PT Geo Dipa Energi dan PLN siap kembangkan delapan unit PLTP
Elshinta
Jumat, 13 Maret 2020 - 10:58 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
PT Geo Dipa Energi dan PLN siap kembangkan delapan unit PLTP
Foto: Titik Mulyana/Radio Elshinta

Elshinta.com - PT Geo Dipa Energi telah menjalin kontrak dengan PLN untuk mengembangkan delapan unit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dengan memanfaatkan energi panas bumi Gunung Api Patuha. 

Ke delapan unit PLTP itu rencananya akan dibangun dengan perencanaan jangka panjang. Kendati demikian, saat ini PT Geo Dipa Energi tengah mengembangkan PLTP unit kedua yang ditargetkan rampung selama dua tahun ke depan. 

"2023 nantinya sudah bisa beroperasi," ujar GM PT Geo Dipa Energi Idham Purnama, Kamis (12/3), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Titik Mulyana.

Menurutnya, untuk pengembangan PLTP unit kedua dinilai tidak akan banyak membuka lahan baru. Sementara untuk pemanfaatan energi panas buminya memanfaatkan sumur bor yang sudah ada. 

Dengan beroperasi PLTP unit kedua nantinya, PT Geo Dipa Energi yang berlokasi di kawasan Patuha, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung itu mengklaim bisa menghasilkan listrik hingga 110 Mega Watt.

"1 unit PLTP ini berkapasitas 55 MW. Jadi setelah PLTP unit kedua rampung, kapasitasnya menjadi dua kali lipat," katanya. 

Sebanyak 110 MW tersebut nantinya akan dikirjm ke PLN via jaringan listrik 150Kv yang terinterkoneksi untuk wilayah Jawa-Bali-Madura. Kiriman listrik ke PLN tersebut nantinya akan disalurkan ke wilayah yang permintaan aliran listriknya tinggi. 

"Tapi untuk Patuha, pasarnya di Jawa Barat. Untuk Kabupaten Bandung dan Kota Bandung," katanya. 

Menurutnya, kapasitas yang dihasilnkan kedua unit PLTP tersebut nantinya dinilai bisa untuk mengaliri lebih dari 100 ribu kepala keluarga (KK). Hitungan itu disesuaikan dengan kapasitas listri setiap KK-nya 900 watt. 

"1 unit PLTP itu 55 Mega Watt. Jadi kalau 1 KK 900 watt, berarti 1 unit PLTP bisa untuk mengaliri lebih dari 50 ribu KK," katanya. 

Idham menuturkan, setelah PLTP unit kedua beroperasi, pengembangan akan kembali dilanjutkan. PLTP unit ketiga ditargetkan rampung pada tahun 2025. 

"Jadi jangka pendeknya itu sampai 2025, akan ada 3 unit PLTP. Jangka panjangnya 8 unit PLTP dengan memanfaatkan potensi panas bumi Patuha yang mencapai 400 Mega Watt. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bank DKI dukung layanan digital Petrokimia Gresik
Jumat, 27 November 2020 - 16:37 WIB
Tingkatkan sinergi dan kolaborasi dalam pemanfaatan layanan digital, Bank DKI dan Petrokimia Gresik ...
Persiapan 5G, Kominfo buka lelang frekuensi 2,3GHz
Sabtu, 21 November 2020 - 17:25 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika membuka lelang untuk penggunaan frekuensi 2,3GHz untuk keperl...
Masker kain terbukti efektif cegah penyebaran virus corona
Jumat, 30 Oktober 2020 - 16:27 WIB
Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Universitas Cambridge dan Universitas Northwestern menyebutka...
Menristek tegaskan keamanan prioritas nomor satu kembangkan Vaksin Merah Putih
Jumat, 30 Oktober 2020 - 08:13 WIB
Dalam upaya penanganan pandemi COVID-19, pemerintah akan melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Pres...
Pakar: Vaksin mengandung babi telah alami penyaringan miliaran kali
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 09:41 WIB
Pakar vaksinologi mengatakan, beberapa jenis atau merek vaksin dalam proses pembuatannya memang bers...
Dokter sarankan ada dua wadah khusus masker di tas
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:35 WIB
Pakar kesehatan mengingatkan Anda tak hanya memakai masker kain tiga lapis tetapi juga menyimpannya ...
Miliki website keharusan bagi pelaku usaha di era digital
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:47 WIB
Di era digital saat ini, memiliki website bisnis dinilai merupakan sebuah keharusan bagi pelaku us...
Google rilis fitur baru untuk pemilu AS
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 10:38 WIB
Google mengatakan akan memperkenalkan fitur-fitur baru di mesin pencari, Maps dan asisten suara untu...
Inilah produk inovasi Kemenristek untuk testing, tracing, dan treatment COVID-19
Senin, 12 Oktober 2020 - 16:49 WIB
Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) telah melakukan ...
Luhut minta BPPT-Bio Farma segera produksi alat tes PCR-rapid
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 09:57 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta Badan Pengkaji...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV