Mata pencaharian hilang atau gaji dipotong? Lakukan ini saat pandemi
Elshinta
Jumat, 15 Mei 2020 - 22:40 WIB |
Mata pencaharian hilang atau gaji dipotong? Lakukan ini saat pandemi
Ilustrasi merencanakan keuangan (Shutterstock) - https://bit.ly/2zFSkhK

Elshinta.com - Dampak COVID-19, terjadi pemotongan gaji hingga hilangnya mata pencaharian yang dialami sebagian orang selama pandemi. Lalu bagaimana cara menghadapinya agar dapat mengatur keuangan dan tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup?

"Kurangi semua pengeluaran," kata perencana keuangan Shinta Ratnamurti, pada Rabu (13/5) lalu, seperti dikutip dari Antara.

Tulislah semua pendapatan, aset, dan pengeluaran sehari-hari secara merinci. Kemudian, evaluasi mana yang bisa dikurangi atau dihilangkan sama sekali. Pendapatan yang menurun harus dibarengi dengan pengeluaran yang dikurangi dan gaya hidup yang lebih sederhana, kata Shinta. 

Tidak perlu membeli makanan lewat pesan antar yang relatif lebih mahal ketimbang masak sendiri. Anda bisa uninstall aplikasi belanja online bila termasuk orang yang mudah tergoda dengan iklan-iklan yang muncul di handphone. Jika punya dua pengasuh anak, kurangi pengeluaran dengan mempekerjakan satu orang.

Bila biaya sekolah anak memberatkan, cari jalan tengah dengan bernegosiasi dengan sekolah agar pembayaran bisa dicicil, misalnya, atau pindahkan anak ke sekolah yang biayanya lebih terjangkau.

Pastikan untuk mengomunikasikan perubahan ini dengan baik kepada anak secara baik agar buah hati bisa menerimanya secara positif.

"Untuk KPR, perlu restrukturisasi, begitu pun dengan kartu kredit," kata dia.

Simpanan logam mulia dan dana darurat bisa dipakai untuk membiayai kebutuhan hidup.

Pertimbangkan untuk menjual barang-barang yang bisa dikurangi. Bila punya dua buah televisi, Anda bisa menjual salah satu. Atau jika punya dua jenis kendaraan, salah satu bisa dijual untuk menambah biaya hidup.

"Selama pandemi enggak bisa kemana-mana, kalau memang butuh banget bisa lepas kendaraan," ujar Shinta.

Bila merasa berat karena menganggap biaya untuk naik taksi akan lebih mahal dibandingkan naik kendaraan sendiri, perlu diingat bahwa ketika pandemi mobilitas sangat terbatas sehingga moda transportasi tak banyak dipakai.

Bila terpaksa harus berutang, carilah sumber yang tidak menerapkan bunga, misalnya meminjam dari saudara atau orangtua.

"Tapi pinjamnya jangan lama-lama, setidaknya tiga bulan hingga bisa menurunkan pengeluaran," tuturnya. 

Yang tak kalah penting adalah mencari pemasukan lain untuk membiayai kebutuhan hidup. Anda dapat mencari bisnis kecil-kecilan yang bisa bertahan selama pandemi COVID-19 untuk membantu dapur tetap mengepul. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
YouTube uji coba fitur beli produk yang tampil dalam video
Minggu, 17 Januari 2021 - 13:00 WIB
YouTube dilaporkan sedang menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna membeli produk yang mereka l...
Zalora siapkan tim dan gudang jelang Harbolnas 12.12
Jumat, 11 Desember 2020 - 11:27 WIB
Platform niaga elektronik khusus fesyen, Zalora, menyiapka kapasitas gudang hingga menambah tim menj...
Berbelanja dan menonton aman di tengah pandemi COVID-19
Sabtu, 05 Desember 2020 - 16:00 WIB
Orang-orang bisa kembali berbelanja di mal untuk memenuhi kebutuhan mereka di masa pandemi COVID-19,...
Survei: 43 persen Gen X dan Boomers mulai belanja online saat pandemi
Selasa, 10 November 2020 - 17:10 WIB
Studi terbaru dari Facebook IQ tentang Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas menunjukkan bahwa...
Saran dokter untuk pencinta `high heels`
Kamis, 22 Oktober 2020 - 17:46 WIB
Pakar gizi medik dari FKUI-RSCM, Prof. Saptawati Bardosono menyarankan Anda menurunkan ketebalan sep...
Kemenko Perekonomian: Transaksi e-commerce 2020 meningkat
Senin, 19 Oktober 2020 - 15:26 WIB
Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan SDM Kemenko Perekonomian Mira Tayyib...
 Hal-hal yang harus diperhatikan saat akan membeli barang mahal
Kamis, 24 September 2020 - 09:49 WIB
 Belanja selalu menjadi aktivitas menyenangkan untuk sebagian besar orang. Membeli barang mahal bag...
Ini alasan mengapa window shopping memiliki banyak manfaat
Kamis, 17 September 2020 - 10:03 WIB
Bukan terkesan pelit atau hanya sekadar ingin coba-coba. Tujuan window shopping bukan ingin menghabi...
Ini alasan mengapa tidak perlu malu membeli barang bekas
Kamis, 10 September 2020 - 09:31 WIB
Salah satu cara untuk menekan pengeluaran adalah dengan membeli barang-barang bekas atau preloved. ...
 Bagaimana cara menghemat belanja make up?
Kamis, 03 September 2020 - 10:13 WIB
Tidak semua produk make up yang ada saat ini harus dimiliki semuanya, cukup membeli make up yang dib...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV