Pemerintah telah periksa 6.500 orang terkait COVID-19, ini berarti...
Elshinta
Senin, 30 Maret 2020 - 08:09 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Pemerintah telah periksa 6.500 orang terkait COVID-19, ini berarti...
Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto. Foto: Humas BNPB

Elshinta.com - Pemerintah Indonesia telah memeriksa sebanyak 6.500 orang terkait COVID-19. Hasil pemeriksaan tersebut juga menjadi indikator penambahan data kasus positif. 

Dalam hal ini, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, hasil pemeriksaan tersebut sekaligus menggambarkan bahwa masih ada kasus positif yang belum melaksanakan isolasi sehingga ditemukan lebih banyak angka penularan karena kontak dekat di lingkungan masyarakat.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan pada lebih dari 6.500 orang di dalam kaitannya dengan pemeriksaan ini di mana sekarang kita pahami ada penambahan kasus baru positif sebanyak 130, sehingga jumlah sekarang menjadi 1.285 kasus positif," sebut Yurianto dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu (29/3) sore.

Dengan adanya penambahan angka kasus positif tersebut, pemerintah meminta masyarakat untuk tetap melaksanakan jaga jarak di dalam berkomunikasi sosial, baik di luar maupun di dalam ruangan. Kemudian anjuran untuk melaksanakan protokol kesehatan juga diharapkan dipatuhi dan dijalankan sebaik mungkin guna memutus rantai penyebaran virus corona penyebab COVID-19.

"Upayakan tetap berada di dalam rumah. Apabila terpaksa keluar rumah, maka jaga jarak, hindari kerumunan, kemudian gunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hindari menyentuh wajah, kemudian praktikan betul etika saat batuk dan bersin," kata Yuri, seperti diinformasikan melalui laman resmi BNPB.

Droplet 

Di samping itu, masyarakat juga diharap dapat memahami betul penularan penyakit COVID-19, yakni melalui percikan ludah atau droplet saat seseorang batuk dan bersin. Sehingga dalam hal ini, menjaga jarak sangat disarankan, sekurangnya satu meter, sebab droplet dapat terhirup masuk ke saluran napas orang yang sehat, akibatnya akan terjadi penularan.

Lebih lanjut, droplet atau percikan ludah dapat jatuh ke benda-benda sekitar yang sering disentuh secara bersama, dan tidak sadar disentuh orang lain juga, yang kemudian tanpa mencuci tangan menyentuh wajah, sehingga sangat memungkinkan terjadinya pemindahan virus menuju tubuh yang semula sehat.

Hal yang juga menjadi penting dalam kasus ini adalah peran serta masyarakat untuk turut melindungi dan menjaga bagi siapapun yang sakit. Menjauhi atau mengkucilkan warga yang sedang sakit merupakan tindakan yang justru memperburuk keadaan.

"Mari sekali lagi kita lindungi yang sakit jangan di diskriminasikan, jangan distigmarisasi, tapi lindungi dia agar bisa melakukan isolasi di lingkungannya, bukan untuk dikucilkan, tapi untuk dibantu agar dia bisa melakukan isolasi diri dengan sebaik-baiknya," ujar Yuri.

Kemudian bagi yang sehat, jaga kondisi tubuh dan patuhi protokol kesehatan agar tidak sakit. Hal tersebut menjadi kunci dalam rangka menanggulangi penyakit COVID-19.

"Kemudian, untuk yang sehat juga harus dilindungi jangan sampai sakit. Ini lah kunci keberhasilan kita untuk menanggulangi penyakit ini," tambah dia.

Terakhir, Pemerintah Indonesia juga mengajak mayarakat untuk selalu mengikuti informasi yang benar terkait Covid-19 melalui beberapa saluran baik di situs website covid19.go.id, maupun call center 119/117. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WNI aman di tengah status darurat akibat kerusuhan di Minneapolis
Sabtu, 30 Mei 2020 - 14:15 WIB
Warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, AS, dan sekitarnya...
Pemerintah Kota Pekanbaru izinkan kegiatan di rumah ibadah
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:25 WIB
Pemerintah Kota Pekanbaru mengizinkan kegiatan di seluruh tempat ibadah dengan syarat protokol pence...
Hujan dan angin kencang ancam produksi padi siap panen di Sultra
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:12 WIB
Hujan yang diiringi dengan angin kencang yang turun beberapa pekan terakhir di wilayah Sulawesi Teng...
Mentan sebut diperlukan ekstenfisikasi pertanian di Pulau Seram
Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:50 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan keinginannya untuk melakukan ekstensifikasi areal p...
Permohonan SIKM membludak, banyak yang tak penuhi ketentuan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:39 WIB
Permohonan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) beberapa hari terakhir membludak namun bukan berasal dari ...
Pontianak perpanjang belajar di rumah tanpa batas waktu
Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:49 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat kembali memperpanjang masa belajar di ...
Kemenhub siapkan operasional penerbangan Bali menuju normal baru
Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:37 WIB
Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan operasional penerbangan dari dan ke Bandar Udara Internasi...
Satu juta kendaraan saat arus balik, Kemenhub perketat pengawasan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:26 WIB
Kementerian Perhubungan memperketat pengawasan menghadapi potensi lonjakan arus balik pada masa pasc...
Gugas COVID-19 Kota Magelang lakukan Penyelidikan Epidemologi dua pasien positif
Sabtu, 30 Mei 2020 - 09:50 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Magelang telah menindaklanjuti dengan Penyelidikan E...
`New Normal` di Kota Magelang masih dipertimbangkan 
Sabtu, 30 Mei 2020 - 09:39 WIB
Indonesia bersiap menerapkan tata kehidupan baru atau `New Normal` di tengah pandemi virus corona (C...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV