51 kasus hoaks COVID-19 terungkap, alasan pelaku...
Elshinta
Senin, 30 Maret 2020 - 12:10 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
51 kasus hoaks COVID-19 terungkap, alasan pelaku...
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2HlP3F0

Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan alasan pelaku penyebaran informasi hoaks COVID-19 yang disebar ke media sosial. 

Argo mengatakan bahwa alasan pelaku melakukan hal tersebut untuk membuat lelucon atau mengungkapkan ekspresi ketidakpuasan terhadap Pemerintah.

“Modus operandi para pelaku adalah iseng, bercandaan, hingga ketidakpuasan terhadap Pemerintah,” kata Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta, pada Sabtu (28/03) lalu.

Direktorat Siber Bareskrim Polri terus menerus melakukan patroli siber. Hingga kini total kasus hoaks yang ditangani mencapai 51 kasus.

Argo mengimbau kepada masyarakat untuk terlebih dahulu mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain.

“Mohon agar disaring terlebih dahulu sebelum dishare kembali ke media sosial, seperti Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, dan WA group sehingga tidak menjadi pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri, seperti diinformasikan melalui laman resmi Polri.

Atas perbuatan para pelaku penyebar berita hoaks di media sosial dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 45 dan 45 A UU ITE dengan ancaman pidana 6 tahun penjara dan pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 dengan ancaman 10 tahun penjara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jaksa: Cuci uang dari korupsi Jiwasraya buat judi kasino
Kamis, 04 Juni 2020 - 06:22 WIB
Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung menyatakan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) He...
Pensiunan karyawan Pos Kota menangkan gugatan melawan mantan perusahaannya
Rabu, 03 Juni 2020 - 22:11 WIB
Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memenangkan gugatan 3 orang mant...
Terbukti lakukan penipuan Rp4,5 milliar, Bos Hotel LJ dihukum 2 tahun penjara
Rabu, 03 Juni 2020 - 21:11 WIB
Terbukti melakukan penipuan dan penggelapan terhadap rekan bisnisnya, Bos Hotel LJ, Abdul Latif dihu...
MAKI gugat UU Penanganan COVID-19 ke MK
Rabu, 03 Juni 2020 - 11:39 WIB
Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) dan sejumlah lembaga masyarakat kembali mengajukan permohonan uji mat...
LeCI: Tertangkapnya Nurhadi pintu masuk telusuri mafia peradilan
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:48 WIB
Direktur Legal Culture Institute (LeCI) M Rizqi Azmi menyatakan tertangkapnya mantan Sekretaris Mahk...
Nurhadi ditangkap, Mahfud salut terhadap KPK
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:37 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan salut te...
Kasus video porno mirip Syahrini, polisi masih kejar pelaku penyebar
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:23 WIB
Penyidik Sub Direktorat Siber (Subdit Siber) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sedang mengejar pelaku ...
MAKI apresiasi Nurhadi dan menantunya ditangkap KPK
Selasa, 02 Juni 2020 - 13:44 WIB
Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengapresiasi atas tertangkapnya mantan Sekretaris Mahmakah ...
Asrul Sani apresiasi KPK karena tangkap Nurhadi tadi malam
Selasa, 02 Juni 2020 - 13:33 WIB
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Arsul Sani, mengapresiasi Komis...
Soal kasus LBP dan Said Didu,  percayakan penegakan hukumnya ke polisi
Minggu, 31 Mei 2020 - 20:29 WIB
Koordinator Aliansi Masyarakat Penegak Supremasi Hukum, Ade Nugroho menilai bahwa persoalan hukum ha...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV