Bangun popularitas di dunia digital, brand lokal ini tembus pasar dunia
Elshinta
Senin, 23 Maret 2020 - 14:30 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Bangun popularitas di dunia digital, brand lokal ini tembus pasar dunia
Sumber foto: istimewa

Elshinta.com - Menjadi salah satu brand kosmetik lokal yang memiliki visi mengangkat kearifan dan kekayaan tanah air sejak hampir 50 tahun silam, Sariayu Martha Tilaar terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2019 lalu. 

Meski belum terlalu maksimal, tapi setidaknya di kategori skincare dan makeup base, merek yang berada di bawah naungan PT Martina Berto Tbk ini tumbuh sekitar 5% sampai 8%.

Selain itu, Sariayu juga telah berhasil memperbaiki laba bersihnya menjadi 12,4% di tahun yang sama. Tentunya pencapaian ini tak lepas dari berbagai strategi yang diterapkan perusahaan sehingga mampu ekspansi meski berada di tengah kondisi ekonomi dan persaingan yang cukup ketat saat ini.

Tak hanya itu, berbagai koleksi penghargaan pun berhasil diraihnya di tahun 2019 lalu. Salah satunya adalah Indonesia Digital Popular Brand Award 2019. Pihaknya berhasil menjadi merek popular di dunia digital untuk kategori Pelembab Wajah, Masker Wajah, Krim Pemutih dan Bedak Muka Padat.

“Tahun 2019 Sariayu focus campaign melalui saluran digital untuk produk skin care dan make up base. Kedepannya, digital marketing akan terus kami perkuat dengan komunikasi yang informatif dan interaktif ke target market yang tepat,” kata Managing Director PT Martina Berto Tbk, B. Kunto W. Widarto dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Dalam berstrategi digital sendiri, lanjut Kunto, pihaknya telah memperkuat asset digital baik dari segi website, sosial media, youtube dan memanfaatkan kekuatan masing-masing platform atau dengan kata lain omni digital channel. 

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi bisnis yang dilakukan untuk dapat bersaing di ranah digital.

“Kami juga akan terus memperkuat kerjasama dengan influencer, KOL dan komunitas untuk memperkuat review produk kami,” tambahnya.

Kunto menambahkan, tahun ini pihaknya menargetkan pertumbuhan yang konservatif yakni 8%, namun fokus ke perbaikan laba bersih. Selain dari ranah digital, strategi lain yang dilakukan untuk bisa mencapai target tersebut adalah dengan memperkuat ekuitas merek, fokus produk di kategori yang masih bertumbuh, konsisten menggarap konsumen baru, serta mengeluarkan produk baru yang menarik dan inovatif.

Terkait produk barunya, tahun ini Sariayu meluncurkan Sariayu Color Trend Inspirasi Sumba yang terdiri dari 3 produk yaitu Lip & Cheek, Cheek Palette dan Eye Make-up Kit.

Semua produknya, kata Kunto, sudah merambah pasar internasional seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Taiwan, Hongkong, China, Mauritius dan beberapa negara di Afrika Timur. Bahkan di tahun 2019, perkembangan pasar ekspor telah tumbuh pesat hingga 120%.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IKM dipacu untuk optimalkan pemasaran melalui platform e-commerce
Kamis, 18 Juni 2020 - 09:36 WIB
Kementerian Perindustrian semakin serius memacu pengembangan industri kecil dan menengah (IKM). Sala...
Pelaku usaha kopi terdampak corona, ini yang dilakukan Pemerintah
Selasa, 21 April 2020 - 09:11 WIB
Industri kecil dan menengah (IKM) pengolahan kopi merupakan salah satu sektor yang terdampak akibat ...
Bangun popularitas di dunia digital, brand lokal ini tembus pasar dunia
Senin, 23 Maret 2020 - 14:30 WIB
Dalam berstrategi digital sendiri, pihaknya telah memperkuat asset digital baik dari segi website, s...
Tingkatkan ekspor produk UKM, Teten Masduki: Akan ada `sharing factory`
Senin, 09 Maret 2020 - 16:32 WIB
Menkop dan UKM Teten Masduki mengatakan meski memberikan kontribusi pada PDB (Produk Domestik Bruto)...
Ikuti pameran di Jerman, 5 UKM produk organik bukukan transaksi hingga Rp11,17 M
Jumat, 21 Februari 2020 - 12:13 WIB
Sebanyak lima UKM yang difasilitasi Kementerian Koperasi dan UKM sukses membukukan transaksi hingga ...
Tembus pasar Eropa, 8 IKM kerajinan ini tampil di pameran Ambiente 2020
Selasa, 18 Februari 2020 - 17:07 WIB
Kementerian Perindustrian gencar memfasilitasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di dalam ne...
Kemenkop UKM dorong pelaku usaha menengah masuk pasar ekspor
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:49 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM fokus untuk mendampingi dan mendorong usaha skala menengah untuk naik k...
Omzet bisnis franchise tidak sesuai target, begini cara melejitkannya…
Senin, 10 Februari 2020 - 10:59 WIB
Untuk membuat bisnis Anda lebih ramai pembeli sehingga omzet setiap harinya dapat tercapai sesuai ta...
Siwak cegah penyakit gigi, ini penjelasannya
Sabtu, 01 Februari 2020 - 08:58 WIB
Siwak adalah ranting atau batang dari pohon Salvadora Persica yang juga biasa disebut `pohon sikat g...
Sinergi dengan Bea Cukai, Kemenkop siap genjot ekspor UKM
Rabu, 27 November 2019 - 15:25 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM akan bersinergi dengan Direktorat Bea dan Cukai untuk meningkatkan prod...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV