Empat PDP di NTB meninggal dunia
Elshinta
Senin, 30 Maret 2020 - 08:45 WIB |
Empat PDP di NTB meninggal dunia
Kepala BPBD Nusa Tenggara Barat (NTB), H Ahsanul Khalik. Foto: Antara

Elshinta.com - Empat pasien dalam pengawasan (PDP) di Provinsi Nusa Tenggara Barat meninggal dunia.

"Satu orang PDP di Kabupaten Bima, satu orang WNA dan dua orang PDP yang meninggal di Kota Mataram," kata Kepala BPBD NTB, H Ahsanul Khalik di Mataram, Minggu (29/3).

Ia mengatakan, dari empat orang yang meninggal dua orang sudah terkonfirmasi meninggal bukan karena virus corona dan dua orang masih menunggu hasil laboratorium.

"Sudah diambil swab untuk uji laboratorium dan hasil lab-nya akan diumumkan secara terbuka apabila sudah ke luar dari Litbangkes Kemenkes RI," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Ahsanul Khalik menjelaskan sampai saat ini, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) secara kumulatif di NTB sebanyak 938 orang. Dari jumlah itu yang sudah lepas dari pemantauan sebanyak 230 orang, sehingga masih terdapat 708 orang dalam status ODP.

Data yang sama menyebutkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di NTB secara kumulatif tercatat sebanyak 43 orang. Dari jumlah itu, yang sudah selesai pengawasan sebanyak 19 orang, sehingga masih ada 24 kasus berstatus PDP. Sedangkan, 19 orang dinyatakan PDP yang sudah selesai pengawasan, terdiri dari 4 orang yang telah meninggal dunia tersebut.

Sementara, dua orang sudah terkonfirmasi bahwa meninggal bukan karena COVID-19 dan dua orang lagi yakni, asal Kota Mataram masih menunggu hasil laboratorium, serta 15 orang sisanya dalam keadaan sembuh. Sejauh ini di NTB terdapat dua orang yang dinyatakan positif COVID-19.

Menurutnya, yang paling penting saat ini semua pihak mengikuti petunjuk yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, tetap saling mengingatkan dan saling menjaga, dengan cara cuci tangan, jaga jarak (physical distancing), jalankan pola hidup bersih dan sehat, konsumsi vitamin, jauhi keramaian dan jangan termakan berbagai isu dan informasi hoaks.

"Dapatkan informasi dari sumber resmi dan dapat di percaya," katanya.

Sebelumnya, salah seorang pasien IMS (55) warga Karang Madain, Kota Mataram berstatus PDP meninggal setelah mendapat perawatan dan sempat diisolasi di RSUD Provinsi NTB.

Pasien IMS masuk IGD RSUD Provinsi NTB pada Rabu (25/3) lalu. Pasien datang dengan diantar oleh keluarga setelah pulang dari salah satu Rumah Sakit swasta di Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat diabetes mellitus, jantung dan hipertensi.

"Pasien masuk ke RSUD Provinsi sudah dalam kondisi lemah dan ditangani secara intensif oleh tim medis RSUD," ucap Ahsanul Khalik.

Ia menjelaskan, karena saat ini sedang ramai dengan kasus COVID-19 dan tanda awal dari pasien dalam kondisi lemah dan keluhan sesak napas, maka pihak RSUD Provinsi sesuai dengan SOP mengambil langkah melakukan isolasi. Keputusan isolasi itu sendiri dilakukan pada hari Jumat (27/03) pada pukul 13.00 Wita dan terus dilakukan pemantauan serta perawatan kepada pasien.

"Pada hari Sabtu, (28/03) kemarin, kondisi pasien semakin lemah sehingga dokter penanggung jawab stand by dan memantau kondisi pasien secara seksama. Pada pukul 14.00 - 16.00 Wita kondisi pasien semakin melemah dan pada pukul 16.30 Wita pasien dinyatakan meninggal di hadapan keluarga dan tenaga medis," jelas Ahsanul Khalik.

Ahsanul Khalik menegaskan, pasien sesungguhnya tidak memiliki riwayat melakukan perjalanan ke daerah pandemi COVID-19. Meskipun demikian, tim medis tetap melakukan pengambilan swab dan saat ini Pemda masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Litbangkes Kemenkes RI.

"Saya berharap masyarakat tidak berspekulasi, dan tidak mengambil kesimpulan sendiri serta tidak berbagi informasi yang belum kita dapatkan kebenarannya bahwa pasien ini meninggal karena COVID-19, terlebih pasien tidak pernah atau tidak punya riwayat bepergian dan tidak punya riwayat kontak juga dengan penderita COVID- 19," tegas AKA sapaan akrabnya.

Sembari meminta masyarakat untuk tidak cepat menyimpulkan jika ada pasien di rumah sakit yang meninggal dunia dengan gejala mirip COVID-19 sebagai pasien yang positif COVID-19.

Ia mengharapkan agar semua pihak tetap tenang dan bersabar menunggu hasil resmi dari laboratorium Litbangkes Kemenkes RI. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KAI Daop 9 Jember perpanjang pembatalaan operasi hingga akhir Juni
Kamis, 04 Juni 2020 - 07:48 WIB
PT KAI Daerah Operasional 9 Jember memperpanjang masa pembatalan operasi perjalanan kereta api (KA) ...
Penerbangan Jakarta-Jayapura kembali dibuka mulai 10 Juni
Kamis, 04 Juni 2020 - 07:37 WIB
Pemerintah Provinsi Papua berencana kembali membuka penerbangan jalur langsung Jakarta-Jayapura pula...
Gugus Tugas Jatim umumkan kasus COVID-19 capai 5.310 orang
Kamis, 04 Juni 2020 - 07:24 WIB
Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur mencatat kasus pasien positif COV...
Menaker dorong pengusaha susun perencanaan keberlangsungan usaha
Kamis, 04 Juni 2020 - 07:13 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerbitkan surat edaran (SE) mendorong pengusaha dan...
Kasus positif Covid-19 di Subang bertambah tiga orang
Rabu, 03 Juni 2020 - 21:26 WIB
 Kasus positif Covid-19 di Subang Jawa Barat hari ini, Rabu (3/6) bertambah 3 orang menjadi 48 or...
Tiga pasien positif Covid-19 di Magelang sembuh
Rabu, 03 Juni 2020 - 20:58 WIB
Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Magelang, Jawa Tengah mengumumkan ada tiga pasie...
Satu orang PDP COVID-19 Salatiga meninggal dunia
Rabu, 03 Juni 2020 - 17:37 WIB
Satu pasien dalam perawatan (PDP) asal Kelurahan Gendongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa T...
Kemlu: Tidak ada WNI terdampak unjuk rasa anti rasisme di AS
Rabu, 03 Juni 2020 - 17:25 WIB
Kementerian Luar Negeri menyampaikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak unjuk ras...
Satlantas Polres Tangerang mulai terima pelayanan pembuatan SIM
Rabu, 03 Juni 2020 - 16:12 WIB
Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang sudah mulai menerima pelayanan pembuatan Surat Ijin Mengemudi ...
Masuk zona hijau, DPRD Sumut apresiasi Kabupaten Tapanuli Tengah
Rabu, 03 Juni 2020 - 15:58 WIB
Penanganan COVID-19 di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara mendapat apresiasi dari Ketua DPRD ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV