Benarkah membasuh Miss V dengan air hangat dapat mengatasi keputihan?
Elshinta
Kamis, 30 April 2020 - 12:28 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Dewi Rusiana
Benarkah membasuh Miss V dengan air hangat dapat mengatasi keputihan?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3cZQAOR

Elshinta.com - Kunci mengatasi keputihan adalah dengan menjaga kebersihan dan kesehatan Miss V setiap saat. Sebab jika Miss V dalam kondisi selalu bersih maka akan mampu menjaga kesimbangan bakteri baik yang ada di dalam Miss V untuk mencegah risiko infeksi.

Menjaga kebersihan Miss V dapat dilakukan dengan banyak cara. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa cara untuk mengatasi keputihan:

Hindari pemakaian sabun wangi
Hindari pemakaian sabun wangi, gel, antiseptik, serta douching karena bisa memengaruhi keseimbangan pH serta bakteri di dalam Miss V. Jika tetap ingin menggunakan sabun, pilihlah sabun yang polos tanpa pewangi.

Basuh dengan lembut
Cuci tangan sebelum maupun sesudah menyentuh area Miss V. Saat mencuci area kewanitaan lakukan secara lembut dengan air hangat Selalu basuh dari bagian depan ke belakang untuk mencegah bakteri masuk ke dalam Miss V.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2KNNd1n

Jangan disemprot 
Hati-hati dengan kebiasaan membersihkan Miss. V dengan menggunakan semprotan air. Sebab, hal ini ternyata bisa menghilangkan bakteri baik yang melindungi. Sehingga keseimbangan bakteri di Miss V menjadi tidak seimbang dan berisiko menyebabkan keputihan. 

Keringkan Miss V
Setelah buang air kecil, jangan lupa selalu keringkan Miss V menggunakan tisu atau handuk yang lembut dan tepuk-tepuk pelan hingga kering. Ingat, jangan menggosok atau mengusap terlalu keras karena bisa menimbulkan iritasi.

Hindari penggunaan tisu dengan pewangi atau bedak pada vagina karena bisa mengiritasi kulit dan menganggu keseimbangan bakteri alami dalam vagina.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2xhFaH0

Ganti pembalut
Sangat penting untuk menjaga kebersihan vagina saat sedang menstruasi. Untuk itu, perlu mengganti pembalut beberapa kali dalam sehari. Ganti pembalut 3-5 jam sekali untuk menjaga Miss V dari infeksi.

Bisa juga dengan menggunakan pantyliner atau pembalut yang tipis untuk menjaga kebersihan Miss V, tapi jangan lupa untuk sering-sering mengganti pembalut tersebut.

Seks sehat
Keputihan juga bisa dipicu oleh perilaku seks yang tidak sehat. Hindari berganti pasangan dan selalu gunakan kondom agar terhindar dari risiko infeksi menular seksual.
Pastikan Miss V sudah cukup basah sebelum melakukan hubungan seksual untuk mencegah infeksi.

Obat antijamur
Jika keputihan disebabkan oleh infeksi jamur, maka bisa mengatasinya dengan obat antijamur dalam bentuk krim, gel atau supositoria yang dimasukkan lewat Miss V atau uretra. 

Obat jenis ini mudah meleleh, melunak, dan larut pada suhu tubuh. Namun lebih baik tetap konsultasi pada dokter terlebih dulu sebelum menggunakan obat-obatan tersebut.

Berikan ruang 
Miss V juga butuh ruang untuk bernapas. Jika sedang bersantai di rumah, cobalah sesekali untuk tidak memakai pakaian dalam. Udara membantu menurunkan risiko infeksi dan iritasi pada area sekitar Miss V sehingga bisa mencegah keputihan.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2W93FPi

Ganti celana dalam sesering mungkin
Jika cairan yang keluar terlalu banyak, gantilah celana dalam sesering mungkin. Hal ini dilakukan untuk menjaga Miss V tetap kering sehingga mengurangi risiko terjadinya infeksi. 

Pilihlah celana dalam yang terbuat dari 100 persen katun menyerap keringat dan hindari pakai celana yang terlalu ketat.
Saat mencuci, gunakan detergen tanpa pewangi dan pastikan membilas pakaian sampai benar-benar bersih.

Pemeriksaan serviks rutin
Perempuan yang berusia 25 hingga 64 tahun dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan serviks secara rutin. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi apakah terdapat perubahan abnormal pada leher rahim dan jika ada dapat dideteksi dari awal. Hal ini juga dapat mendeteksi kanker leher rahim.


Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Jagalah selalu kebersihan organ intim  agar terhindar dari infeksi yang menyebabkan keputihan tidak normal. Selain itu, konsumsi makanan yang sehat dan cairan yang cukup, dapat menjaga kesehatan reproduksi sekaligus mencegah keputihan yang tidak normal.


 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bagaimana aturan yang benar membersihkan bagian luar Miss V?
Rabu, 15 Juli 2020 - 08:48 WIB
Cara bersihkan miss V sangat diperlukan bagi para perempuan terutama yang telah memasuki usia produk...
Apa saja kondisi rahim bermasalah yang perlu diwaspadai?
Rabu, 08 Juli 2020 - 11:43 WIB
Seperti organ tubuh lainnya, rahim juga dapat mengalami gangguan dan terkena penyakit. Apabila seora...
Bagaimana ciri-ciri rahim tidak sehat? Apakah akan mengganggu kesuburan?
Rabu, 01 Juli 2020 - 10:39 WIB
Rahim menjadi salah satu bagian dari sistem reproduksi wanita yang dapat mengalami gangguan, untuk i...
Tahukah wanita, bagian Miss V mana saja yang boleh dan tidak boleh dibersihkan?
Rabu, 24 Juni 2020 - 10:20 WIB
Daerah kewanitaan harus rutin dibersihkan untuk menjaganya agar tetap sehat. Namun tidak banyak wani...
Mengapa haid tidak teratur? Bagaimana cara mengatasinya?
Rabu, 17 Juni 2020 - 10:19 WIB
 Haid atau menstruasi adalah siklus perdarahan periodik yang dialami para kaum hawa setiap bulannya...
Mengapa Miss V bisa basah? Apa penyebabnya?
Rabu, 10 Juni 2020 - 10:57 WIB
Kendati dialami oleh setiap wanita, kondisi Miss V yang basah tentu membuat tidak nyaman. Sistem rep...
Apa penyebab masa menstruasi menjadi lebih pendek?
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:55 WIB
Setiap wanita memiliki masa menstruasi yang bervariasi. Kebanyakan wanita mengalami menstruasi selam...
 Bagaimana wanita mengetahui ciri Miss V yang sehat?
Rabu, 20 Mei 2020 - 08:58 WIB
Wanita tetap wajib melakukan perawatan pada Miss V agar kesehatan organ tersebut selalu terjaga. Seb...
Faktor apa saja yang bisa menurunkan kesuburan wanita?
Rabu, 13 Mei 2020 - 10:42 WIB
Kesuburan wanita menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan peluang kehamilan. Namun tidak...
Apa yang menyebabkan rasa gatal pada Miss V?
Rabu, 06 Mei 2020 - 11:24 WIB
Rasa gatal pada organ kewanitaan adalah kondisi yang umum terjadi dan bukan kondisi yang serius dan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV