Warga terdampak banjir di Samarinda mulai mengungsi
Elshinta
Senin, 25 Mei 2020 - 12:50 WIB |
Warga terdampak banjir di Samarinda mulai mengungsi
Dengan menggunakan perahu karet Tim relawan membagikan makanan kepada para korban banjir di Samarinda. Foto: Antara

Elshinta.com - Para korban banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman, akibat ketinggian air makin naik dan sudah menggenangi rumah warga.

"Kemarin jalanan masih bisa dilalui kendaraan sepeda motor khususnya motor laki tetapi saat ini sudah tidak bisa karena air semakin tinggi, dan kami khawatir ketinggian air makin bertambah, karena cuaca juga terlihat mendung dan bakal turun hujan," kata Sobirin warga Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Senin (25/5).

Ia mengaku telah memindahkan sejumlah perabotan dan kendaraannya ke tempat yang lebih aman dari banjir.

"Untuk perabotan saya pindahkan ke lantai atas, tapi untuk kendaraan sudah saya pindahkan di ruko sekitar Jalan Dr Sutomo," ujarnya.

​​​​​​​Sementara itu, Nurhayati warga lainnya mengaku telah mengungsikan ibu dan anaknya ke tempat saudara yang tidak terdampak banjir.

"Semuanya keluarga sudah mengungsi, paling nanti suami saya yang tinggal di sini untuk mengawasi barang yang masih tersisa di rumah," katanya.

Dikutip Antara, akses jalan dari dr Sutomo, tepatnya di simpang empat Lembuswana sudah ditutup total, karena ketinggian air sudah mencapai 80 centimeter.

Kondisi yang sama juga terjadi di Perumahan Bengkuring, Kelurahan Samarinda Utara dan Perumahan Griya Mukti, Kelurahan Gunung Lingai dengan ketinggian air mencapai 80-90 centimer.

Warga yang tinggal di perumahan tersebut sudah mulai dievakuasi, khususnya yang sudah tua dan menderita sakit.

Kepala BPBD Samarinda Hendra mengatakan saat ini sudah ada delapan kelurahan yang terdampak banjir yakni Kelurahan Pampang, Kelurahan Lempake, Sempaja Timur, Tanah Merah, Sungai Siring, Sempaja Utara, Sempaja Selatan, dan Sempaja Barat.

"Total ada 74 RT, 1.671 rumah dan 4.076 jiwa yang terdampak banjir tahun ini," kata Hendra. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa magnitudo 5,3 guncang Blitar
Minggu, 05 Juli 2020 - 06:10 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,3 mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim) terjadi pukul 02.09 WIB,...
Polres Langkat bantu korban bencana angin puting beliung
Sabtu, 04 Juli 2020 - 19:52 WIB
Kepala Kepolisian Resor Langkat, Sumatera Utara, AKBP Edi Suranta Sinulingga memberikan bantuan kepa...
TNI dirikan dapur umum bantu korban banjir Gorontalo
Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:28 WIB
Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendirikan dapur umum untuk menyiapkan makanan bagi korban banjir d...
Kementerian PUPR salurkan air bersih untuk korban banjir Gorontalo
Sabtu, 04 Juli 2020 - 17:40 WIB
Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Gorontalo Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ...
Ribuan korban banjir padati 12 pengungsian di Kota Gorontalo
Sabtu, 04 Juli 2020 - 06:50 WIB
Berdasarkan data Taruna Siaga Bencana (Tagana) ada 4.141 korban banjir memadati 12 lokasi pengungsia...
Banjir bandang terjang sejumlah wilayah di Kota Gorontalo
Jumat, 03 Juli 2020 - 12:27 WIB
Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kota Gorontalo, Jumat (3/7), setelah hujan deras yang men...
 Universitas Pancasila dapat penghargaan Kampus Antinarkoba dari BNN
Selasa, 30 Juni 2020 - 19:46 WIB
Universitas Pancasila (UP) Jakarta berhasil memperoleh penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BN...
Pemkab Gunung Kidul tetapkan status tanggap darurat kekeringan
Senin, 29 Juni 2020 - 08:24 WIB
Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menetapkan status tanggap darurat ben...
Akhir Juni, bencana hidrometeorologi masih terjadi di sejumlah wilayah
Senin, 29 Juni 2020 - 07:59 WIB
Bencana hidrometeorologi masih terjadi jelang akhir Juni 2020. Pusat Pengendali Operasi Badan Nasion...
Gempa M 6,4 guncang Tiongkok
Jumat, 26 Juni 2020 - 07:45 WIB
Gempa bermagnitudo 6,4 mengguncang 279 kilometer tenggara Hotan di Tiongkok, pada Jumat (26/6). 
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV