Kasus corona meningkat di Asia Tenggara, ini seruan WHO
Elshinta
Rabu, 18 Maret 2020 - 10:39 WIB |
Kasus corona meningkat di Asia Tenggara, ini seruan WHO
Direktur Regional organisasi kesehatan dunia (WHO) untuk Asia Tenggara, Poonam Khetrapal Singh. (Ant/Handout/aa) - https://bit.ly/2xO3kcb

Elshinta.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara di wilayah Asia Tenggara untuk segera meningkatkan tindakan agresif untuk memerangi COVID-19, karena kasus yang dikonfirmasi melewati 480, dan penyakit ini merenggut delapan nyawa.

"Situasinya berkembang pesat. Kita perlu segera meningkatkan semua upaya untuk mencegah virus agar tidak menginfeksi lebih banyak orang," kata Dr Poonam Khetrapal Singh, Direktur Regional WHO Wilayah Asia Tenggara, Selasa (17/3). 

Delapan dari 11 negara di wilayah Asia Tenggara telah mengonfirmasi kasus COVID-19. Thailand memiliki 177 kasus yang dikonfirmasi, Indonesia 134, India 125, Sri Lanka 19, Maladewa 13, Bangladesh 5, Nepal dan Bhutan masing-masing satu. Angka-angka ini meningkat dengan cepat.

"Lebih banyak kelompok penularan virus sedang dikonfirmasi. Meskipun ini merupakan indikasi pengawasan yang efektif dan waspada. Ini juga menyoroti kebutuhan akan upaya yang lebih agresif dan seluruh masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID-19 lebih lanjut. Kami jelas membutuhkan untuk melakukan upaya yang lebih banyak dan segera, " kata Direktur Regional.

Melihat angka-angkanya, beberapa negara jelas menuju transmisi komunitas COVID-19, Direktur Regional mengatakan, penambahan ini sebaiknya dicegah.

Yang sangat penting adalah upaya berkelanjutan untuk mendeteksi, menguji, merawat, mengisolasi, dan melacak kontak. Tindakan kesehatan masyarakat yang sederhana sangat penting.

Mempraktikkan kebersihan tangan, menutupi batuk dan bersin Anda, dan berlatih menjaga jarak sosial harus ditekankan, kata Khetrapal Singh.

"Upaya-upaya tersebut yang berpotensi mengurangi transmisi secara substansial," kata dia.

Namun, jika penularan komunitas terjadi, negara-negara akan perlu menyesuaikan respons mereka untuk memperlambat penularan, serta mengakhiri wabah.

Mekanisme darurat perlu ditingkatkan lebih lanjut. Jaringan fasilitas kesehatan dan rumah sakit untuk lonjakan perlu diaktifkan untuk menghindari kepadatan.

Isolasi yang diprakarsai sendiri oleh orang dengan penyakit ringan akan terus menjadi intervensi masyarakat yang paling penting untuk mengurangi beban pada sistem kesehatan dan mengurangi penularan virus.

Pengujian semua kasus yang dicurigai dan yang dikonfirmasi masih diperlukan.

"Kita perlu diarahkan untuk menanggapi situasi yang berkembang dengan tujuan untuk menghentikan penularan COVID-19 sedini mungkin untuk meminimalkan dampak virus yang telah mencengkeram lebih dari 150 negara dalam rentang waktu singkat, yang menyebabkan kerugian besar pada kesehatan, masyarakat, negara, dan ekonomi. Tindakan mendesak dan agresif adalah kebutuhan saat ini. Kita perlu bertindak sekarang," tandas Direktur Regional, dikutip Antara. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
325 petugas kesehatan di Malaysia positif COVID-19
Jumat, 24 April 2020 - 07:46 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Kamis (23/4) terdapat sebanyak 325 petugasnya...
Irak longgarkan `lockdown` menjelang Ramadan
Rabu, 22 April 2020 - 18:57 WIB
Irak pada Selasa (21/4) mengurangi aturan `lockdown` (karantina wilayah) terkait COVID-19 dengan men...
Pria di Lebanon menewaskan 9 orang, termasuk sang istri
Rabu, 22 April 2020 - 14:55 WIB
Seorang pria membantai istrinya dan menembak mati delapan orang lainnya, termasuk saudara lelakinya,...
Pertahanan udara Suriah cegat serangan udara Israel di Palmyra
Selasa, 21 April 2020 - 12:42 WIB
Pertahanan udara Suriah mencegat serangan udara Israel di kota Palmyra di provinsi Homs timur di Sur...
Arab Saudi larang tarawih, itikaf di Masjidil Haram dan Nabawi saat pandemi COVID-19
Selasa, 21 April 2020 - 11:44 WIB
Arab Saudi memperpanjang penangguhan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bula...
Jepang akan umumkan keadaan darurat wabah virus corona
Selasa, 07 April 2020 - 15:33 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada hari ini akan mengumumkan keadaan darurat untuk Tokyo dan ena...
PM Jepang akan umumkan keadaan darurat akibat virus corona
Senin, 06 April 2020 - 10:49 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan mengumumkan keadaan darurat akibat virus corona sedini Selasa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV