WhatsApp tutup celah pesan tak terenkripsi di iOS dan Android
Elshinta
Minggu, 24 Mei 2020 - 16:16 WIB |
WhatsApp tutup celah pesan tak terenkripsi di iOS dan Android
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/36ompyU

Elshinta.com - Pengguna iPhone yang mengandalkan enkripsi ujung ke ujung WhatsApp mungkin tidak menyadari bahwa ada celah yang memungkinkan peretas untuk membaca pesan mereka, namun kini WhatsApp akan menutup celah keamanan tersebut.

Menurut halaman FAQ WhatsApp, dikutip Antara dari Phone Arena, Minggu (24/5), pesan WhatsApp yang dicadangkan di iCloud tidak dilindungi oleh enkripsi ujung ke ujung aplikasi tersebut. Namun, pembaruan akan datang untuk menutup kerentanan ini.

Forbes melaporkan bahwa WhatsApp iOS versi beta menyertakan perubahan yang "memungkinkan enkripsi riwayat obrolan yang ada di iCloud, termasuk media" melalui pengaturan pada aplikasi WhatsApp.

Jika WhatsApp memutuskan untuk melanjutkan dan memasukkan fitur tersebut dalam pembaruan yang akan datang untuk aplikasi iOS, otoritas, peretas, dan bahkan Apple akan dihalangi untuk membaca pesan teks pengguna yang dienkripsi.

Pada dasarnya, pembaruan tersebut akan memperluas enkripsi ujung ke ujung yang tersedia dari WhatsApp ke pesan yang disimpan di iCloud. Selain iOS, WhatsApp kabarnya juga mengembangkan perlindungan yang sama untuk pencadangan obrolan di Android.

Sama seperti obrolan WhatsApp yang disimpan di iCloud, obrolan yang disimpan pengguna Android di Google Drive juga tidak terjangkau enkripsi ujung ke ujung. Fitur baru tersebut tersedia di WhatsApp beta untuk Android versi 2.20.73 dan dinamai "Protect Backup."

Perlu diingat bahwa meskipun enkripsi ujung ke ujung ada di dalam aplikasi, jika pengguna membuat cadangan obrolan di iCloud atau Drive, pengguna membuatnya rentan untuk dibaca. Meski tidak ada bukti bahwa celah tersebut telah dieksploitasi, pengguna WhatsApp sebaiknya memperhatikan hal ini.

Sebelumnya, WhatsApp juga dikabarkan menguji coba fitur baru dengan penambahan dukungan kode QR untuk iOS. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat kode QR pribadi untuk membantu orang lain menemukan mereka. Dukungan kode QR juga akan segera tersedia untuk pengguna WhatsApp beta untuk Android. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waspadai aplikasi pra-instal dalam ponsel
Minggu, 12 Juli 2020 - 13:40 WIB
Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkapkan berdasarkan hasil riset 14,8 persen pengguna peran...
Instagram blokir konten `terapi konversi` LGBT
Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:09 WIB
Instagram akan memblokir konten yang mempromosikan apa yang disebut `terapi konversi,` praktik yang ...
TikTok sediakan program untuk bantu UMKM
Jumat, 10 Juli 2020 - 15:10 WIB
Platform video singkat TikTok berkomitmen membantu keberlangsungan bisnis usaha mikro, kecil dan men...
Facebook dinilai belum berkomitmen tindak tegas ujaran kebencian
Rabu, 08 Juli 2020 - 13:34 WIB
Kelompok yang memboikot iklan di Facebook berpendapat jejaring media sosial tersebut belum berkomitm...
Facebook perkenalkan mode gelap untuk aplikasi seluler
Senin, 29 Juni 2020 - 09:20 WIB
Setelah meluncurkan mode gelap untuk antarmuka desktop pada awal Mei, Facebook dilaporkan sedang men...
Google kembangkan fitur deteksi telepon spam
Minggu, 28 Juni 2020 - 18:39 WIB
Google sedang menguji coba fitur bernama `Verified Call`, panggilan terverifikasi di Brazil.
Zuckerberg kehilangan 7 miliar dolar akibat boikot Facebook
Minggu, 28 Juni 2020 - 13:50 WIB
Kekayaan Mark Zuckerberg diperkirakan merosot karena banyak perusahaan mengikuti gerakan boikot pasa...
Facebook peringatkan pengguna sebelum unggah tautan berita lama
Minggu, 28 Juni 2020 - 11:26 WIB
Facebook menghadirkan fitur baru yang akan memperingatkan pengguna saat akan membagikan artikel yang...
Data pengguna akun Twitter bisnis sempat bocor
Kamis, 25 Juni 2020 - 13:06 WIB
Data sejumlah pengguna akun bisnis di Twitter sempat terekspos, platform mikrobolog itu membenarkan ...
Google akan hapus riwayat lokasi pengguna setelah 18 bulan
Kamis, 25 Juni 2020 - 11:48 WIB
Google mengatakan akan secara otomatis menghapus beberapa riwayat lokasi setelah 18 bulan untuk peng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV