DPO 8 bulan, pemilik LJ Hotel Medan akhirnya tertangkap
Elshinta
Rabu, 11 Maret 2020 - 17:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
DPO 8 bulan, pemilik LJ Hotel Medan akhirnya tertangkap
Delapan bulan berstatus DPO Polda Sumut, tersangka kasus penipuan dan penggelapan, Abdul Latif (Baju kotak-kotak kuning) akhirnya tertangkap. Foto: Amsal/elshinta.com.

Elshinta.com - Delapan bulan berstatus DPO Polda Sumut, tersangka kasus penipuan dan penggelapan, Abdul Latif (54) akhirnya tertangkap di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta. Abdul Latif yang merupakan Bos LJ Hotel Medan ini, diamankan pada 27 Februari 2020.

Informasi ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja yang dikonfirmasi wartawan, termasuk Kontributor Elshinta, Amsal, Rabu (11/3).

"Benar, saat ini pelaku telah menjalani proses penahanan setelah diamankan oleh pihak Imigrasi Bandara Soeta saat hendak kabur keluar negeri," ucap Tatan.

Lanjut Tatan, penyidik tengah berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk tahap dua penyerahan tersangka dan barang bukti.

Ditegaskannya kasus yang menjerat tersangka Abdul Latif sudah dinyatakan lengkap (P21) semenjak Agustus 2019 lalu sebelum tersangka dinyatakan masuk Dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). "Karena tersangka lari makanya kita terbitkan DPO," ucapnya.

Sementara itu informasi didapatkan dari Kepala Seksi Pemeriksaan I Kantor Imigrasi Klas I Khusus TPI Soekarno Hatta, Henry Dermawan Simatupang SH, Abdul Latif akan bertolak ke luar negeri menggunakan maskapai KLM Royal Dutch Airlines nomor penerbangan KL 810 tujuan Kuala Lumpur pukul 19.25 WIB.

Penangkapan ini setelah sebelumnya pihak imigrasi telah menerima Surat DPO Abdul Latif dengan Nomor DPO/R/100/VII/2019/Ditreskrimum Poldasu, serta Surat Nomor B/4115/VII/RES.1.11/2019/Ditreskrimum Poldasu yang meminta bantuan pencegahan ke luar negeri terhadap Abdul Latif. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polda Kalsel ungkap penipuan biro perjalanan umrah senilai Rp862 juta
Minggu, 17 Januari 2021 - 12:45 WIB
Tim gabungan Unit Opsnal Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel alias Macan...
Polisi dalami keterlibatan anggota DPRD dalam kasus tambang ilegal
Minggu, 17 Januari 2021 - 12:15 WIB
Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepahiang, Bengkulu sedang mendalami keterlibat...
Pakar: Komjen Listyo harus berkomitmen tinggi berantas korupsi-pungli
Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:46 WIB
Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar mengatakan Kepala Bareskrim Polri...
Firli Bahuri: Seluruh pegawai KPK akan jalani vaksinasi COVID-19
Jumat, 15 Januari 2021 - 20:31 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan seluruh pegawai KPK akan menjalani ...
Kapolri instruksikan kawal distribusi dan pelaksanaan vaksinasi
Jumat, 15 Januari 2021 - 06:30 WIB
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengeluarkan Surat Telegram yang berisi instruksi kepada jajaran kew...
Polri sita 184 satwa dilindungi dari penangkaran di Cicurug Sukabumi
Kamis, 14 Januari 2021 - 21:10 WIB
Bareskrim Polri menyita ratusan burung dilindungi tanpa memiliki surat izin disita dari kandang pena...
BNNP Sulsel musnahkan 1.440 ekstasi dan dua kilogram ganja
Kamis, 14 Januari 2021 - 20:55 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan memusnahkan narkoba golongan satu jenis sab...
MK tolak gugatan penanam ganja di rumah
Kamis, 14 Januari 2021 - 20:10 WIB
Mahkamah Konstitusi menolak permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika...
Polisi tetapkan dua tersangka kasus prokes Waterboom Lippo Cikarang
Kamis, 14 Januari 2021 - 16:45 WIB
Kepolisian Resor Metro Bekasi menetapkan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana pelanggaran protok...
Perkara ganja 327 kg, hakim beda pendapat saat putusan 
Kamis, 14 Januari 2021 - 10:34 WIB
Majelis Hakim yang menyidangkan perkara penemuan ganja seberat 327 Kg Ganja kering dengan terdakwa d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV