Arab Saudi putuskan lockdown saat Idul Fitri, begini kondisinya akibat COVID-19
Elshinta
Rabu, 20 Mei 2020 - 07:02 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Arab Saudi putuskan lockdown saat Idul Fitri, begini kondisinya akibat COVID-19
Suasana Masjidil Haram yang sepi di Mekah, Arab Saudi, Kamis (5/3/2020). (Ant/Reuters/Yasser Bakhsh/pras) - https://bit.ly/2W2qNk5

Elshinta.com - Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk memberlakukan lockdown di seluruh wilayah negaranya pada saat Hari Raya Idul Fitri 1441H/2020M, guna memutus rantai penyebaran COVID-19. Keputusan ini tertuang dalam Dekrit Raja yang dikeluarkan oleh Kantor Raja Arab Saudi. 

"Kantor Raja Arab Saudi telah mengeluarkan Dekrit Raja yang mengatakan bahwa pada 1 hingga 4 Syawal mendatang, seluruh kawasan Arab Saudi akan diberlakukan lockdown,” ungkap Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dalam sebuah wawancara dengan salah satu televisi nasional, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kementerian Agama RI, Selasa (19/5).  

“Sehingga, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tidak bisa dimasuki oleh masyarakat umum, termasuk untuk melakukan Salat Idul Fitri,” jelasnya. 

Menurut Agus, dengan pemberlakuan lockdown tersebut, Arab Saudi melarang warganya untuk beraktivitas di luar rumah. 

“24 jam orang tidak boleh keluar (rumah) dan melakukan aktivitas,” katanya

Dekrit Raja tersebut juga melarang adanya budaya saling mengunjungi atau silaturahmi antar penduduk di Arab Saudi selama Hari Raya Idul Fitri. 

“Itu keadaan di sini. Peraturan ini di sini diberikan oleh Raja, kemudian didistribusikan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi,” tandas Agus.

Sebagai gambaran, Agus juga mengungkapkan kondisi perkembangan kasus COVID-19 di Arab Saudi yang saat ini terus meningkat. 

“Terdapat rata-rata 2.500 lebih kasus baru COVID-19. Total kasus mencapai 57 ribu. Kurvanya terus naik,” sebut Agus. 

Hal ini, menurut Agus, membuat Pemerintah Arab Saudi menutup semua aktivitas di kota. 

“Bulan Ramadan kali ini semua kota ditutup. Tidak ada aktivitas termasuk di masjid,” kata Agus. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WHO: 30 persen sampel COVID-19 tunjukkan mutasi tapi tidak memperparah
Sabtu, 04 Juli 2020 - 21:28 WIB
Hampir 30 persen dari data rangkaian genom sampel virus COVID-19 yang dikumpulkan oleh Organisasi Ke...
Legislator: Pancasila sebagai Dasar Negara sudah final
Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:16 WIB
Pancasila sebagai Dasar Negara sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sudah ...
31 tentara Kolombia dipecat atas kejahatan seksual di bawah umur
Sabtu, 04 Juli 2020 - 13:51 WIB
Kolombia pada Jumat  (3/7) menyatakan memecat 31 anggota angkatan darat yang diduga terlibat dalam ...
Harga emas sedikit berubah, dibayangi percepatan kasus baru Corona
Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:12 WIB
Harga emas sedikit berubah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena kekhawatiran atas p...
Korban tewas longsoran tambang giok Myanmar jadi 162
Jumat, 03 Juli 2020 - 12:39 WIB
Korban meninggal dalam insiden tanah longsor di sebuah pertambangan batu giok di Myanmar sebelah uta...
Brazil tinjau WhatsApp Pay sebelum bisa beroperasi lagi
Jumat, 03 Juli 2020 - 11:41 WIB
Bank sentral Brazil meminta WhatsApp bisa membuktikan keamanan perlindungan data sebelum layanan pem...
Peneliti Tiongkok keluarkan peringatan dini pandemi flu babi
Rabu, 01 Juli 2020 - 21:11 WIB
Para peneliti di Tiongkok mengeluarkan peringatan dini atas kemungkinan terjadinya pandemi lain yang...
Tiongkok sebut langkah India blokir aplikasi Tiongkok langgar aturan WTO
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:13 WIB
Tiongkok menyebut langkah India untuk memblokir 59 aplikasi seluler asal Tiongkok dapat melanggar at...
Ledakan di sebuah klinik Teheran menelan belasan korban
Rabu, 01 Juli 2020 - 10:28 WIB
Sebanyak 19 orang tewas dan enam lainnya terluka akibat ledakan di sebuah klinik medis di utara ibu ...
Emas naik lagi, tembus 1.800 dolar AS per ounce
Rabu, 01 Juli 2020 - 09:34 WIB
Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi sejak Septe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV