Twitter uji coba batasi tweet balasan
Elshinta
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:29 WIB |
Twitter uji coba batasi tweet balasan
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/36iyPYZ

Elshinta.com - Twitter sedang menguji cara untuk memungkinkan pengguna membatasi jumlah orang yang dapat membatas tweet.

"Cara baru untuk berkomunikasi dengan orang yang Anda inginkan. Kami mulai dengan % kecil secara global," cuit @Twitter mengumumkan uji coba tersebut, Rabu (20/5).

Jika Anda bagian dari pengujian tersebut, dikutip Antara dari The Verge, saat menulis tweet, Anda dapat memilih apakah Anda akan mengizinkan balasan dari semua orang, orang yang Anda ikuti, atau hanya orang yang Anda sebutkan.

Sebelumnya, pada Januari lalu, Twitter telah menjanjikan bahwa fitur ini akan hadir ke platform-nya pada tahun ini. Cara kerja fitur ini, jika Anda membatasi balasan pada tweet, semua orang yang dapat melihat tweet Anda masih dapat melihat dan menyukai tweet itu, serta me-retweet-nya. Namun, mereka tidak akan dapat membalas tweet jika Anda mengecualikan mereka.

Twitter juga akan memberi label tweet yang memiliki pengaturan balasan terbatas, dengan tulisan "Hanya orang yang disebutkan yang dapat membalas." 

Twitter mengatakan "hanya sekelompok orang terbatas secara global" di Android, iOS dan aplikasi web, yang menjadi bagian dari tes tweet balasan ini.

Membatasi siapa yang dapat membalas tweet dapat membantu mencegah penyalahgunaan dan pelecehan di platform Twitter. Dengan mengatur balasan ke sekelompok orang secara terbatas, secara teori, pengguna bisa melakukan percakapan yang lebih bijaksana dan terfokus dengan orang-orang pilihan tanpa risiko adanya troll atau "pembuat onar" di internet yang masuk dalam percakapan.

Twitter telah menerapkan sejumlah fitur baru dalam beberapa bulan terakhir dalam upaya meningkatkan percakapan di platform, termasuk memungkinkan pengguna untuk balasan dan menguji antarmuka baru untuk utas. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waspadai aplikasi pra-instal dalam ponsel
Minggu, 12 Juli 2020 - 13:40 WIB
Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkapkan berdasarkan hasil riset 14,8 persen pengguna peran...
Instagram blokir konten `terapi konversi` LGBT
Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:09 WIB
Instagram akan memblokir konten yang mempromosikan apa yang disebut `terapi konversi,` praktik yang ...
TikTok sediakan program untuk bantu UMKM
Jumat, 10 Juli 2020 - 15:10 WIB
Platform video singkat TikTok berkomitmen membantu keberlangsungan bisnis usaha mikro, kecil dan men...
Facebook dinilai belum berkomitmen tindak tegas ujaran kebencian
Rabu, 08 Juli 2020 - 13:34 WIB
Kelompok yang memboikot iklan di Facebook berpendapat jejaring media sosial tersebut belum berkomitm...
Facebook perkenalkan mode gelap untuk aplikasi seluler
Senin, 29 Juni 2020 - 09:20 WIB
Setelah meluncurkan mode gelap untuk antarmuka desktop pada awal Mei, Facebook dilaporkan sedang men...
Google kembangkan fitur deteksi telepon spam
Minggu, 28 Juni 2020 - 18:39 WIB
Google sedang menguji coba fitur bernama `Verified Call`, panggilan terverifikasi di Brazil.
Zuckerberg kehilangan 7 miliar dolar akibat boikot Facebook
Minggu, 28 Juni 2020 - 13:50 WIB
Kekayaan Mark Zuckerberg diperkirakan merosot karena banyak perusahaan mengikuti gerakan boikot pasa...
Facebook peringatkan pengguna sebelum unggah tautan berita lama
Minggu, 28 Juni 2020 - 11:26 WIB
Facebook menghadirkan fitur baru yang akan memperingatkan pengguna saat akan membagikan artikel yang...
Data pengguna akun Twitter bisnis sempat bocor
Kamis, 25 Juni 2020 - 13:06 WIB
Data sejumlah pengguna akun bisnis di Twitter sempat terekspos, platform mikrobolog itu membenarkan ...
Google akan hapus riwayat lokasi pengguna setelah 18 bulan
Kamis, 25 Juni 2020 - 11:48 WIB
Google mengatakan akan secara otomatis menghapus beberapa riwayat lokasi setelah 18 bulan untuk peng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV