Bagaimana wanita mengetahui ciri Miss V yang sehat?
Elshinta
Rabu, 20 Mei 2020 - 08:58 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Dewi Rusiana
 Bagaimana wanita mengetahui ciri Miss V yang sehat?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3bT8qCs

Elshinta.com - Walaupun pada dasarnya, Miss V merupakan organ yang bisa membersihkan dirinya sendiri, wanita tetap wajib melakukan perawatan agar kesehatan organ ini selalu terjaga. Sebab masalah kesehatan tubuh dan kehidupan seksual bisa berasal dari Miss V yang tidak terawat. 

Mengetahui tanda organ reproduksi yang sehat bisa dijadikan ukuran dan merencanakan cara perawatan yang perlu dilakukan selanjutnya. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut  tanda miss V yang sehat:

Tidak gatal 
Gatal yang muncul bisa menjadi salah satu tanda adanya gangguan pada area kewanitan. Sebab, Miss V yang sehat dan normal tidak akan memicu rasa gatal yang tidak wajar.

Ada beberapa gangguan kesehatan yang menyebabkan Miss V terasa gatal, seperti infeksi jamur, eksim, dermatitis kontak, psoriasis dan penyakit kelamin.

Keputihan normal
Keputihan alias keluarnya cairan dari miss V adalah hal yang wajar dan hampir pasti terjadi. Miss V yang sehat tidak akan mengeluarkan keputihan tidak normal, yaitu keputihan yang ditandai dengan bau tidak sedap, cairan yang keluar berwarna hijau dan kental, serta dibarengi dengan rasa sakit dan gatal. 

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2zVThD6

Aroma khas 
Setiap Miss V memiliki aroma yang khas. Artinya, aroma dari organ intim ini bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya.

Miss V yang sehat pada dasarnya akan mengeluarkan bau yang agak asam, seperti cuka dan bisa tercium dari jarak kira-kira 30 sentimeter. 

Tidak ada benjolan 
Selain rasa gatal, waspadai juga keberadaan benjolan pada area Miss V. Selain tanda iritasi, benjolan juga bisa menjadi gejala gangguan pada Miss V. Dalam keadaan normal, Miss V yang sehat tidak akan memiliki benjolan maupun luka iritasi. 

Tidak terasa sakit 
Miss V yang sehat tidak akan terasa sakit. Jika saat sedang buang air kecil terasa seperti terbakar dalam Miss-V, maka harus berhati-hati.

Rasa terbakar tersebut bisa terjadi karena adanya infeksi, jika hanya infeksi ringan, maka kamu cuma perlu membersihkannya selama beberapa hari.

Jika ada keluhan rasa sakit yang tak tertahankan, segera lakukan pemeriksaan kesehatan. Sebab, bisa jadi nyeri pada Miss V merupakan gejala awal dari penyakit tertentu, termasuk penyakit menular seksual. 

Tidak berbau busuk 
Aroma yang khas akan lebih tercium ketika wanita memasuki siklus menstruasi dan akan mengalami peningkatan setelah wanita berhubungan intim.

Segera lakukan pemeriksaan jika Miss V mengeluarkan bau yang tidak wajar atau mengeluarkan aroma yang menyengat seperti bau busuk, berbau amis, dan mengalami gejala lain seperti munculnya keputihan berwarna abu-abu dan rasa gatal selama beberapa hari. Kondisi ini bisa menjadi tanda gangguan kesehatan. 

Tingkat kelembaban
Miss V yang sehat dan normal bisa dinilai dari tingkat kelembapannya. Apabila terasa hangat dan lembap saat diraba, maka tergolong sehat.

Sedangkan jika dalam kondisi kering, umumnya terjadi pada wanita yang telah menopause. Perlu diketahui bahwa kelembapan ini bisa membuat sperma bertahan hidup lebih lama di dalam Miss V.

Cairan putih
Umumnya, cairan Miss V banyak diproduksi ketika seorang wanita menjalani siklus menstruasi, masa kehamilan dan menggunakan alat kontrasepsi. Perubahan warna dan aroma menjadi tanda adanya gangguan kesehatan. 

Tidak ada luka
Luka bisa terjadi karena beberapa hal, seperti benturan yang disebabkan ketika berhubungan intim sehingga menyebabkan kulit di area Miss V menjadi lecet.

Jika mengalami hal ini, sebaiknya mintalah saran dari dokter untuk penanganan yang tepat. Bekas luka itu bisa menjadi tempat masuk virus dan dan bakteri yang menyebabkan infeksi.  

Tidak ada kelainan
Tidak mempunyai tanda kelainan seperti perdarahan, hingga tidak ada nyeri. Pendarahan yang dimaksud adalah ketika tidak sedang menstruasi tetapi mengeluarkan darah. Misalnya akibat berhubungan seksual dan ketika sedang dalam proses reproduksi. 

Sedangkan gejala-gejala seperti ruam, iritasi atau gatal bisa terjadi karena bakteri, atau juga bisa terjadi karena adanya penyakit seksual dan infeksi. 

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2zNJ4s9

Oleh karena itu, wanita disarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan pada area Miss V setiap membersihkannya. Agar bisa segera mengetahui jika ada kelainan atau perubahan yang terjadi di area ini. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ahli Kandungan: Terapi hormon pada menopause berisiko kanker rahim
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:55 WIB
Ahli kandungan dari Klinik Hayandra dr Anggara Mahardika SpOG mengatakan terapi hormon pada perempua...
Sosialisasi pembinaan KB program non fisik TMMD 109 Kodim 1711/BVD
Selasa, 06 Oktober 2020 - 19:48 WIB
Kepala Puskesmas Mindiptana, Hendrikus Kamben didampingi Kepala Kampung Kakuna Bapak Ishak Tenot d...
Apa penyebab kram perut pada wanita selain menstruasi?
Rabu, 30 September 2020 - 10:19 WIB
Tak semua rasa kram perut disebabkan oleh menstruasi. Penyebab kram perut yang terasa menyakitkan da...
Hati-hati, jangan sepelekan masalah menstruasi ini
Rabu, 23 September 2020 - 11:10 WIB
Perhatikan beberapa masalah yang juga sering terjadi saat menstruasi. Sebab, tanpa disadari, hal ini...
 Cara menjaga kesehatan rahim yang wanita harus tahu
Rabu, 16 September 2020 - 09:23 WIB
Dalam sistem reproduksi, rahim menjadi organ vital karena sebagai tempat berkembangnya janin. Rahim ...
 Fakta tentang kesuburan wanita yang perlu diketahui
Rabu, 09 September 2020 - 10:06 WIB
Mendapatkan anak berhubungan dengan kesuburan atau fertilitas seseorang. Ada banyak faktor yang mela...
 Kesalahan saat memakai pembalut yang tidak disadari wanita
Rabu, 02 September 2020 - 11:19 WIB
Normalnya, wanita mengalami periode menstruasi sebanyak 480 kali sepanjang hidupnya. Rata-rata kaum ...
Jaga `mood` selama hamil dengan rajin olahraga
Rabu, 26 Agustus 2020 - 21:37 WIB
Berolahraga ringan untuk para wanita hamil tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan kebugaran tetapi ...
Wanita harus tahu, cara merawat Miss V sesuai perubahan usia
Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:13 WIB
Organ intim akan berubah seiring bertambahnya usia. Lambat laun, bentuk Miss V tidak sama seperti be...
 Kenali apa itu kutu kemaluan, penyebab dan cara mengobatinya
Rabu, 19 Agustus 2020 - 10:35 WIB
Kutu kelamin ini memang sering disebut bisa menjadi penyebab ketidaknyamanan pada area organ intim. ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV