MUI ajak umat patuhi Ilmuwan, jangan menyepelekan
Elshinta
Senin, 23 Maret 2020 - 08:20 WIB |
MUI ajak umat patuhi Ilmuwan, jangan menyepelekan
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2P3Gp2b

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI), Anwar Abbas mengajak umat Islam untuk patuh dan tidak menyepelekan ilmu yang datang dari ilmuwan dan para ahli.

"Perbuatan berdasarkan ilmu adalah mencerminkan keimanan dan kepatuhan kepada Allah SWT," kata Abbas dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (22/3).

Sebagian besar manusia tidak mungkin bisa mengetahui dan menguasai semua ilmu yang ada di dunia karena bidang dan perhatiannya terkadang berbeda-beda satu sama lain.

Maka, jelas Abbas, tugas dan kewajiban umat Islam adalah mendengarkan nasihat dan pandangan dari ilmuwan. Karena di dalam nasihat dan pandangan-pandangan ilmuwan, terdapat kebenaran yang telah mereka temukan dan gali dari ayat-ayat Allah yang ada.

Ayat-ayat Allah yang para ahli gali dan pelajari di dalam menemukan ilmu tersebut tentu bukan hanya ayat-ayat qouliyah atau ayat-ayat Alquran saja, tapi juga ayat-ayat kauniyah yaitu ayat-ayat atau hukum-hukum dan ketentuan-ketentuan yang telah dibuat dan ditetapkan oleh Allah di dalam alam itu sendiri.

"Ayat-ayat kauniyah itu yang telah mereka susun dan sistematisasi menjadi ilmu, termasuk menyangkut virus Corona itu," ujar Abbas, dikutip Antara

Di dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat 195, Allah SWT melarang manusia membiarkan diri jatuh ke lembah kebinasaan. Karena itu, manusia harus berusaha dan berjuang untuk membuat dirinya selamat, tidak mati dan tidak sakit.

Salah satu tujuan disyariatkannya agama Islam adalah untuk melindungi jiwa manusia. Untuk membantu mewujudkan apa yang disyariatkan agama tersebut, diperlukan ilmu.

Ilmu yang diperlukan untuk itu, selain ilmu agama, juga ilmu-ilmu yang terkait dengan ilmu alam (natural sciences) atau lebih khusus lagi dengan biologi (bioscienses) dan lain-lain.

"Dan para ahli ilmu tersebut telah menyatakan bahwa virus Corona ini berbahaya dan menular dan mereka juga sudah menyampaikan dan menjelaskan bagaimana cara-cara kita menghindarinya," kata Abbas.

Untuk kebaikan dan kemaslahatan bersama, Abbas mengajak umat Islam mengikuti petunjuk dari para ahli tersebut.

Supaya umat Islam tidak mencampakkan diri ke dalam kebinasaan yang dilarang dalam agama.

Itulah mengapa, menurut Sekjen MUI itu, kepatuhan dalam mengikuti ketentuan dan saran-saran dari para ilmuwan yang berkompeten di bidangnya merupakan cerminan dari keimanan dan kepatuhan manusia kepada Tuhan.

Karena dengan mengabaikannya, itu sama artinya dengan tidak takut dan tidak mematuhi ayat-ayat Tuhan (sunnatullah).

"Apa yang mereka sampaikan itu adalah sunnatullah atau ayat-ayat Allah juga, harus kita perhatikan. Dan kalau itu disepelekan, maka itu sama saja artinya kita telah mencampakkan diri kita ke dalam kebinasaan, dan itu dilarang oleh agama," pungkas Abbas. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wali Kota Pekanbaru imbau warganya gelar Salat Idul Fitri di rumah
Rabu, 20 Mei 2020 - 08:24 WIB
 Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengimbau umat muslim di Ibu kota Provinsi Riau itu untuk tidak melaks...
Menag: `Deadline` kepastian ibadah haji ditunda hingga awal Juni
Rabu, 20 Mei 2020 - 07:18 WIB
Untuk menentukan kepastian penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M, Pemerintah Indonesia menunggu ke...
Rumah Zakat akan bangun 33 titik lumbung pangan
Selasa, 19 Mei 2020 - 20:25 WIB
Rumah Zakat berupaya memanfaatkan dana Zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) dengan mendirikan l...
Istiqlal pastikan tidak ada takbiran dan Shalat Id
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:37 WIB
Masjid Istiqlal memastikan tidak ada takbiran dan shalat Idul Fitri (id) seiring belum ada penurunan...
MUI: Zakat boleh dimanfaatkan untuk penanggulangan COVID-19. Begini ketentuannya
Selasa, 19 Mei 2020 - 10:42 WIB
Sebagai bentuk antisipasi pelaksanaan serah terima zakat di tengah pandemi COVID-19, Majelis Ulama I...
500 paket sembako Bakti Alumni Akpol bagi penyapu jalanan di Kudus 
Selasa, 19 Mei 2020 - 10:09 WIB
Alumni Akademi Kepolisian angkatan 99 (Endra Dharmalaksana) memberikan bantuan 500 paket sembako kep...
Andre Rosiade sarankan bansos dalam bentuk tunai di tengah COVID-19
Senin, 18 Mei 2020 - 12:03 WIB
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menyarankan agar mengubah penyaluran bantuan s...
Motor listrik bertanda tangan Jokowi laku Rp2,5 miliar
Senin, 18 Mei 2020 - 06:10 WIB
Motor listrik buatan anak bangsa yang bertanda tangan Presiden Jokowi akhirnya laku Rp2,5 miliar dal...
Pemerintah ajak masyarakat bantu disabilitas di masa pandemi
Minggu, 17 Mei 2020 - 15:49 WIB
Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengajak masyarakat untuk membantu kom...
 Pelindo1 kembali salurkan APD untuk rumah sakit dan puskesmas
Sabtu, 16 Mei 2020 - 18:25 WIB
PT Pelindo 1 memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) ke rumah sakit, puskemas dan fasilitas kes...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV