Cegah COVID-19, Bawaslu Depok cetak masker berlogo khusus
Elshinta
Kamis, 26 Maret 2020 - 20:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Cegah COVID-19, Bawaslu Depok cetak masker berlogo khusus
Cegah COVID-19, Bawaslu Depok cetak masker berlogo khusus. Foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Pandemi virus mematikan COVID-19 yang berawal dari Tiongkok, tak menyurutkan jajaran atas dan bawah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok, Jawa Barat tetap melakukan tugasnya dalam Pilkada Serentak Indonesia 2020 di Kota Depok.  

Dilaporkan Kontributor Elshinta Hendrik Raseukiy, Kamis.(26/3), Ketua Bawaslu Kota Depok Luli Barlini selaku Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (Koordiv SDM) mengatakan, masalah terjangkitnya COVID-19, membuat banyak instansi pemerintah kreatif dalam menghadapinya, termasuk Bawaslu Kota Depok.

"Bahwa untuk menjaga Jajaran Bawaslu Kota Depok selama menjalankan tugas perlu ada pengaman sehingga dibuatlah Masker Bawaslu Kota Depok. Hal ini juga sesuai instruksi Bawaslu RI dan Bawaslu Jawa Barat. Kami berikhtiar maksimal menjaga SDM Bawaslu dari tingkat Kota, semua Kecamatan hingga semua Pengawas Kelurahan se Kota Depok mendapatkan masker Bawaslu Kota untuk keamanan tugas mereka di lapangan dari serangan COVID-19," jelas Luli Barlini.

Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Depok M Syamsu Rahman Bey menambahkan, jajarannya siap membantu komisioner dan staf dalam menjalankan tugasnya tetap aman dari ancaman COVID-19.

"Sebanyak 212 Masker Bawaslu dibagikan untuk semua jajaran Bawaslu Kota Depok, 11 Kecamatan dan 63 Pengawas Kelurahan se Kota Depok. Tidak hanya masker, Sekretariat Bawaslu Kota Depok juga menyiapkan Disinfektan, Hand Sanitizer untuk perlindungan Kantor dan jajarannya dari serangan Virus Covid 19," terang Syamsu Bey. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Apakah semua pria mengalami krisis paruh baya?
Selasa, 26 Mei 2020 - 23:15 WIB
Krisis paruh baya atau midlife crisis dialami oleh orang berumur 40 hingga 50-an. Keresahan orang ya...
Dua hari berturut-turut DIY tanpa penambahan kasus positif COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 19:55 WIB
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan selama dua hari beturut-turut hingga Selasa tidak ...
Usai sakit lambung boleh makan pedas lagi? ini kata dokter
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:15 WIB
Para dokter kerap mendapatkan pertanyaan dari pasien sakit lambung, apakah boleh kembali menyantap m...
 BIN proaktif tes swab di daerah episentrum COVID-19
Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:25 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) proaktif membantu pemerintah mempercepat penanganan wabah virus corona ...
Mengapa pria dewasa bisa kekanak-kanakan?
Jumat, 22 Mei 2020 - 23:15 WIB
Seiring bertambahnya usia, sudah sewajarnya seorang pria menunjukkan sikap dan sifat yang dewasa pul...
 Penyebab rambut kemaluan memutih lebih cepat
Rabu, 20 Mei 2020 - 23:15 WIB
Fakta bahwa rambut kemaluan ternyata juga bisa beruban, tentunya sangat mengejutkan. Namun bila ramb...
Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah menjadi 209 orang
Rabu, 20 Mei 2020 - 21:56 WIB
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah kasus pasien dalam pengawasan (PDP) yang terko...
Rapid test massal di fasum Ponorogo, 36 orang reaktif
Rabu, 20 Mei 2020 - 15:47 WIB
Tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo melakukan rapid test massal. Mereka menyasar titik–tit...
Mengapa pria dianggap lebih sering memikirkan seks daripada wanita?
Selasa, 19 Mei 2020 - 23:15 WIB
Kebanyakan orang menganggap wajar jika pria lebih sering memikirkan seks daripada wanita. Bahkan, ko...
 60 personil SAR Jayapura lakukan rapit test Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 19:55 WIB
Sebanyak 60 orang personil Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jayapura mengikuti rapid test mass...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV