Jembatan ruas penghubung Banten-Jawa Barat kembali terputus
Elshinta
Rabu, 13 Mei 2020 - 16:13 WIB |
Jembatan ruas penghubung Banten-Jawa Barat kembali terputus
Jembatan ruas jalan penghubung Provinsi Banten dan Jawa Barat yang melintasi kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Cipanas-Sobang-Citorek-Warung Banten-Sukabumi putus. Foto: Antara

Elshinta.com - Jembatan ruas jalan penghubung Provinsi Banten dan Jawa Barat yang melintasi kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Cipanas-Sobang-Citorek-Warung Banten-Sukabumi kembali terputus setelah diterjang hujan di daerah itu.

"Kita menerjunkan alat berat agar jembatan itu kembali dilintasi angkutan kendaraan roda empat," kata Pengelola Jalan dan Jembatan Wilayah Kabupaten Lebak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten Kuncoro saat dihubungi di Lebak, Rabu (13/5).

Jembatan putus yang menghubungkan antarprovinsi itu tergerus longsor di Kampung Cinyiru Kecamatan Lebak Gedong akibat curah hujan dengan intensitas tinggi hingga menyebabkan Sungai Ciberang meluap.

Saat ini, petugas di lapangan tengah mengerjakan perbaikan agar jembaran tersebut bisa kembali dilintasi angkutan kendaraan.

Selama ini, ruas jalan yang melintasi kawasan hutan konservasi TNGHS sangat rawan longsor jika curah hujan tinggi.

"Kami berharap secepatnya jembatan itu bisa kembali diperbaiki agar perhubungan kedua provinsi berjalan lancar," katanya, seperti dikutip Antara.

Medi (50), seorang tokoh Kecamatan Lebak Gedong Kabupaten Lebak mengatakan bahwa jembatan yang putus karena kemiringannya mencapai 65 derajat, sehingga kerapkali terjadi longsoran tanah jika hujan deras.

"Jika hujan deras dengan intensitas tinggi maka warga melakukan imbauan kepada pengemudi kendaraan agar tidak menjadi korban kecelakaan," katanya.

Berdasarkan pantauan, sejumlah kendaraan yang hendak menuju Citorek-Warung Banten perbatasan Sukabumi terpaksa melintasi jalan Kecamatan Cipanas - Muncang-Sobang dengan jarak tempuh cukup jauh akibat jembatan terputus.

"Kami lebih memilih jalur alternatif dengan jarak tempuh cukup jauh karena tidak ada lagi akses lalu lintas," kata Ujang, seorang sopir angkutan yang hendak menuju Citorek Kabupaten Lebak. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa magnitudo 5,3 guncang Blitar
Minggu, 05 Juli 2020 - 06:10 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,3 mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim) terjadi pukul 02.09 WIB,...
Polres Langkat bantu korban bencana angin puting beliung
Sabtu, 04 Juli 2020 - 19:52 WIB
Kepala Kepolisian Resor Langkat, Sumatera Utara, AKBP Edi Suranta Sinulingga memberikan bantuan kepa...
TNI dirikan dapur umum bantu korban banjir Gorontalo
Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:28 WIB
Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendirikan dapur umum untuk menyiapkan makanan bagi korban banjir d...
Kementerian PUPR salurkan air bersih untuk korban banjir Gorontalo
Sabtu, 04 Juli 2020 - 17:40 WIB
Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Gorontalo Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ...
Ribuan korban banjir padati 12 pengungsian di Kota Gorontalo
Sabtu, 04 Juli 2020 - 06:50 WIB
Berdasarkan data Taruna Siaga Bencana (Tagana) ada 4.141 korban banjir memadati 12 lokasi pengungsia...
Banjir bandang terjang sejumlah wilayah di Kota Gorontalo
Jumat, 03 Juli 2020 - 12:27 WIB
Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kota Gorontalo, Jumat (3/7), setelah hujan deras yang men...
 Universitas Pancasila dapat penghargaan Kampus Antinarkoba dari BNN
Selasa, 30 Juni 2020 - 19:46 WIB
Universitas Pancasila (UP) Jakarta berhasil memperoleh penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BN...
Pemkab Gunung Kidul tetapkan status tanggap darurat kekeringan
Senin, 29 Juni 2020 - 08:24 WIB
Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menetapkan status tanggap darurat ben...
Akhir Juni, bencana hidrometeorologi masih terjadi di sejumlah wilayah
Senin, 29 Juni 2020 - 07:59 WIB
Bencana hidrometeorologi masih terjadi jelang akhir Juni 2020. Pusat Pengendali Operasi Badan Nasion...
Gempa M 6,4 guncang Tiongkok
Jumat, 26 Juni 2020 - 07:45 WIB
Gempa bermagnitudo 6,4 mengguncang 279 kilometer tenggara Hotan di Tiongkok, pada Jumat (26/6). 
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV