Halau arus balik, Polda Jabar sekat arus lalu lintas ke Jakarta
Elshinta
Senin, 25 Mei 2020 - 17:27 WIB |
Halau arus balik, Polda Jabar sekat arus lalu lintas ke Jakarta
Polisi memeriksa kelengkapan pengendara mobil yang melintas pos PSBB. Foto: Antara

Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melakukan penyekatan arus lalu lintas yang mengarah ke Jakarta setelah perayaan Idul Fitri atau Lebaran tahun 2020 guna menghalau para pemudik untuk kembali.

Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan teknis penyekatan masih tetap sama seperti sebelum Lebaran saat menghalau arus mudik. Namun kini pemeriksaan dikonsentrasikan terhadap kendaraan yang mengarah ke barat atau Jakarta.

“Terdapat enam polres dengan delapan pos penyekatan dan pemeriksaan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Banten," kata Erlangga di Bandung, Senin (25/5).

Selain itu, kata dia, pemeriksaan juga bakal dilakukan oleh sebanyak 212 pos pemeriksaan di setiap kota untuk meminimalisir arus balik mudik, baik yang mengarah ke Jawa Barat, DKI Jakarta, maupun Banten.

Nantinya, kata dia, para petugas di pos pemeriksaan akan memeriksa kelengkapan dan persyaratan pengendara yang harus sesuai dengan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), termasuk apabila ada Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang dikeluarkan dari Provinsi DKI Jakarta.

"Kalau nanti tidak memiliki akan kita putar balikkan kembali menuju tempat asalnya," katanya, dihimpun Antara.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang akan menempuh arus balik mudik agar memiliki persyaratan tertentu sesuai kebijakan pemerintah, salah satunya seperti persyaratan SIKM.

“Untuk itu diimbau agar masyarakat yang akan kembali ke Jakarta mengurus SIKM nya terlebih dahulu agar perjalanannya lancar dan nyaman," katanya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ganjar dorong penegak hukum pidanakan pelanggar protokol kesehatan
Sabtu, 26 September 2020 - 19:42 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong aparat penegak hukum mempidanakan semua pihak yang ter...
Firli: KPK, Polri dan Kejaksaan bersinergi berantas korupsi
Sabtu, 26 September 2020 - 18:41 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korusi Firli Bahuri menegaskan pihaknya bersama Polri dan Kejaksaan akan ...
F-Demokrat: Masalah tenaga kerja bisa dijawab dalam UU Ketenagakerjaan
Sabtu, 26 September 2020 - 18:29 WIB
Anggota Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dari Fraksi Partai Demok...
Anggota MPR: 4 Pilar Kebangsaan harus terpatri dalam kehidupan
Sabtu, 26 September 2020 - 17:16 WIB
Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Undang-Undan...
Pemerintah sampaikan 7 poin perubahan UU Tenagakerja di RUU Ciptaker
Sabtu, 26 September 2020 - 16:39 WIB
Staf Ahli Kementerian Koordinator Perekonomian yang mewakili Pemerintah, Elen Setiadi mengatakan ada...
KLHK siap sukseskan kerjasama Indonesia-UEA
Sabtu, 26 September 2020 - 16:11 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menegaskan, pihaknya siap mendukung usulan...
Korporasi yang dijadikan tersangka tetap dapat jalankan kegiatan
Sabtu, 26 September 2020 - 14:50 WIB
Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana mengatakan perusahaan atau korpor...
Presiden mengemukakan pentingnya kekompakan dalam mengatasi COVID-19
Sabtu, 26 September 2020 - 14:14 WIB
Presiden Joko Widodo mengemukakan pentingnya kekompakan semua elemen bangsa dalam mengatasi penulara...
Menperin paparkan strategi capai subtitusi impor 35 persen pada 2022
Sabtu, 26 September 2020 - 12:50 WIB
Menter Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memaparkan strategi mewujudkan dan mengak...
Bea Cukai Kanwil Banten sita 1,7 juta batang rokok ilegal
Sabtu, 26 September 2020 - 12:39 WIB
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Banten melakukan penindakan dan menyita 1,7 juta ba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV