Jalankan protokol kesehatan, program 10 Rumah Aman KSP jadi inspirasi warga Madiun 
Elshinta
Senin, 18 Mei 2020 - 18:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Jalankan protokol kesehatan, program 10 Rumah Aman KSP jadi inspirasi warga Madiun 
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Program 10 Rumah Aman yang diinisiasi Kantor Staf Presiden terus berkembang. Di Madiun, Jawa Timur kepedulian sosial antar tetangga dan warga berjalan dengan baik.

Dimotori Tatok Raya, warga RT.42/RW.13, Kelurahan Taman, membagi sembako secara gratis. Sementara Rumah Makan Gratis (RMG) Madiun membagikan makanan matang kepada sesamanya. Aksi warga tersebut diharapkan mampu mengurangi tekanan sosial ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.
 
“Kami memang hanya membatasi untuk lingkungan warga sekitar saja. Bukan untuk warga di luar wilayah kami,” kata Tatok Raya. 

Hal ini dimaksudkan untuk menginspirasi warga lainnya melakukan hal yang sama. “Biar masing-masing wilayah tumbuh rasa saling peduli  juga,” lanjutnya.

Warga dipersilahkan untuk mengambil sembako sendiri sesuai kebutuhan. Selain beras, kebutuhan mie instan, telor, minyak goreng, dan gula disediakan oleh Tatok Raya di teras rumahnya setiap hari.
 
“Kami sengaja mengajarkan kejujuran. Dalam sehari ada 7 hingga 8 orang yang datang,” ujar Tatok lebih lanjut.
 
Selain aktivitas sosial, RT.42/RW.13 Taman juga menjalankan protokol kesehatan. Memiliki 20 rumah, wilayah ini menjalankan protokol kesehatan selama 3 pekan. Aktivitasnya dimulai dari pengukuran suhu tubuh dengan angka rata-rata di bawah 37 derajat celcius. Pengukuran suhu tubuh dilakukan tiap 2 hari sekali. Selain itu, ada juga penyemprotan disinfektan yang dilakukan 2 kali seminggu.
 
“Kami tetap memiliki komitmen untuk membuat lingkungan sekitar tetap zona hijau Covid-19. Semua anjuran dalam protokol kesehatan dijalankan oleh warga. Semuanya sudah mengerti posisi dan tugas masing-masing,” ujar Tatok.
 
Selain Taman, aktivitas sosial dijalankan RMG Madiun di Jalan Mundu No. 4, Kota Madiun, Jawa Timur. Pada hari normal, tempat ini hanya beroperasi pada Senin dan Kamis. Pengunjungnya selalu ramai. Backgroundnya beragam, seperti tukang becak, ojek online, pelajar, mahasiswa, juga karyawan pabrik. Menunya sangat bervariasi. Ada nasi, sayur, ayam, tempe goreng, dan kerupuk.
 
“Pembagian makanan gratis sebenarnya menjadi program reguler RMG Madiun. Dengan adanya Covid-19 ini, fungsi RMG Madiun semakin dioptimalkan. Sebab, ada banyak saudara kami yang ekonominya terdampak Covid-19. Kami siapkan banyak nasi plus lauk pauk setiap harinya. Jadi, silahkan mampir,” ungkap Koordinator Lapangan RMG Madiun Ardiyan Agung Nugroho.
 
Mensikapi pandemi Covid-19 sekaligus bulan Ramadan, RMG Madiun mengatur ulang operasionalnya. Hari operasional RMG Madiun digeser menjadi Senin-Rabu-Kamis. Pada hari tersebut, masyarakat bisa datang langsung ke Jalan Mundu. Selain tata waktunya, menu makanan yang disajikan juga mengalami penyesusian. Dikemas menjadi nasi bungkus, lauk pauk yang ditawarkannya serba kering.
 
“Pandemi Covid-19 dan momentum puasa membuat kami banyak melakukan penyesuaian. Makanan kami bungkus agar bisa dibawa pulang. Karena dibungkus, kami tidak bisa memakai lauk berkuah atau basah. Padahal kalau hari normal, kami sajikan juga Rawon, Soto, hingga Kari. Kami sempat berpikir untuk memberi sembako, tapi kasihan kalau ada pendatang dari luar kota,” jelas Ardiyan.
 
Untuk memenuhi kebutuhan Ramadan, RMG Madiun membagikan paket nasi sebanyak 300 hingga 350 bungkus per hari. Makanan tersebut biasanya digunakan sebagai menu berbuka puasa oleh masyarakat di Kota Gadis. “Jumlah menu yang disiapkan sejauh ini cukup mengakomodir kebutuhan. Itu adalah hasil donasi dari rekan-rekan di Madiun dan patungan,” paparnya lagi.
 
Selain di Jalan Mundu, RMG Madiun juga turun ke jalan dan daerah membagikan nasi gratis. Aktivitas ini biasanya dilakukan pada Selasa dan Jumat. Operasional luasan wilayah yang dituju berada di Kota hingga Kabupaten Madiun. Ardiyan menambahkan, RMG Madiun selalu berkoordinasi dengan daerah sebelum melakukan kunjungan sosial kemanusiaan.
 
“Kami sebenarnya memiliki banyak program sosial kemanusiaan. Selain menetap di Mundu, kami juga turun ke lapangan. Membagikan paket nasi bungkus. Untuk wilayahnya kami gilir. Jadi, sebelum turun ke jalan, kami koordinasi dengan teman-teman di wilayahnya masing-masing,” tegas Ardiyan.
 
Selain aksi sosial, RMG Madiun juga menjalankan protokol kesehatan. Mereka melakukan pencatatan suhu tubuh khususnya pagi pengunjung di Jalan Mundu. Untuk pengkuran suhu tubuh, rata-ratanya berada direntang 36,5 hingga 36,8 derajat celcius. RMG Madiun sebelumnya sudah mendapat bantuan dari Yayasan 10 Rumah Aman. Komposisinya Thermo Gun, masker, hingga handscoon.
 
“Alhamdulillah program 10 Rumah Aman saat ini sudah ada di beberapa kota dan tersebar di seluruh nusantara. Masing-masing menyesuaikan dengan kapasitasnya masing-masing. Tanpa keterlibatan masyarakat, pemerintah akan kesulitan menghadapi pandemi seperti saat ini,” tutup Kepala Staf Presiden Moeldoko dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Senin (18/5). 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Duh! hutan alam Riau hanya tinggal 1.442.669 hektare
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 16:11 WIB
Berdasarkan analisis Jikalahari Riau melalui Citra Landsat 8-OLI dan Sentinel-2, sisa hutan alam di ...
Walhi ingatkan dampak buruk BBM oktan rendah
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 12:55 WIB
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengingatkan dampak buruk penggunaan bahan bakar minyak (B...
Pemerintah diminta tegas pada Freeport untuk selesaikan smelter 2023
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 11:57 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto mengatakan, pemerintah harus tegas meminta PT Freeport Indonesia...
Peringati Hari Sumpah Pemuda, sejumlah komunitas tanam pohon di cagar budaya Gedong Cai
Jumat, 30 Oktober 2020 - 14:48 WIB
Memperingati Hari Sumpah Pemuda, sejumlah komunitas beberesih dan menanam pohon di area bangunan cag...
Waspada dampak La Nina, Yana gaet warga bersihkah saluran di Kebon Jayanti
Jumat, 30 Oktober 2020 - 13:45 WIB
Wakil Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Yana Mulyana memimpin `Kerja Bakti Akbar` di Jalan Kebon Jayant...
BKSDA: Harimau terjerat di Gayo Lues masih dalam penyembuhan
Senin, 26 Oktober 2020 - 18:03 WIB
 Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyatakan harimau sumatera (panthera tigris sumatr...
Luas hutan dan lahan yang terbakar di Riau turun 99 persen lebih
Senin, 26 Oktober 2020 - 17:31 WIB
Luas area hutan dan lahan yang terbakar di wilayah Provinsi Riau tahun ini mencapai 1.587 hektare, t...
Bunga bangkai raksasa mekar di kebun warga Lubukbasung, Agam
Senin, 26 Oktober 2020 - 16:22 WIB
Bunga bangkai raksasa jenis Amorphophallus titanum mekar di kebun pinang milik warga Sungai Landai...
Bhabinkamtibmas Polsek Berangas lakukan sosialisasi karhutla
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 14:19 WIB
Bhabinkamtibmas Polsek Berangas, Polres Batola, Polda Kalsel Bripka Hasan Basri melakukan sosialisas...
Menhan: Hutan harus jadi sumber lapangan kerja
Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:12 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berharap sektor kehutanan di Indonesia mampu menjadi sumber tero...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV