Nadiem pastikan ujian sekolah tidak boleh dilakukan tatap muka
Elshinta
Selasa, 24 Maret 2020 - 15:58 WIB |
Nadiem pastikan ujian sekolah tidak boleh dilakukan tatap muka
Sumber Foto: https://bit.ly/2JcrkYM

Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memastikan ujian sekolah atau Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tidak boleh dilakukan dengan metode tatap muka.

"Untuk ujian sekolah masih bisa dilakukan oleh masing-masing sekolah. Tapi tidak diperkenankan untuk melakukan tes tatap muka yang mengumpulkan siswa di kelas," ujar Nadiem di Jakarta, Selasa (24/3).

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan pelaksanaan UN SMP dan SMA ditiadakan untuk melindungi siswa dari COVID-19.

Untuk ujian sekolah, lanjut Nadiem, bisa dilakukan melalui dalam jaringan atau daring, atau nilai rapor selama lima semester sebelumnya. "Untuk ujian sekolah, tidak kami paksa untuk mengukur seluruh capaian kurikulum, banyak sekolah online tapi belum optimal. Jadi tidak kami paksa untuk mengukur capaian yang terdisrupsi oleh COVID-19," terang dia, dihimpun Antara.

Untuk penerimaan siswa baru, sebanyak 70 persen berbasiskan zonasi. Sedangkan untuk kuota prestasi yakni sekitar 30 persen akan ditentukan melalui akumulasi nilai rapor atau menang lomba dan partisipasi aktivitas.

Nadiem juga meminta agar guru dan siswa melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah. Tidak hanya diberikan tugas, tapi juga berinteraksi dan berpartisipasi membimbing siswa dan mahasiswanya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IKA UNJ serahkan kasus OTT dugaan suap Rektor ke Kemendikbud pada aparat penegak hukum
Rabu, 27 Mei 2020 - 15:36 WIB
Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) meminta semua pihak untuk menghormati KPK dan kep...
PKB minta pemerintah perhatikan pesantren di masa new normal
Rabu, 27 Mei 2020 - 12:38 WIB
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta pemerintah memperhatikan pesantren di masa penerapan kebijak...
Kemenag terbitkan panduan kurikulum darurat madrasah
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:38 WIB
Kementerian Agama menerbitkan panduan kurikulum darurat pada madrasah semasa pandemi COVID-19 agar m...
Relawan Indonesia Bersatu beri sembako mahasiswa perantau di Jakarta
Jumat, 22 Mei 2020 - 19:11 WIB
Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 memberikan bantuan sembako kepada warga dan mahasiswa peran...
Nadiem pastikan tunjangan guru tidak terdampak pemotongan anggaran
Rabu, 20 Mei 2020 - 18:25 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan tidak ada pemotongan anggara...
Pilih prodi sesuai bakat sebelum daftar SBMPN
Rabu, 20 Mei 2020 - 17:04 WIB
Dirjen Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto mengingatkan para calon mahasiswa yang mendaftar Seleksi B...
Peringati Hari Buku Nasional, Yonif 411 Kostrad bagikan buku bacaan di perbatasan RI-PNG
Selasa, 19 Mei 2020 - 16:35 WIB
Dalam rangka Hari Buku Nasional, Satgas Pamtas RI-PNGYonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Pos...
Pengamat: Sektor pendidikan harus jadi prioritas setelah pandemi
Senin, 18 Mei 2020 - 17:57 WIB
Sektor pendidikan dinilai harus menjadi salah satu prioritas untuk terus didorong setelah pandemi CO...
Wapres harap UNJ kampanyekan pesan positif dalam kampus
Sabtu, 16 Mei 2020 - 15:17 WIB
Wakil Presiden Ma\'ruf Amin berharap Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dapat menyebarkan pesan positi...
Inilah perubahan kebijakan pendidikan selama masa pandemi COVID-19
Jumat, 15 Mei 2020 - 19:59 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan berbagai penyesuaia...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV