Ajak petani ramah lingkungan, Satgas TMMD ajari pembuatan pupuk cair  
Elshinta
Jumat, 27 Maret 2020 - 18:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ajak petani ramah lingkungan, Satgas TMMD ajari pembuatan pupuk cair  
Sumber Foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 107 di Desa Kedungsari kecamatan Gebog Kudus Jawa Tengah dalam beberapa hari cukup membantu warga setempat. Kali ini para Babinsa tak mau kalah dalam menyuguhkan kreativitas serta ketrampilan mereka yakni berupa cara membuat pupuk organik cair. Dimana, pupuk ini dibuat dari bahan-bahan yang mudah didapat seperti sisa sayuran maupun buah-buahan. 

"Pupuk ini ramah lingkungan serta mudah didapat dengan bahan-bahan yang ada disekitar rumah", ungkap Serka Jumono seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Menurutnya cara pembuatan pupuk organik cair dengan cara sederhana ini memakai bahan baku alami yang ada disekitar kita misalkan dari buah dan sayuran. "Terkadang banyak buah atau sayuran yang tidak terpakai. Padahal bahan-bahan ini bisa kita buat pupuk yang bermanfaat untuk tanaman", kata Babinsa kreatif ini, Jumat (27/3). 

Pelatihan membuat pupuk organik cair ini dihadiri oleh petani yang tergabung dalam kelompok tani Desa Kedungsari sehingga diharapkan dapat membawa manfaat ditengah tengah harga pupuk kimia yang  mahal serta kurang ramah lingkungan. "Harapan kami para petani nantinya bisa membuat pupuk sendiri serta memakainya untuk tanaman pertanian maupun perkebunan. Sapa tau juga dapat menjadi usaha yang dapat dipasarkan serta dapat meningkatkan perekonomian warga", pungkasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemen LHK nyatakan 19 persen hutan mangrove kritis
Senin, 03 Agustus 2020 - 20:25 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat saat ini tiga juta hektare kawasan hutan mangrov...
Menteri Edhy: Pelestarian karang selaras pertumbuhan ekonomi pesisir
Jumat, 31 Juli 2020 - 13:39 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan program pelestarian dan pengelolaan terumbu k...
Kunjungi Langkat, Komisi D DPRD Sumut bahas pengelolaan limbah 
Rabu, 29 Juli 2020 - 22:11 WIB
Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Langkat. Ke...
Antisipasi kebakaran hutan, Wamen LHK kunjungi TNGL
Jumat, 24 Juli 2020 - 20:56 WIB
Antisipasi kebakaran hutan pada musim kemarau di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), wakil Menteri ...
Cegah karhutla, Kapolda Kalsel wajibkan personel gunakan aplikasi Bekantan dan Lancang Kuning 
Senin, 20 Juli 2020 - 19:27 WIB
Di kesempatan ini, Kapolda Kalsel menginstruksikan para personilnya untuk wajib mendownload Aplikasi...
Batan perketat pengelolaan limbah nuklir
Senin, 13 Juli 2020 - 16:47 WIB
Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memperketat pengelolaan limbah nuklir agar limbah tidak menyeba...
Pasca banjir, Polres Tanah Laut lakukan bakti sosial bersihkan tempat ibadah
Minggu, 12 Juli 2020 - 15:39 WIB
Puluhan personil Polri Polres Tanah Laut Polda Kalsel melaksanakan bakti sosial membersihkantempatib...
RW 16 Kelurahan Mekarjaya Depok bangun KRPL
Minggu, 12 Juli 2020 - 10:13 WIB
Inovasi warga di massa COVID-19 dari Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Kementerian Pertani...
Sampah plastik banyak ditemukan di Kalimas Surabaya
Kamis, 09 Juli 2020 - 18:38 WIB
Peneliti Mikroplastik Ecoton Surabaya menyebutkan, hampir semua sungai di Surabaya terdapat micropla...
 Aktif cegah alih fungsi lahan, produktivitas padi di Kabupaten Ngawi meningkat
Kamis, 09 Juli 2020 - 16:57 WIB
Pencegahan terhadap alih fungsi lahan ternyata berdampak positif pada produktivitas pertanian di sua...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV