Longsor putus akses selingkar Wilis di Trenggalek
Elshinta
Minggu, 05 April 2020 - 14:15 WIB |
Longsor putus akses selingkar Wilis di Trenggalek
Kondisi akses jalan yang terputus akibat terseret longsor di Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Sabtu (4/4). Sumber Foto: https://bit.ly/2Re9IAf

Elshinta.com - Hujan deras yang terjadi di sebagian besar wilayah Trenggalek, Jawa Timur pada Sabtu (4/4) hingga Minggu (5/4) dini hari menyebabkan longsor dan memutus akses utama Selingkar Wilis di jalan antar kecamatan Trenggalek-Bendungan.

Kendati tidak ada laporan korban jiwa, saat ini arus ekonomi dari wilayah lereng anak Gunung Wilis menuju Kota Trenggalek putus total. Hanya kendaraan roda dua yang masih bisa melewati rute tersebut melalui jalan-jalan alternatif. "Hari ini kami sudah upayakan untuk gotong-royong membersihkan material longsor dan melebarkan jalan alternatif di titik longsor yang memutus jalan utama di Desa Suren Lor," kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Laporan sementara hingga Minggu siang, ada lima titik ruas jalan raya di jalur antar kecamatan Bendungan-Trenggalek yang terdampak longsor. Selain di Desa Surenlor, titik longsor terpantau di ruas jalan yang masuk wilayah Desa Masaran dan Desa Dompyong Kecamatan Bendungan.

Material longsor berupa tanah dan bebatuan rata-rata menutup total seluruh badan jalan utama Trenggalek-Bendungan. Di Desa Suren Lor paling parah, dimana badan jalan ikut amblas terseret longsor hingga sepanjang 20-an meter. "Kami perintahkan kepada semua yang ada di sini untuk selalu waspada. Kemudian titik-titik rawan yang bersinggungan dengan masyarakat harus dievakuasi segera, bila cuaca sudah baik," kata Nur Arifin, dihimpun Antara.

Sementara untuk yang timbunan longsor, lanjut dia, pihak PU Bina Marga telah diperintahkan untuk membersihkan dan menyusur strategi perencanaan untuk segera membenahi akses jalan ini dengan cepat.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak yang mendampingi Bupati Nur Arifin saat meninjau tanah longsor memerintahkan anggotanya untuk memberi tanda rambu lalu lintas serta pembatas akses jalan. (Ank) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gelombang tinggi karena pasang dihantam topan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:15 WIB
Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut, menjelaskan fenomena gelombang tinggi yang ramai...
YANU Indonesia bantu rehab rumah warga di Cirebon
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:11 WIB
Pasangan lansia suami istri Ratima (74) dan Kurni’ah (65), dapat tersenyum kembali, usai mengalami...
Gempa M 5 guncang Maluku
Kamis, 28 Mei 2020 - 06:15 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi gempa dengan Magnitudo 5 di ...
Gelombang tinggi sebabkan banjir rob di Pantai Payangan Jember
Rabu, 27 Mei 2020 - 21:36 WIB
Gelombang tinggi menyebabkan banjir rob menerjang kawasan pesisir pantai selatan hingga merusakkan s...
BMKG: Waspadai banjir ROB di Pesisir Barat Lampung dan Pesisir Selatan Jawa hingga NTT
Rabu, 27 Mei 2020 - 14:37 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau akan adanya fenomena banjir ROB (ban...
Nelayan di Gunung Kidul diimbau tidak melaut karena gelombang tinggi
Selasa, 26 Mei 2020 - 10:19 WIB
Tim pencarian dan penyelamatan Satuan Perlindungan Masyarakat Wilayah II Kabupaten Gunung Kidul, Dae...
Pemkot Samarinda tetapkan status tanggap darurat banjir
Selasa, 26 Mei 2020 - 09:45 WIB
Pemerintah Kota Samarinda telah menerbitkan surat keputusan penetapan status keadaan tanggap darurat...
30.894 warga Samarinda terdampak banjir
Senin, 25 Mei 2020 - 15:25 WIB
Sebanyak 30.894 jiwa (warga) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, hingga Lebaran kedua ini masih terdam...
Warga terdampak banjir di Samarinda mulai mengungsi
Senin, 25 Mei 2020 - 12:50 WIB
Para korban banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman, ak...
Gempa tektonik magnitudo 5,5 melanda Maluku Barat Daya
Sabtu, 23 Mei 2020 - 11:10 WIB
Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,5  melanda kawasan Maluku Barat Daya, Maluku, Sabtu (23/5) p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV