Dinyatakan negatif COVID-19, Rutan Tanjunggusta tetap tolak warga binaannya
Elshinta
Rabu, 01 April 2020 - 18:12 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Dinyatakan negatif COVID-19, Rutan Tanjunggusta tetap tolak warga binaannya
Abdul Latif pakai baju kotak-kotak saat ditangkap Imigrasi Banda Soeta, Jakarta oleh pihak Imigrasi. Foto: Amsal/Radio Elshinta

Elshinta.com - Tim Penuntut Umum Kejari Medan terpaksa menitipkan Abdul Latif tersangka kasus penipuan dan penggelapan ke Rumah Tahanan dan Titipan Polda Sumatera Utara.

Pasalnya pihak PAS Kanwil Kemenkumham Sumut merasa keberatan menerima kembali Abdul Latif ke Rutan Tanjung Gusta karena sebelumnya berstatus ODP. 

Terlebih lagi Abdul Latif sempat masuk DPO Poldasu selama delapan bulan, dan tertangkap oleh pihak Imigrasi Klas I Khusus TPI Bandara Soekarno Hatta pada 27 Februari 2020, kemarin saat akan berangkat ke luar negeri menggunakan maskapai KLM Royal Dutch Airlines nomor penerbangan KL 810 tujuan Kuala Lumpur, sekitar pukul 19.25 WIB.

Sebagaimana dikatakan Kajari Medan, Dwi Setyo Budi Utomo, SH.MH kepada wartawan, Selasa (31/03), menyatakan bahwa tahanan tersebut langsung kita bawa ke RSUP Haji Adam Malik, setelah dilakukan pemeriksaan statusnya negatif COVID-19.

"Saat tim penuntut umum membawanya kembali ke Rutan Tanjung Gusta, pihak Rutan menolak memasukan Abdul Latif dan begitu juga ketika diantar ke Lapas Khusus Anak (LPKA) Tanjung Gusta Medan yang memang telah dikosongkan untuk tahanan atau napi berstatus ODP juga menolak," ucap Kajari Medan, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Lanjut Kajari Medan, ketika tim penuntut umum yang dipimpin langsung Kasi Pidum Kejari Medan Parada Situmorang melakukan kordinasi dengan pihak Kepala Rutan Tanjung Gusta Medan, hanya mengatakan bahwa sesuai saran dari Kadiv PAS Kanwil Kemenkumham Sumut, agar tahanan Abdul Latif ditangguhkan.

Karena ini sangat menyulitkan ucap Kajaru maka meminta Parada, agar menitipkan sementara Abdul Latif di Tahanan Polda Sumatera Utara.

Sementara itu, Kadiv Pas Kanwil Kemenkumham Sumut, Jahari yang dikonfirmasi melalui telephon seluler dan Whatsapp tidak menjawab.

Untuk diketahui, Abdul Latief terjerat kasus penipuan dan penggelapan bermula dari sewa menyewa tanah dan bangunan milik korban,Tatarjo Angkasa yang terletak di jalan Perintis Kemerdekaan No.17 A Medan. 

Abdul Latif telah menyewa tanah dan bangunan milik Tatarjo yang dijadikan sebagai usaha hotel yakni LJ Hotel Medan. Sewa menyewa tersebut tertuang didalam akte perjanjian sewa menyewa Nomor 2 tanggal 02 Agustus 2018 yang dibuat dihadapan notaris Poeryanti Poedjiaty. 

Namun, selama perjanjian berlangsung, Tatarjo dirugikan karena Abdul Latif sampai saat ini menguasai tanah dan bangunan tanpa membayar sewa. Memang Abdul Latif ada memberikan Bilyet Giro yang setelah dikliringkan ternyata tidak dapat diuangkan.

Dalam kasus ini, anehnya Tatarjo Angkasa selaku pemilik malah digugat ke Pengadilan Negeri Medan dengan dasar-dasar dan alasan-alasan gugatan yang tidak jelas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Soal kasus LBP dan Said Didu,  percayakan penegakan hukumnya ke polisi
Minggu, 31 Mei 2020 - 20:29 WIB
Koordinator Aliansi Masyarakat Penegak Supremasi Hukum, Ade Nugroho menilai bahwa persoalan hukum ha...
UU Penyiaran digugat RCTI ke MK sebab tak atur Netflix dan Youtube
Sabtu, 30 Mei 2020 - 20:52 WIB
UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran diminta INews TV dan RCTI untuk diuji di Mahkamah Konstitus...
Laksanakan rapid test, PN Medan bisa jadi referensi
Jumat, 29 Mei 2020 - 22:27 WIB
Ketua Pengadilan Tinggi Medan Setyawan Hartono mengapresiasi langkah pelaksanaan rapid test terhadap...
Tuduhan dipaksakan, kuasa hukum minta Eldin dibebaskan dari tuntutan 
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:49 WIB
Sidang perkara kasus suap Walikota Medan non aktif terdakwa Tengku Dzulmi Eldin kembali digelar.
Banyak modus, ini sederet aksi nakal pemudik yang berhasil digagalkan petugas
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:23 WIB
Petugas Pospam Penyekatan menemukan para pemudik nakal yang memaksakan mudik dengan berbagai modus, ...
Pelepasan balon udara liar akan dituntut secara hukum
Selasa, 26 Mei 2020 - 17:25 WIB
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengimbau kepada seluruh masyarakat ya...
Lapas Narkotika Cipinang bebaskan napi dapat remisi hari raya dan program asimilasi COVID-19
Minggu, 24 Mei 2020 - 15:38 WIB
Sebanyak 12 narapidana di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta, dinyatakan bebas pada hari ini setelah ...
Kanwil Kemenkumham Sumsel beri remisi 7.530 narapidana
Minggu, 24 Mei 2020 - 14:28 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan memberikan rem...
Rutan Kelas 1 Bandung ganti kunjungan keluarga dengan video call
Sabtu, 23 Mei 2020 - 08:13 WIB
Rumah tahanan (rutan) Kelas 1 Bandung memberikan remisi khusus kepada 451 warga binaan menjelang Har...
Rutan Kelas I Tangerang tiadakan jam kunjungan saat lebaran
Jumat, 22 Mei 2020 - 20:57 WIB
Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang, Banten meniadakan jam kunjungan saat lebaran.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV