Penyebab perut buncit pada pria yang sering tidak disadari
Elshinta
Senin, 23 Maret 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Penyebab perut buncit pada pria yang sering tidak disadari
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3dppqSs

Elshinta.com - Semakin bertambahnya usia, massa otot semakin berkurang. Hal ini dapat menurunkan metabolisme tubuh dalam mengolah kalori. Lemak yang berlebih akan langsung tersimpan di bagian perut sehingga menyebabkan perut buncit.

Perut buncit dengan badan obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti serangan jantung, darah tinggi, stroke, diabetes tipe 2, asma, dan lainnya. Selain karena usia, perut buncit pun ternyata juga dapat disebabkan oleh banyak faktor.

Berbagai kebiasaan buruk tanpa disadari dapat memengaruhi ukuran perut. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut penyebab perut buncit pria yang seringkali diabaikan:

Stres dan hormon
Stres dan banyak pikiran bisa menjadi penyebab perut pria menjadi buncit. Saat stres mereka melepaskan hormon tertentu. Jika pelepasan hormon stres konstan, itu akan mengubah metabolisme mulai mengumpulkan lemak dan sebagian lemak itu terakumulasi di sekitar perut.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2UskN1A

Kurang tidur
Pertambahan berat badan dengan durasi tidur pendek, bisa menyebabkan kelebihan lemak perut. Kurang tidur dapat berpotensi menyebabkan perilaku makan yang tidak sehat, seperti makan dengan emosional, bukan karen kebutuhan. Tak heran jika perut dapat membuncit karena kebiasaan tidur yang kurang baik.

Makan tengah malam
Penyebab perut buncit selanjutnya adalah sering makan saat larut malam, terutama makanan-makanan yang tidak sehat.

Dengan makan larut malam dan tidur saat perut penuh, tubuh tidak dapat membakar kalori secara efisien. Hal ini akan menimbulkan timbunan lemak pada perut hingga membuat perut membuncit.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3ad214L

Minum alkohol
Minum alkohol yang berlebihan menyebabkan penambahan berat badan di sekitar area perut. Kebiasaan minum alkohol memang meningkatkan asupan glukosa yang tidak dibutuhkan tubuh sehingga tersimpan menjadi lemak.

Pola makan buruk
Makanan manis seperti kue dan permen serta minuman seperti soda dan jus buah, dapat menyebabkan kenaikan berat badan, memperlambat metabolisme, serta mengurangi kemampuan seseorang untuk membakar lemak.

Diet rendah protein, tinggi karbohidrat juga dapat memengaruhi berat badan sehingga membuat perut buncit.
Lemak trans terutama, dapat menyebabkan peradangan dan dapat mengakibatkan obesitas. Lemak trans ada dalam banyak makanan, termasuk makanan cepat saji dan makanan yang dipanggang juga digoreng.

Malas gerak
Penyebab perut buncit pria yang paling umum adalah olahraga. Jika seseorang mengkonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibakar, berat badannya lambat laun akan bertambah.

Gaya hidup yang tidak aktif dan kurang gerak serta malas olahraga, membuat seseorang sulit untuk membuang kelebihan lemaknya, terutama yang ada di sekitar perut.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2U95Him

Merokok
Walaupun merokok mungkin dikaitkan dengan berat badan yang rendah, tapi kebiasaan itu cenderung mendorong lemak ke daerah-daerah pusat sehingga meghasilkan perut yang lebih besar.

Postur tubuh 
Jika memiliki kebiasaan membungkuk maka sebaiknya posisi berdiri mulai diterapkan. Postur badan yang membungkuk juga bisa membuat badan terlihat gemuk dan perut menjadi buncit.

Genetika
Penyebab perut buncit yang selanjutnya adalah genetika. Ada beberapa bukti bahwa gen seseorang dapat berperan dalam menentukan apakah mereka menjadi gemuk atau tidak. Para ilmuwan berpikir gen dapat memengaruhi perilaku, metabolisme, dan risiko terserang penyakit terkait obesitas. Faktor lingkungan dan perilaku juga berperan dalam kemungkinan orang menjadi gemuk.

Meningkatkan nutrisi, aktivitas, mengurangi stres, dan membuat perubahan gaya hidup lainnya dapat membantu menghilangkan perut buncit atau lemak perut yang tidak diinginkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kopi dapat turunkan risiko penyakit batu empedu, bisakah?
Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:25 WIB
Sebuah studi terbaru melaporkan bahwa kopi memiliki potensi untuk melindungi Anda dari penyakit batu...
Apakah pria juga bisa menopause? Apa penyebabnya?
Jumat, 29 Mei 2020 - 23:15 WIB
Menopause pada pria juga tidak serta merta menyebabkan disfungsi organ seksual sepenuhnya. Namun bai...
BIN salurkan ribuan alat kesehatan membuat Risma menangis
Jumat, 29 Mei 2020 - 20:36 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) menyalurkan ribuan alat kesehatan untuk membantu Pemerintah Kota Suraba...
 Apa penyebab disfungsi ereksi pada usia muda?
Kamis, 28 Mei 2020 - 23:15 WIB
Biasanya impotensi selama ini identik dengan penyakit usia tua. Namun jumlah pria berusia di bawah ...
Wagub Sumbar apresiasi kerja tim laboratorium periksa sampel swap
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:26 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengapresiasi tim laboratorium yang bertu...
Hadapi COVID-19, terapkan 4 Sehat 5 Sempurna kekinian
Kamis, 28 Mei 2020 - 07:37 WIB
Masih ingat dengan slogan 4 Sehat 5 Sempurna? Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau ...
Fakta tentang pria dan seks
Rabu, 27 Mei 2020 - 23:15 WIB
Seks menjadi penting, dan bahkan dipercaya dapat mengurai kusutnya hubungan yang terjadi dalam rumah...
BIN bantu RSUP Persahabatan peralatan medis penanganan COVID-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 20:38 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) menyerahkan bantuan peralatan medis penanganan COVID-19 ke Rumah Sakit ...
TNI disiagakan untuk penegakan disiplin kesehatan di Garut 
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:37 WIB
Sejumlah personel TNI Angkatan Darat bersama petugas dari instansi lainnya akan disiagakan untuk pen...
Jubir  Presiden: Dua keuntungan dengan penerapan disiplin sosial protokol kesehatan
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:26 WIB
Presiden Joko Widodo memutuskan peningkatan disiplin sosial protokol kesehatan di masa pandemi Covid...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV