Tingkatkan ekspor produk UKM, Teten Masduki: Akan ada `sharing factory`
Elshinta
Senin, 09 Maret 2020 - 16:32 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Tingkatkan ekspor produk UKM, Teten Masduki: Akan ada `sharing factory`
Sumber foto: https://bit.ly/39Bygue

Elshinta.com - Menkop dan UKM Teten Masduki mengatakan meski memberikan kontribusi pada PDB (Produk Domestik Bruto) sebesar 60 persen, namun sumbangan UMKM terhadap ekspor baru mencapai 14,5 persen atau lebih rendah dibanding UMKM di Thailand, Vietnam maupun Korea. 

"Tapi kita optimis kalau problem UMKM dibenahi, kontribusi UMKM pada ekspor bisa ditingkatkan dalam 5 tahun ke depan. Tapi yang paling utama adalah UMKM harus menguasai market dalam negeri dulu," kata Menkop dan UKM Teten Masduki beberapa waktu lalu, seperti dilansir dari laman resminya, Senin.

Menteri Teten memaparkan, survei OECD 2018 menunjukkan daya saing terkait kualitas dan standar produk Indonesia masih di peringkat 4 untuk kawasan Asia Tenggara. "Hal itu menunjukkan UMKM kita harus terus berbenah untuk bisa meningkatkan daya saingnya. Yang akan kita fokuskan untuk meningkatkan ekspor adalah perusahaan menengah, bagaimana mereka bisa beralih dari teknologi sederhana menjadi teknologi maju sehingga bisa mendapatkan sertifikasi kelas dunia," jelas Teten.

Pembangunan UMKM akan diarahkan pada sentra-sentra produksi sehingga bisa dilakukan penataan dan pembinaan dalam satu tempat. Juga akan ada sharing factory atau rumah produksi bersama yang akan menjawab masalah perbaikan standar produk.

Menteri Teten menambahkan, ide tentang rumah produksi bersama ini, bukan hanya bertujuan meningkatkan daya saing UMKM. Namun juga bisa menjadi wadah konsolidasi lintas sektoral, pasalnya yang mengurus UMKM setidaknya ada 18 K/L. Manfaat lain, sharing factory juga menjawab masalah kapasitas produksi UMKM yang biasanya tidak mampu melayani permintaan dalam jumlah besar dan supply yang teratur.

"Ada pemikiran juga, jangan terlalu banyak merek untuk produk UMKM sejenis. Produknya bisa diringkas dalam satu atau dua brand saja sehingga kapasitas produksinya besar, dan persaingan antar UMKM tidak terlalu keras. Misalnya bakpia patok, saya kira persaingannya sudah tidak sehat karena brand-nya terlalu banyak, sebaiknya di konsolidasi saja," ungkap Teten.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perajin bambu di Kabupaten Kediri terkendala cuaca lembab
Jumat, 22 Januari 2021 - 09:01 WIB
Perajin bambu di Desa Sumber Cangkring, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terkendala cuaca di musim huja...
NTB minta percepatan penyediaan infrastruktur penunjang ekspor
Kamis, 21 Januari 2021 - 07:31 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) meminta para pihak terkait untuk melakukan per...
Diskop UKM Kulon Progo dampingi pelaku UMKM berjualan secara daring
Rabu, 20 Januari 2021 - 09:25 WIB
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menda...
Sandiaga dorong pelaku usaha kreatif gaet wisatawan gunakan Big Data
Kamis, 31 Desember 2020 - 14:20 WIB
 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong para pelaku usaha pari...
Kiat UMKM bertahan kala pandemi ala Tokopedia
Minggu, 20 Desember 2020 - 11:30 WIB
Perusahaan teknologi e-dagang Tokopedia membagikan sejumlah kiat bagi pelaku UMKM agar dapat bertaha...
Pelaku UKM Bogor didorong tembus pasar nasional dan internasional
Sabtu, 19 Desember 2020 - 14:15 WIB
Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bogor mendo...
Peneliti Indef nilai penyelenggaraan FDN bantu UMKM bangkit
Rabu, 16 Desember 2020 - 19:45 WIB
Lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai penyelengg...
Menkop UKM minta UMKM manfaatkan platform digital
Sabtu, 12 Desember 2020 - 16:00 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki meminta pelaku usaha mikro, kecil dan meneng...
Luhut: Pemerintah akan ajak 30 juta UMKM masuk ekosistem digital 2021
Sabtu, 12 Desember 2020 - 14:56 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berharap pemeri...
Pemprov gelar Pameran Bali Bangkit untuk kembali geliatkan UMKM
Sabtu, 05 Desember 2020 - 15:30 WIB
Pemerintah Provinsi Bali menggelar Pameran UMKM Bali Bangkit selama 4-31 Desember 2020 untuk menggel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV