Pilih calon duta besar, Jokowi kedepankan kualitas
Elshinta
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Pilih calon duta besar, Jokowi kedepankan kualitas
Anggota Dewan Kehormatan Hanura Gerry Hukubun (jas biru). Foto: Bayu Istiqlal/elshinta.com.

Elshinta.com - Anggota Dewan Kehormatan Partai Hanura Gerry Hukubun mengapresiasi nama-nama calon duta besar pilihan Presiden Jokowi yang sudah diserahkan ke DPR. Dia pun menegaskan, apa yang dilakukan eks Wali Kota Solo itu bukan sekadar bagi-bagi “kue”.

“Pak Jokowi sudah sangat bijak melihat potensi calon duta besar yang disodorkannya. Dan tidak selamanya semua calon duta besar yang diusulkan Pak Jokowi adalah pendukung beliau,” tegas GH, sapaan Gerry Hukubun.

Penyataan GH ini menanggapi kritikan politisi PKS Mardhani Alisera kepada Jokowi yang seakan-akan membagi-bagi “kue” kemenangan melalui pembagian pos duta besar.

Menurut GH, jika ada pemikiran seperti itu, berarti orang tersebut tidak paham peran duta besar di luar negeri. Padahal, dengan kemajuan teknologi saat ini, negara sangat membutuhkan para duta besar yang mempunyai kemampuan di bidang marketing komunikasi. Pasalnya, mereka akan menjadi duta investasi.

“Hanya karena pejabat karier, tidak menjamin orang tersebut mempunyai kemampuan manejerial dan marketing menjemput bola yang lebih baik dari orang-orang di luar pejabat karier,” kata GH yang aktif di sektor ekonomi dan diplomasi luar negeri ini.

Selain itu, lanjutnya, perlu diketahui bahwa jabatan duta besar bukan hanya jabatan karier tapi juga politik. Sehingga kalimat "tidak etis" yang dilontarkan, menurut GH, tidak pantas disampaikan.

Politisi muda Hanura ini lantas mencontohkan Tantowi Yahya yang sebelumnya adalah tim sukses Pabowo-Hatta pada Pilpres 2014. Tantowi cukup kritis sewaktu menjadi salah satu juru bicara pasangan Prabowo-Hatta. Namun, Jokowi memilih yang bersangkutan menjadi duta besar untuk Selandia Baru, Tonga dan Samoa karena potensi seorang Tantowi.

“Terbukti bahwa Pak Jokowi tidak membagi-bagi “kue” untuk pendukungannya melainkan ke orang-orang yang dianggap pantas dan layak,” jelasnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Istiqlal, Selasa (19/5).

Dan terbukti pula kinerja Tantowi Yahya sebagai duta besar sangat luar biasa. “Inilah kejelian Pak Jokowi dalam melihat potensi seseorang yang dijadikan duta besar,” ucap GH.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi nama-nama calon duta besar yang dipilih Jokowi.

"Menjadikan pos duta besar sebagai pos 'bagi-bagi kue kemenangan' pada relawan dan partai pendukung adalah tindakan yang tidak etis," ujar Mardani.

Anggota Komisi II DPR itu menegaskan, posisi duta besar lebih berhak diisi oleh pejabat karier daripada diisi dengan niat balas jasa.

Dalam kesempatan ini, GH juga bersyukur kader Hanura, Hildi Hamid, masuk dalam daftar calon duta besar yang disodorkan Jokowi ke DPR. Diketahui, Hildi Hamid merupakan Calon Dubes Indonesia untuk Azerbaijan. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
25 Juli 1946: Upaya Belanda melakukan tekanan politik dan militer di Indonesia
Minggu, 25 Juli 2021 - 06:00 WIB
Konferensi Malino adalah sebuah pertemuan yang dilaksanakan di Malino, Sulawesi Selatan. Konferensi...
Lantamal VIII terus lakukan Serbuan Vaksinasi bagi masyarakat pesisir
Sabtu, 24 Juli 2021 - 23:32 WIB
Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado terus melakukan Serbuan Vaksinasi bagi masy...
Golkar NTT minta maaf soal kadernya yang berjoget langgar prokes
Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:47 WIB
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Nusa Tenggara Timur meminta maaf atas aksi beberapa anggot...
Kekosongan jabatan jadi perhatian Penjabat Bupati Bekasi
Sabtu, 24 Juli 2021 - 13:23 WIB
Kekosongan sejumlah kursi jabatan eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi menjad...
KSP sayangkan rencana aksi demonstrasi pada saat pandemi
Sabtu, 24 Juli 2021 - 12:15 WIB
Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menyayangkan adanya rencana aksi demonstrasi menolak kebijakan pembe...
Ganjar Pranowo: Masyarakat Jawa Tengah berebut divaksin
Sabtu, 24 Juli 2021 - 11:09 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan, masyarakat Jawa Tengah memiliki antusias tinggi un...
24 Juli 1825: Berdirinya Kabupaten Wonosobo
Sabtu, 24 Juli 2021 - 06:00 WIB
 Pemerintah Kesultanan Yogyakarta mendirikan Kabupaten Wonosobo. Kabupaten Wonosobo didirikan pada ...
Presiden Jokowi `blusukan` cari obat COVID-19 di apotek Kota Bogor
Jumat, 23 Juli 2021 - 23:11 WIB
Presiden Joko Widodo `blusukan` mengecek ketersediaan obat COVID-19 dan vitamin di apotek Kota Bogor...
Polisi belum terima pemberitahuan adanya aksi 24 Juli di Bandung
Jumat, 23 Juli 2021 - 19:41 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan pihaknya belum menerima pemberitahua...
MPR: Indonesia konsisten perjuangkan kemerdekaan Palestina
Jumat, 23 Juli 2021 - 13:23 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa bangsa Indonesia secara konsisten mendukung perjuanga...
Live Streaming Radio Network