Bogor siapkan dua skenario `lockdown`
Elshinta
Senin, 30 Maret 2020 - 07:57 WIB |
Bogor siapkan dua skenario `lockdown`
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Bupati Bogor Ade Yasin,pada rapat koordinasi, di Kota Bogor, Minggu (29/3/2020). Foto: Antara

Elshinta.com - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, menyiapkan dua skenario `lockdown` atau karantina wilayah yakni di pusat Kota Bogor dan di seluruh Kota Bogor guna mengantisipasi jika DKI Jakarta menerapkan hal serupa untuk mengatasi pandemi COVID-19.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menjelaskan dua skenario "lockdown" itu pada rapat koordinasi antara Tim Crisis Center COVID-19 Kota Bogor dengan Bupati Bogor Ade Yasin, di Posko Tim Crisis Center COVID-19 Kota Bogor, di Kota Bogor, Minggu (29/3).

Pada rapat koordinasi tersebut, Dedie A Rachim didampingi Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Irwan Riyanto, yang juga Ketua Tim Crisis Center COVID-19 Kota Bogor.

Menurut Dedie, dikutip Antara, dua skenario "lockdown" yang disiapkan Pemerintah Kota Bogor yakni rencana A, "lockdown" di pusat kota, akan menutup lima akses jalan di pusat kota.

Kemudian, rencana B yakni "lockdown" di seluruh kota dengan menutup sembilan akses jalan menuju ke Kota Bogor.

Dedie menjelaskan, dua skenario rencana "lockdown" ini guna mengantisipasi rencana DKI Jakarta untuk menerapkan "lockdown".

"Karena warga Kota Bogor dan sekitarnya banyak yang bekerja di Jakarta, sehingga Kota Bogor akan menerapkan program yang sejalan dengan DKI Jakarta," katanya.

Kalau DKI Jakarta merencanakan "lockdown", katanya, maka Kota Bogor juga harus bersiap-siap. "Jangan sampai, ketika DKI Jakarta menerapkan 'lockdown' Kota Bogor belum memiliki persiapan apa-apa," katanya, seperti dikutip Antara.

Perihal penyiapan skenario "lockdown" ini, Dedie menyatakan, sudah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat. "Pak Gubernur Jawa Barat, besok akan berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta untuk menyinkronkan program di DKI Jakarta dengan daerah penyangga yang masuk ke wilayah Jawa Barat," katanya.

Dedie menambahkan, Kota Bogor dan yang memiliki kaitan erat dengan Kabupaten Bogor, juga melakukan koordinasi dengan Kabupaten Bogor, guna bersama-sama menyiapkan rencana tersebut.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, pada rapat koordinasi membahas soal kemungkinan ke depan dalam menghadapi penyebaran virus corona.

"Karena Kabupaten Bogor dan Kota Bogor adalah dua daerah yang saling terkoneksi, sehingga dalam menyiapkan program strategis harus disinergikan," katanya.

Menurut Ade Yasin, apa yang terjadi di Kota Bogor bisa berdampak ke Kabupaten Bogor, sebaliknya, apa yang terjadi di Kabupaten Bogor bisa berdampak ke Kota Bogor.

"Karena itu, perlu terus berkoordinasi," katanya.

Pada rapat koordinasi, kata dia, Wakil Wali Kota Bogor menjelaskan soal rencana Pemerintah Kota Bogor ke depan, untuk mengatasi penyebaran virus corona.

"Pemerintah Kota Bogor menyampaikan skenario lockdown, karena banyak pintu dari kota ke kabupaten dan sebaliknya," katanya.

Ade menambahkan, kalau Kabupaten Bogor menerapkan "lockdown" maka pintu masuknya ada sangat banyak, sampai ratusan, sehingga kabupaten sulit melakukan langkah itu. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KAI Daop 9 Jember perpanjang pembatalaan operasi hingga akhir Juni
Kamis, 04 Juni 2020 - 07:48 WIB
PT KAI Daerah Operasional 9 Jember memperpanjang masa pembatalan operasi perjalanan kereta api (KA) ...
Penerbangan Jakarta-Jayapura kembali dibuka mulai 10 Juni
Kamis, 04 Juni 2020 - 07:37 WIB
Pemerintah Provinsi Papua berencana kembali membuka penerbangan jalur langsung Jakarta-Jayapura pula...
Gugus Tugas Jatim umumkan kasus COVID-19 capai 5.310 orang
Kamis, 04 Juni 2020 - 07:24 WIB
Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur mencatat kasus pasien positif COV...
Menaker dorong pengusaha susun perencanaan keberlangsungan usaha
Kamis, 04 Juni 2020 - 07:13 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerbitkan surat edaran (SE) mendorong pengusaha dan...
Kasus positif Covid-19 di Subang bertambah tiga orang
Rabu, 03 Juni 2020 - 21:26 WIB
 Kasus positif Covid-19 di Subang Jawa Barat hari ini, Rabu (3/6) bertambah 3 orang menjadi 48 or...
Tiga pasien positif Covid-19 di Magelang sembuh
Rabu, 03 Juni 2020 - 20:58 WIB
Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Magelang, Jawa Tengah mengumumkan ada tiga pasie...
Satu orang PDP COVID-19 Salatiga meninggal dunia
Rabu, 03 Juni 2020 - 17:37 WIB
Satu pasien dalam perawatan (PDP) asal Kelurahan Gendongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa T...
Kemlu: Tidak ada WNI terdampak unjuk rasa anti rasisme di AS
Rabu, 03 Juni 2020 - 17:25 WIB
Kementerian Luar Negeri menyampaikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak unjuk ras...
Satlantas Polres Tangerang mulai terima pelayanan pembuatan SIM
Rabu, 03 Juni 2020 - 16:12 WIB
Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang sudah mulai menerima pelayanan pembuatan Surat Ijin Mengemudi ...
Masuk zona hijau, DPRD Sumut apresiasi Kabupaten Tapanuli Tengah
Rabu, 03 Juni 2020 - 15:58 WIB
Penanganan COVID-19 di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara mendapat apresiasi dari Ketua DPRD ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV