Jelang Idul Fitri, warga Rancaputat, Majalengka terima bantuan 
Elshinta
Jumat, 22 Mei 2020 - 20:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Jelang Idul Fitri, warga Rancaputat, Majalengka terima bantuan 
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Masyarakat muslim Rancaputat, Sumber Jaya, Majalengka, Jawa Barat, fokus menatap Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Di tengah pandemi Covid-19, mereka ini mendapatkan aliran bantuan beras dari Pemerintah Desa (Pemdes) Rancaputat. Jumlah total donasi mencapai 2.500 Kg. Bantuan serupa lainnya pun dijanjikan akan segera dialirkan kembali.

“Pemberian bantuan sembako bagi masyarakat terus berlangsung. Kami juga memiliki program bantuan pangan sehat bagi warga. Saat ini yang dialirkan berupa beras. Kami harap kebutuhan paling dasar dari masyarakat sementara aman. Apalagi, sebentar lagi sudah Hari Raya Idul Fitri,” ungkap Kepala Desa Rancaputat Eli Herawati.

Dari total berat 2.500 Kg, bantuan beras tersebut terbagi dalam 500 paket. Masing-masing paket beras memiliki berat sekitar 5 Kg. Eli menambahkan, pemberian bantuan dilakukan secara bertahap. Artinya, bagi warga yang belum mendapatkan bantuan beras akan diberikan pada agenda berikutnya. Dengan begitu, ada pemerataan kesejahteraan keluarga.

“Dengan berbagai pertimbangan yang ada, beras dibagi menjadi 500 paket. Distribusinya dilakukan secara bertahap. Nanti masyarakat akan mendapatkan kuota seluruhnya. Dan, jatah sementara 5 Kg bagi masyarakat cukup bagus. Mereka sekarang memiliki stok makanan untuk beberapa hari. Jadi, tidak perlu cemas meski ekonomi keluarga lumpuh akibat Covid-19,” lanjut Eli.

Distribusi donasi beras tersebut turut dibantu Karang Taruna Karta Putra Sadam Jaya. Sebelum beras, warga Rancaputat menerima pembagian masker. Jumlahnya mencapai 2.000 pcs masker. Masker jadi piranti penting pencegah sebaran Covid-19. Mengacu hasil penelitian, masker kain memiliki efektivitas menangkal infeksi Covid-19 hingga 70%. Daya tahannya 4 jam.

Menjadi alat pelindung diri, marker yang dibagikan jadi produk home industri Rancaputat. Keunggulan potensi konveksi di sana kemudian didorong dengan produksi masker. Begeraknya home industri ikut memicu lingkungan di sekitarnya. Sebab, beberapa masyarakat mendapatkan kembali pekerjaan hingga ada jaminan kesejahteraan bagi keluarganya.

“Berbagai upaya dilakukan untuk terus menghidupkan perekonomian desa dan masyarakat. Semuanya memang bahu membahu di sini agar bisa bertahan dari tekanan Covid-19. Kami percaya, masyarakat di sini bisa melewati semuanya dengan baik. Bagaimanapun, kami menjalankan protokol kesehatan secara mutlak. Aktivitas social distancing juga berjalan bagus,” kata Eli lagi.

Selain perekonomian, masyarakat Desa Rancaputat juga fokus terhadap kesehatan lingkungan. Protokol kesehatan seperti pengukuran suhu tubuh dijalankan secara rutin. Hasilnya, suhu tubuh rata-rata warga di sana tetap hijau Covid-19. Ada juga aktivitas penyemprotan disinfektan. Sasarannya adalah rumah warga, posyandu, tempat ibadah, hingga beberapa spot di ruas jalan.

“Donasi sembako tentu sangatlah membantu warga. Apapun bentuknya itu. Sebab, lingkungan sangat membutuhkannya. Tekanan sosial menjadi berkurang karena adanya kepedulian terhadap sesama. Aksi ini bisa dilanjutkan dengan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan utama warga,” tutup Kepala Staf Presiden Moeldoko dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rupiah kembali ditutup melemah 0,25% ke Rp14.625 per dolar AS hari ini
Kamis, 16 Juli 2020 - 18:25 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot berakhir di zona merah. Kamis (16/7), rupiah spot ditutup melemah k...
IHSG menguat 0,44% ke 5.098 pada akhir perdagangan hari ini 
Kamis, 16 Juli 2020 - 17:59 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di tengah penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia ...
Bank Dunia sebut ekonomi Indonesia mulai pulih pada Agustus 2020
Kamis, 16 Juli 2020 - 13:45 WIB
Country Director Bank Dunia Indonesia Satu Kahkonen menyebutkan ekonomi Indonesia akan mulai terbuka...
Rupiah menguat jelang pengumuman hasil rapat Bank Indonesia
Kamis, 16 Juli 2020 - 10:49 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (16/7) pagi, bergerak ...
IHSG diprediksi rawan melemah seiring resesi ekonomi Singapura
Kamis, 16 Juli 2020 - 10:38 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (16/7), diprediksi rawan me...
KKP salurkan 600.000 benih udang windu ke pembudidaya di Tarakan
Kamis, 16 Juli 2020 - 09:51 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan sebanyak 600.000 ekor benih udang windu asal Ba...
16 Juli 1896, Rel lokomotif uap Kali Serayu dari Maos ke Purwokerto resmi beroperasi
Kamis, 16 Juli 2020 - 08:11 WIB
Agar mobilitas pengangkutan penumpang dan hasil bumi dari Maos ke Banjarnegara (dan selanjutnya Wono...
Kejar pemulihan, Presiden minta ungkit kegiatan ekonomi kuartal III
Kamis, 16 Juli 2020 - 07:45 WIB
Presiden Joko Widodo mengingatkan para gubernur untuk mengungkit kegiatan perekonomian di kuartal II...
Dirut BPJS jelaskan solusi peserta JKN tak lagi terdaftar PBI
Kamis, 16 Juli 2020 - 07:11 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menjelaskan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indo...
Erick Thohir minta DPR berikan kesempatan pada Krakatau Steel
Kamis, 16 Juli 2020 - 06:58 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir meminta kepada para anggota Komisi VI DPR RI untuk memberikan kesempatan k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV