Trump yakin virus corona mungkin berasal dari lab Wuhan-Tiongkok
Elshinta
Jumat, 01 Mei 2020 - 12:25 WIB |
Trump yakin virus corona mungkin berasal dari lab Wuhan-Tiongkok
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendengarkan saat rapat dengan eksekutif bidang kesehatan di Cabinet Room Gedung Putih, di Washington, Amerika Serikat, Selasa (14/4/2020). Foto: Antara

Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku yakin bahwa virus corona mungkin berasal dari sebuah laboratorium virologi Tiongkok namun menolak menjelaskan buktinya.  

Pernyataan Trump itu meningkatkan ketegangan dengan Beijing mengenai asal mula virus mematikan tersebut

Trump tidak berbasa-basi saat konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis (30/4) ketika ia ditanya apakah ia sudah melihat bukti yang membuatnya punya "keyakinan tingkat tinggi" bahwa virus itu berasal dari Institut Virologi Wuhan.

"Ya, ya, sudah," kata Trump, tanpa memberikan penjelasan. "Saya tidak bisa mengatakannya kepada Anda. Saya tidak diperbolehkan  memberi tahu Anda soal itu."

Institut Virologi Wuhan, yang mendapat dukungan pemerintah Tiongkok, membantah tuduhan tersebut dan pejabat AS lainnya meremehkan dugaan tersebut. Banyak ahli yakin virus tersebut bersumber dari sebuah pasar satwa liar di Wuhan dan menular dari hewan ke manusia.

Presiden Republikan itu memperlihatkan semakin frustrasi terhadap Tiongkok dalam beberapa pekan belakangan atas pandemi, yang di Amerika Serikat sendiri telah menelan puluhan ribu nyawa, merusak ekonomi sekaligus mengancam peluangnya dalam pilpres pada November mendatang.

Trump sebelumnya mengatakan pemerintahannya sedang berupaya menentukan apakah virus corona bersumber dari laboratorium Wuhan. 

Pernyataannya itu muncul setelah ada laporan media bahwa virus itu mungkin saja merupakan sintesis buatan di sebuah laboratorium dukungan pemerintah Tiongkok, atau mungkin bocor dari fasilitas semacam itu. 

Wabah virus corona memperdalam gesekan antara pemerintahan Trump dan Tiongkok.

Beijing menyebut militer AS berpotensi membawa virus corona ke Tiongkok. Sementara itu, Trump mengatakan bahwa Tiongkok tidak memberi peringatan kepada dunia secara tepat waktu dan terbuka soal risiko virus corona.

Trump mengatakan pada Kamis bahwa Tiongkok mungkin saja tidak menghentikan penyebaran virus corona atau membiarkannya menyebar.

Ia menolak mengatakan apakah ia meminta pertanggungjawaban Presiden Tiongkok Xi Jinping atas apa yang menurutnya sebagai infomasi salah soal kemunculan virus corona.

Saat wawancara pada Rabu (29/4), Trump mengatakan kepada Reuters bahwa ia sedang mempertimbangkan berbagai langkah untuk membuat Beijing menerima akibat atas virus tersebut. "Banyak yang bisa saya lakukan," ucapnya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban tewas longsoran tambang giok Myanmar jadi 162
Jumat, 03 Juli 2020 - 12:39 WIB
Korban meninggal dalam insiden tanah longsor di sebuah pertambangan batu giok di Myanmar sebelah uta...
Brazil tinjau WhatsApp Pay sebelum bisa beroperasi lagi
Jumat, 03 Juli 2020 - 11:41 WIB
Bank sentral Brazil meminta WhatsApp bisa membuktikan keamanan perlindungan data sebelum layanan pem...
Peneliti Tiongkok keluarkan peringatan dini pandemi flu babi
Rabu, 01 Juli 2020 - 21:11 WIB
Para peneliti di Tiongkok mengeluarkan peringatan dini atas kemungkinan terjadinya pandemi lain yang...
Tiongkok sebut langkah India blokir aplikasi Tiongkok langgar aturan WTO
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:13 WIB
Tiongkok menyebut langkah India untuk memblokir 59 aplikasi seluler asal Tiongkok dapat melanggar at...
Ledakan di sebuah klinik Teheran menelan belasan korban
Rabu, 01 Juli 2020 - 10:28 WIB
Sebanyak 19 orang tewas dan enam lainnya terluka akibat ledakan di sebuah klinik medis di utara ibu ...
Emas naik lagi, tembus 1.800 dolar AS per ounce
Rabu, 01 Juli 2020 - 09:34 WIB
Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi sejak Septe...
Masjidil Haram dibuka, ini skenario pelaksanaan ibadah haji dan umrah saat COVID-19
Rabu, 01 Juli 2020 - 09:11 WIB
Badan Urusan Masjid Agung di bawah Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci menyiapkan skenario ...
Virus lebih ganas daripada Wuhan, Beijing perpanjang karantina 28 hari
Selasa, 30 Juni 2020 - 12:35 WIB
Pemerintah Kota Beijing menggandakan masa karantina dari 14 hari menjadi 28 hari atas kekhawatiran k...
Harga emas naik 0,9 dolar, investor tetap khawatir naiknya COVID-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 08:46 WIB
Harga emas berjangka sedikit menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), melanjutkan ken...
India blokir TikTok, WeChat dan aplikasi Tiongkok lainnya
Selasa, 30 Juni 2020 - 08:34 WIB
India memblokir 59 aplikasi yang sebagian besar merupakan aplikasi seluler asal Tiongkok, termasuk T...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV