kata Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana melalui siaran pers, Kamis (5/3). 

Ia menuturkan, hujan deras yang mengguyur wilayah itu menyebabkan jalan retak sepanjang 50 meter dan ambles kurang lebih 40 sentimeter.

Sejumlah anggota kepolisian, kata Dwi, telah diterjunkan untuk memeriksa langsung kondisi dan ancaman bahayanya bagi pengguna jalan yang melintasi jalur itu, tepatnya di Dusun Cilimus, Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede.

"Anggota sudah melakukan pengecekan Jalan Lingkar Timur Jatigede yang ambles," katanya, dikutip Antara

AKBP Dwi Indra menyampaikan, jajarannya bersama instansi terkait telah memasang rambu-rambu dan tulisan peringatan bagi pengguna jalan yang akan melewati jalur ambles itu.

"Adapun upaya yang dilakukan yaitu memasang rambu-rambu agar pengguna jalan berhati-hati dalam melewati jalan tersebut," katanya.

Sementara itu, sejumlah jalan raya di Kabupaten Sumedang memiliki medan jalan yang berbukit, berkelok, bahkan melewati tebing dan jurang sehingga pengguna jalan membutuhkan konsentrasi tinggi dan selalu waspada terhadap berbagai ancaman di jalan. (Der)  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wali Kota Pontianak ikut shalatkan jenazah penumpang Sriwijaya Air
Kamis, 21 Januari 2021 - 15:10 WIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ikut menshalatkan jenazah selebgram Andi Kamila Syifa atau Syi...
Puluhan pengungsi Sulbar tiba di Bandara Adi Soemarmo
Kamis, 21 Januari 2021 - 14:55 WIB
Puluhan orang warga korban gempa dari Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Bara...
Basarnas kumpulkan 324 kantong jenazah korban pesawat SJ-182
Kamis, 21 Januari 2021 - 12:36 WIB
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah mengumpulkan 324 kantong jenazah korban pe...
 Basarnas Surabaya lakukan pencarian korban tertimbun rumah yang hanyut di Sungai Bango
Rabu, 20 Januari 2021 - 09:55 WIB
Tim gabungan yang dipimpin langsung Basarnas Surabaya, Jawa Timur langsung melakukan pencarian Rola...
Penyelam TNI temukan dompet dan gawai Rion Yogatama
Minggu, 17 Januari 2021 - 18:55 WIB
Tim penyelam Search and Rescue (SAR) TNI Angkatan Laut menemukan dompet dan gawai milik penumpang ...
Jenazah korban Sriwijaya Air, Dinda Amalia dimakamkan
Minggu, 17 Januari 2021 - 18:11 WIB
Jenazah Dinda Amelia (15), siswi Kelas IX SMP Sungai Raya di Kabupaten Kubu Raya, di Kalimantan Bara...
Basarnas evakuasi 17 kantong jenazah korban Sriwijaya Air SJ 182
Sabtu, 16 Januari 2021 - 21:12 WIB
Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengevakuasi 17 kantong jenazah korban kecel...
KNKT: Memori CVR SJ-182 bisa dibaca meski lepas dari pembungkus
Sabtu, 16 Januari 2021 - 19:45 WIB
 Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) R Yunus Ardianto mengungkapkan memori...
Keluarga korban Sriwijaya Air Lampung jemput kedatangan jenazah
Sabtu, 16 Januari 2021 - 18:26 WIB
Keluarga salah seorang korban Sriwijaya Air asal Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung yang...
Pasar Inpres Pamanukan terbakar Sabtu dini hari tadi
Sabtu, 16 Januari 2021 - 13:32 WIB
Pasar inpres Pamanukan terbakar. Kebakaran terjadi sekira pukul 3.30 WIB, Sabtu (16/1).
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV