Pemkot Samarinda tetapkan status tanggap darurat banjir
Elshinta
Selasa, 26 Mei 2020 - 09:45 WIB |
Pemkot Samarinda tetapkan status tanggap darurat banjir
Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang usai meninjau sejumlah titik lokasi banjir di Samarinda, Senin (25/5/2020) malam. Foto: Antara

Elshinta.com - Pemerintah Kota Samarinda telah menerbitkan surat keputusan penetapan status keadaan tanggap darurat banjir dan tanah longsor menyusul musibah banjir yang terjadi di wilayah Ibu Kota Provinsi Kaltim tersebut dalam tiga hari terakhir.

Surat yang ditandatangani Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang tersebut telah terbit sejak 22 Mei 2020 atau bertepatan dengan musibah banjir pertama di Kota Samarinda.

"Saya terus melakukan koordinasi kepada para camat, khususnya yang warganya terdampak banjir untuk terus memonitor, dan siapa memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Syaharie Jaang, usai meninjau sejumlah titik lokasi banjir, Senin (25/5) malam.

Dia menjelaskan dalam surat tersebut tertulis jika status tanggap darurat dilakukan setelah adanya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Samarinda serta mengantisipasi bencana alam sejak dini dimana masa tanggap darurat ditetapkan selama 14 hari terhitung mulai 22 Mei hingga 4 Juni mendatang.

"Kami telah memberikan tembusan surat ini kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI dan Gubernur Kaltim serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim," jelasnya, dihimpun Antara.

Menurut Jaang, banjir tahun ini memang cukup besar dan sangat berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat yang tengah bertarung melawan pandemi COVID-19.

"Marilah kita sama- sama saling bergotong-royong untuk membantu warga yang terkena musibah, Pemerintah akan terus hadir memberikan bantuan, dan berharap musibah ini segera berakhir," tegasnya.

Saat ini, tercatat sepuluh kelurahan di tiga kecamatan mengalami bencana alam berupa banjir, diantaranya di Kelurahan Sempaja, Sungai Pinang dan Samarinda Ulu.

Ratusan warga terpaksa mengungsi sementara meninggalkan kediaman mereka yang terendam air dengan ketinggian berbeda mulai dari 30 centimeter hingga 1 meter. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa dengan magnitudo 5,2 melanda Iran
Sabtu, 26 September 2020 - 16:51 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,2 melanda timur laut Iran di perbatasan dengan Turkmenistan pada Sabtu (26/...
Kemenkes tingkatkan surveilans hadapi ancaman banjir dan pandemi
Kamis, 24 September 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengupayakan sejumlah strategi untuk mengatasi ancaman banjir di te...
BNPB sampaikan peringatan dini dan langkah kesiapsiagaan hadapi bahaya bencana hidrometeorologi
Kamis, 24 September 2020 - 07:09 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan arahan kepada pemerintah daerah di seluruh...
Status tanggap darurat pascabanjir bandang Sukabumi
Kamis, 24 September 2020 - 06:52 WIB
Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus melakukan penanganan darurat pascabanjir bandang ya...
Banjir dan tanah longsor terjang enam kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya
Kamis, 24 September 2020 - 06:37 WIB
Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh Barat Daya, Provinsi ...
Angin kencang rusak sejumlah rumah dan tumbangkan pohon di Sukabumi
Rabu, 23 September 2020 - 20:12 WIB
Sejumlah rumah rusak dan pohon berukuran besar tumbang akibat disapu angin kencang disertai hujan de...
Awal pekan keempat September, bencana hidrometeorologi terjadi di beberapa tempat
Rabu, 23 September 2020 - 10:04 WIB
Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) melaporkan beberapa kejadian ...
Wagub DKI minta 82 kelurahan siap hadapi kemungkinan banjir lebih cepat
Rabu, 23 September 2020 - 07:29 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga di 82 kelurahan segera bersiap menghadapi...
BPBD: Data sementara rumah terdampak banjir 289 unit
Selasa, 22 September 2020 - 20:58 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyebutkan dari hasil pen...
BNPB: 30 KK di Jakarta masih mengungsi akibat banjir
Selasa, 22 September 2020 - 14:10 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV