Penimbunan cairan pencuci tangan akibatkan lonjakan permintaan etanol
Elshinta
Selasa, 10 Maret 2020 - 10:52 WIB |
Penimbunan cairan pencuci tangan akibatkan lonjakan permintaan etanol
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2TUkU5s

Elshinta.com - Sejumlah produsen etanol di seluruh dunia mengatakan permintaan atas produk mereka melonjak lantaran para konsumen menimbun cairan pencuci tangan, yang dapat dibuat menggunakan bahan bakar hayati, saat wabah virus corona semakin mengganas.

Virus corona telah menginfeksi lebih dari 100.000 orang di 105 negara serta wilayah dan menelan 3.800 korban jiwa, menurut hitungan Reuters. Pemerintah dan lembaga kesehatan mengimbau masyarakat agar mencuci tangan mereka dan menggunakan cairan pencuci tangan guna mencegah penyebaran virus corona. Hal itu mengakibatkan lonjakan permintaan etanol, alias etil alkohol, alkohol industri dan alkohol terdenaturasi, yang digunakan untuk membuat cairan pencuci tangan.

Produsen etanol Cargill yang berbasis di Minneapolis, pada Senin (10/3) mengatakan, permintaan untuk etanol terdenaturasi di Eropa meningkat dua kali lipat sejak bulan Februari.

Tereos, salah satu produsen terbesar alkohol bioetanol di Uni Eropa dan bermarkas di Prancis utara, juga mengungkapkan bahwa pihaknya melihat lonjakan permintaan serta pesanan khusus untuk 528.000 galon alkohol terdenaturasi tambahan dalam beberapa hari belakangan.

Sementara itu, produsen Pacific Ethanol yang berlokasi di Sacramento membenarkan adanya peningkatan dalam penjualan alkohol industri, kata wakil presiden pengembangan perusahaan dan komoditas, Paul Koehler, demikian Antara. (Ank/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Infeksi corona di Prancis alami kenaikan terendah sejak `lockdown`
Senin, 25 Mei 2020 - 09:39 WIB
Jumlah infeksi virus corona terkonfirmasi di Prancis bertambah 115 atau setara 0,1 persen, menjadi 1...
Penasihat PM Inggris diminta mundur setelah langgar aturan `lockdown`
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:41 WIB
Seorang anggota parlemen dari Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris pada Minggu menyerukan pen...
Kematian COVID-19 di Prancis hampir 21.000
Rabu, 22 April 2020 - 12:35 WIB
Kematian akibat COVID-19 di Prancis meningkat tajam menjadi hampir 21.000 kematian pada Selasa, namu...
Di Prancis total kematian akibat corona hampir 14.000
Minggu, 12 April 2020 - 13:55 WIB
Jumlah total kematian akibat wabah virus corona di Prancis naik menjadi hampir 14.000 pada Sabtu (11...
Kasus corona di Jerman terus bertambah jadi 57.298
Senin, 30 Maret 2020 - 14:15 WIB
Jumlah kasus virus corona di Jerman terus bertambah menjadi 57.298  dengan 455 kematian, berdasarka...
Macron minta Italia waspada soal bantuan corona dari Tiongkok, Rusia
Sabtu, 28 Maret 2020 - 13:15 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (28/3) berusaha untuk mengambil hati Italia dan mengatak...
Penimbunan cairan pencuci tangan akibatkan lonjakan permintaan etanol
Selasa, 10 Maret 2020 - 10:52 WIB
Sejumlah produsen etanol di seluruh dunia mengatakan permintaan atas produk mereka melonjak lantaran...
Menteri Prancis positif corona usai mengunjungi parlemen
Selasa, 10 Maret 2020 - 09:58 WIB
Menteri Kebudayaan Prancis menjadi pejabat terbaru yang terpapar virus corona, kata rekan sesama pej...
Inggris akhirnya tinggalkan Uni Eropa menuju masa depan tak menentu
Sabtu, 01 Februari 2020 - 09:59 WIB
Inggris Raya akhirnya angkat kaki dari Uni Eropa pada Jumat menuju masa depan Brexit yang tak menent...
Pangeran Harry dijadwalkan bertemu Ratu Elizabeth besok
Minggu, 12 Januari 2020 - 20:29 WIB
Pangeran Harry dilaporkan akan melakukan pertemuan langsung dengan Ratu Elizabeth II di Estate Sandr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV