Relawan Indonesia Bersatu beri sembako mahasiswa perantau di Jakarta
Elshinta
Jumat, 22 Mei 2020 - 19:11 WIB |
Relawan Indonesia Bersatu beri sembako mahasiswa perantau di Jakarta
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 memberikan bantuan sembako kepada warga dan mahasiswa perantauan yang kurang mampu di RT 8, RW 12, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta, Jumat (22/5).

Ketua Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 Sandiaga Uno mengatakan mayoritas mereka tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk DKI Jakarta, sehingga belum mendapat bantuan pemerintah, namun mereka juga tidak bisa pulang kampung karena ada pandemi COVID-19.

"Penghasilan mereka menurun drastis dan juga harga-harga bahan pokok, kebutuhan sehari-hari membebani mereka. Jadi, bantuan sembako itu mudah-mudahan bisa meringankan beban mereka," ujar Sandiaga dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat (22/5)

Sandiaga menambahkan bahwa relawan juga bergerak untuk membantu warga yang rata-rata penghasilannya menurun karena ada pandemi Virus Corona, khususnya di kawasan zona merah COVID-19.

Dalam kegiatan itu, Sandiaga didampingi Hajnil perwakilan dari Pengusaha dan Tenaga Ahli (Entrepreneur & Professional/ EP) For Jokowi serta Presidium Gerakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jakarta Novan Ermawan.

Total sebanyak 651 paket sembako diberikan kepada warga yang mayoritas bekerja sebagai kuli panggul, buruh lepas, dan tukang cuci gosok harian yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta itu.

Sandiaga yang hadir langsung di lokasi penyerahan bantuan juga bertemu dengan mahasiswa dari Papua, Ambon, Bengkulu hingga Padang.

Saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada mahasiswa, Sandiaga juga berpesan agar para perantau tersebut tetap tabah dan bisa menahan diri untuk tidak mudik.

"Jangan mudik dulu ya, semoga ini bisa meringankan," kata Sandiaga mengutip Antara. 

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, pihaknya sengaja memberikan bantuan karena masih ada sejumlah warga yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah.

"Kadang-kadang pemerintah sudah mengirimkan bantuan sosial tapi ada yang terlewat. Untuk itu, melalui data yang diperbarui, kami terus koordinasi supaya tidak ada yang terlewati," ujar Sandiaga.

Harapannya, dengan adanya bantuan itu, beban para warga yang kurang mampu ini menjadi lebih ringan dan ke depan penghasilan bisa kembali, serta harga-harga kebutuhan pokok bisa stabil dan terjangkau.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Didampingi KSAD Jenderal Andika, Menhan beri pembekalan pada pendidik SMA Taruna Nusantara
Minggu, 12 Juli 2020 - 18:42 WIB
Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pembekalan kepemimpinan kepada p...
Merdeka Belajar disebut tepat untuk perkecil kesenjangan pendidikan
Minggu, 12 Juli 2020 - 17:44 WIB
Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Andre Rahardian mengatakan inisiasi Merdeka Bel...
13 Juli madrasah mulai belajar, daring atau tatap muka ikuti kebijakan pemda
Minggu, 12 Juli 2020 - 12:29 WIB
Tahun ajaran 2020/2021, akan dimulai pada 13 Juli 2020. Pembelajaran di madrasah dilakukan sesuai ko...
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lumajang pacu rumah baca desa
Minggu, 12 Juli 2020 - 11:52 WIB
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang terus membina dan mengembangkan perpustakaan des...
Kadisdikbud Kalsel: Kami justru berpihiak untuk calon siswa tidak mampu
Sabtu, 11 Juli 2020 - 09:10 WIB
Tudingan Kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada tahun ini dinilai tidak berpihak pada c...
Panglima TNI: Para santri harus selalu menjaga protokol kesehatan
Jumat, 10 Juli 2020 - 20:36 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis melaksanakan kunjung...
Demo minta keringanan UKT, mahasiswa UNAS kena sanksi peringatan hingga diberhentikan
Jumat, 10 Juli 2020 - 16:25 WIB
Aksi unjuk rasa meminta keringanan biaya kuliah di masa pandemi COVID-19 dan transparansi keuangan k...
13 Juli masuk sekolah, Disdik Salatiga tunggu persetujuan gugus tugas
Jumat, 10 Juli 2020 - 13:00 WIB
Sekolah di Salatiga, Jawa Tengah, telah menyiapkan beberapa kesiapan terkait pembelajaran tatap muka...
Pentingnya komunikasi antara sekolah dan orang tua murid di tengah COVID-19
Jumat, 10 Juli 2020 - 11:19 WIB
Aspek komunikasi harus dibangun dengan baik di tengah pembelajaran sekolah selama pandemi COVID-19 b...
Mendikbud Nadiem katakan sekolah jangan maksa muridnya belajar di sekolah  
Rabu, 08 Juli 2020 - 21:26 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim mengingatkan sekolah yang akan kembali melaksana...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV