Harga minyak melonjak ditopang pelonggaran penguncian wabah COVID-19
Elshinta
Rabu, 06 Mei 2020 - 08:48 WIB |
Harga minyak melonjak ditopang pelonggaran penguncian wabah COVID-19
Minyak naik ditopang harapan permintaan akan pulih dari efek corona. Foto: Antara

Elshinta.com - Harga minyak mentah melonjak pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena beberapa negara Eropa dan Asia bersama dengan beberapa negara bagian Amerika Serikat mulai melonggarkan langkah-langkah penguncian atau lockdown virus corona (COVID-19).

Patokan internasional, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik 3,77 dolar AS atau 13,86 persen menjadi ditutup pada 30,97 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik 4,17 dolar AS atau 20,45 persen menjadi 24,56 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Reli memperpanjang kenaikan minyak mentah Brent menjadi enam hari berturut-turut, sementara patokan AS WTI kini telah reli untuk lima sesi berturut-turut. Permintaan bahan bakar di seluruh dunia turun sekitar 30 persen pada April, tetapi permintaan meningkat sedikit karena upaya untuk mencabut pembatasan perjalanan.

Harga memperpanjang kenaikan mereka setelah perdagangan reguler meskipun data industri menunjukkan persediaan mingguan minyak mentah AS bertambah lebih besar dari perkiraan, ketika laporan itu juga menunjukkan kejatuhan besar dalam stok bensin.

Persediaan minyak mentah AS naik 8,4 juta barel pekan lalu, data dari kelompok industri American Petroleum Institute (API) menunjukkan Selasa malam (5/5/2020). Analis memperkirakan kenaikan 7,8 juta barel menjelang laporan pemerintah pada Rabu (6/5) pagi.

API juga melaporkan stok bensin turun 2,2 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi para analis dalam jajak pendapat Reuters untuk kenaikan 43.000 barel, menandakan bahwa permintaan mulai pulih.

Italia, Spanyol, Nigeria dan India, serta beberapa negara bagian AS termasuk Ohio, mulai mengizinkan beberapa orang untuk kembali bekerja dan membuka situs konstruksi, taman, dan perpustakaan. Namun, para pakar kesehatan telah memperingatkan bahwa langkah seperti itu dapat menyebabkan infeksi virus corona meningkat lagi.

"Pasar mulai menyadari bahwa penghancuran permintaan telah mengerikan, tetapi kami membuka kembali dan permintaan akan menjadi lebih baik," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group. "Tetapi kemunduran produksi baru saja dimulai."

Presiden AS Donald Trump memuji langkah-langkah oleh negara-negara bagian untuk membuka kembali ekonomi mereka.

Lalu lintas kendaraan di sebagian besar Amerika Serikat, termasuk bagian-bagian yang belum mencabut perintah tinggal di rumah, juga telah meningkat, kata riset RBC Capital Markets dalam sebuah catatan.

Bank Swiss UBS mengatakan pelonggaran pembatasan akan membantu menyeimbangkan penawaran dan permintaan, yang mengarah ke kekurangan pasokan pada kuartal keempat.

Morgan Stanley mengatakan puncak kelebihan pasokan di pasar global kemungkinan telah tercapai dan krisis penyimpanan berkurang.

"Persediaan telah meningkat tetapi tidak sekuat yang ditakuti: Dengan langkah-langkah jarak sosial meningkat pada Maret ... peningkatan persediaan yang diamati tidak sekuat yang ditakuti," katanya dalam sebuah catatan.

Ekspor minyak mentah Arab Saudi pada Mei diperkirakan turun menjadi sekitar 6 juta barel per hari (bph), terendah dalam hampir satu dekade, kata sumber industri dan analis.

Eksportir utama itu memangkas produksi mulai Mei di bawah pakta pasokan dengan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu seperti Rusia.

Namun, Kepala Eksekutif Vitol Russell Hardy mengatakan kepada Reuters, permintaan puncak jangka panjang mungkin terkikis secara permanen. Permintaan minyak global merosot 26 juta menjadi 27 juta barel per hari (bph) pada April, dan Hardy memperkirakan penurunan tahun ke tahun lebih dari 8 juta barel per hari.

Selain itu, lalu lintas udara diperkirakan tidak akan pulih segera, yang akan memperlambat pemulihan permintaan bahan bakar, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Said Aqil minta PKB sadarkan kiai tidak percaya COVID-19
Jumat, 23 Juli 2021 - 23:56 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj meminta kader Partai Kebangkita...
 PPKM, operasional bus AKAP turun
Jumat, 23 Juli 2021 - 18:26 WIB
Pengoperasian bus AKAP menuju Jakarta dan sekitarnya melalui Terminal Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah...
Pemkab mulai salurkan bansos warga terdampak PPKM Darurat
Jumat, 23 Juli 2021 - 17:58 WIB
Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendapat penyaluran bantuan sosial (ban...
BBM tak sesuai anjuran pabrikan, mesin cepat rusak
Jumat, 23 Juli 2021 - 17:37 WIB
Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara, mengingatkan...
Kabupaten Muba serap empat ton karet petani untuk bangun jalan 1,9 km
Jumat, 23 Juli 2021 - 15:40 WIB
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menyerap setidaknya empat ton karet produksi ...
Kemnaker terus matangkan kebijakan program BSU 2021
Jumat, 23 Juli 2021 - 13:12 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan hingga saat ini pihaknya masih terus mematangkan ke...
Polresta Surakarta distribusikan beras 22,5 ton masyarakat terdampak
Jumat, 23 Juli 2021 - 11:28 WIB
Kepolisian Resor Kota Surakarta mendistribusikan bantuan sosial berupa beras sebanyak 22.5 ton untu...
Rupiah Jumat pagi melemah 17 poin
Jumat, 23 Juli 2021 - 11:08 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah 17 poin
IHSG Jumat dibuka menguat 8,21 poin
Jumat, 23 Juli 2021 - 10:34 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat dibuka menguat 8,21 poin
Peternak ayam broiler kesulitan jual hasil panen
Kamis, 22 Juli 2021 - 19:57 WIB
Dampak Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta Gerakan Masyarakat Boyolali di Rumah Saja di Kabu...
Live Streaming Radio Network