Polres Klaten tangkap lima tersangka penipuan modus sales regulator kompor gas
Elshinta
Kamis, 14 Mei 2020 - 18:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Polres Klaten tangkap lima tersangka penipuan modus sales regulator kompor gas
Sumber foto: Wiwik Endarwati/elshinta.com.

Elshinta.com - Jajaran Reserse Kriminal, Polres Klaten, Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok sales regulator kompor gas. Lima orang tersangka dan sejumlah barang bukti berhasil diamankan.

Informasi yang dihimpun Kontributor Elshinta, Wiwik Endarwati, para pelaku ditangkap jajaran Satreskrim Polres Klaten di wilayah Salatiga, Jawa Tengah. Dari lima pelaku yang ditangkap, tiga diantaranya digiring ke Mapolsek Prambanan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Para tersangka adalah Alexander (25), Waradianto Joyo Negoro (22), Feri Irawan (19), Sahril (23) dan Trisna (21). Kelimanya merupakan warga Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayu, Kabupaten Banyu Asin, Sumatera Selatan dan kelimanya tinggal di Solo.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 lembar kwitansi tanda terima sebuah gelang emas.

Kassubag Humas Polres Klaten, Iptu Nachrowi mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan yang dilakukan oleh korban Suhartono warga Dusun Saren Rt 14 Rw 07 Desa Brajan, Kecamatan Prambanan, Klaten.

"Modus yang dilakukan pelaku yakni membujuk dan merayu korban dengan iming-iming mendapatkan hadiah dari undian kompor gas. Kemudian korban diminta membayar sejumlah uang atau menitipkan jaminan barang, guna membayar pajak undian tersebut,"  bebernya, Kamis (14/5).

Nachrowi menambahkan adapun kronologis kejadiannya,tersangka Wardianto bersama empat pelaku lainnya mendatangi rumah korban untuk mengecek regulator dan selang kompor gas yang sudah dibeli korban tahun 2019. Di rumah korban, Wardianto bersama Feri mengecek keadaan regulator dan selang kompor gas. Setelah selesai keduanya bergabung lagi dengan pelaku yang lain di ruang tamu rumah korban.

"Ya di ruang tamu itu, pelaku yang bernama Sahril mengatakan kepada korban jika ia mendapatkan undian hadiah kompor mewah senilai Rp19 juta. Namun dalam pengambilan hadiah harus menyerahkan sejumlah uang pajak terlebih dahulu," terangnya.

Pada akhirnya, Sahril berhasil meyakinkan korban, hingga mau menyerahkan gelang emas seberat 9 gram kepada tersangka.Gelang tersebut kemudian dijual dan uangnya dibagi bersama. Sebagian uang tersebut untuk membayar rental mobil dan makan. Sementara itu pelaku yang menjanjikan paling lama 5 hari kompor akan dikirim via paket,akan tetapi sampai beberapa hari barang tak kunjung dikirim.

"Para tersangka kita jerat dengan pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Bea Cukai Kudus kembali gagalkan distribusi 533 batang rokok ilegal
Rabu, 15 Juli 2020 - 21:27 WIB
Disusul kemudian berhasil mengagalkan pengiriman rokok ilegal sebanyak 533 ribu batang. Penindakan k...
 Dengan iming-iming uang `Predator` anak ini lakukan aksinya
Rabu, 15 Juli 2020 - 21:11 WIB
Polres Subang, Jawa Barat berhasil mengungkap pelaku kejahatan seksual anak di bawah umur yang berin...
TNI AL Bandara Juanda gagalkan penyelundupan benur lobster ilegal
Rabu, 15 Juli 2020 - 19:57 WIB
Tim Gabungan Satgaspam TNI AL Bandara Juanda bersama Tim Avsec Angkasa Pura I Juanda Surabaya di Sid...
 Bea Cukai Kudus gagalkan pengiriman rokok ilegal senilai Rp3 milyar
Selasa, 14 Juli 2020 - 20:36 WIB
Bea Cukai Kudus kembali tunjukkan prestasi gemilang. Tim Pengawasan Bea Cukai Kudus melakukan penega...
Kronologis meninggalnya predator 305 anak asal Prancis 
Selasa, 14 Juli 2020 - 06:40 WIB
Pelaku warga negara Prancis yang menyetubuhi 305 anak baru gede (ABG) meninggal di Rumah Sakit Polri...
Baru keluar penjara, 2 residivis ini kembali masuk bui setelah lakukan penganiayaan  
Senin, 13 Juli 2020 - 21:11 WIB
Kedua tersangka ini melakukan penganiayaan terhadap 2 anak dibawah umur yakni korban berinisial DH (...
Polisi tembak mati 2 pelaku pembobol rumah mewah di Surabaya
Senin, 13 Juli 2020 - 20:25 WIB
Dua dari lima komplotan perampokan ditembak mati oleh petugas kepolisian Polrestabes Surabaya, Mingg...
Melawan saat ditangkap, Densus 88 tembak terduga teroris Sukoharjo
Minggu, 12 Juli 2020 - 16:29 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan terduga teroris MJI alias IA (22) d...
PWI Kaltara kutuk tindakan pembunuhan editor Metro TV
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:39 WIB
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Utara mengutuk pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo...
Polisi pastikan editor Metro TV tewas dibunuh
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:16 WIB
Polisi memastikan editor Metro TV Yodi Prabowo tewas dibunuh berdasarkan petunjuk kejadian berupa lu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV