Fakta tentang pria dan seks
Elshinta
Rabu, 27 Mei 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Fakta tentang pria dan seks
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3ekrYkC

Elshinta.com - Seks menjadi penting, dan bahkan dipercaya dapat mengurai kusutnya hubungan yang terjadi dalam rumah tangga.

Pada umumnya wanita lebih menguasai komunikasi secara verbal, dan pria lebih bisa mengungkapkan perasaannya lewat hubungan seksual. Ini bukan berarti seks untuk pria merupakan suatu keharusan yang dilakukan setiap hari.

Seks bagi pria bukan untuk sekadar memuaskan diri sendiri, tapi juga untuk mempertahankan hubungan baik dengan pasangannya. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini fakta tentang hubungan antara seks dan pria:

Pria membutuhkan seks
Bagi pria, seks adalah hal yang sama pentingnya dengan makanan dan tidur. Ketika pasangannya menolak berhubungan seks maka untuk menghukumnya atau memberinya pelajaran, efeknya akan lebih buruk.

Pria akan mencari kepuasan di tempat lain. Bahkan, pria bisa dengan sengaja berhubungan dengan seseorang untuk membuat pasangannya sakit hati.

Ilustrasi Sumber foto: https://bit.ly/2M2wiZS

Reaksi fisiologis
Reaksi fisiologis yang terjadi setelah hubungan seks membuat pria memberi jarak secara emosional dengan pasangannya. Inilah mengapa pria cenderung menjadi lelah dan mengantuk setelah hubungan seks.

Mereka tak ingin berpelukan atau bermesraan setelah seks bukan karena alasan personal, namun disebabkan oleh reaksi kimia dan tak ada hubungannya dengan perasaannya kepada pasangan.

Fantasi
Saat pria melihat, bertemu atau memikirkan seorang wanita, ia akan membayangkan bagaimana jika berhubungan seks dengan wanita tersebut. Semakin menarik wanita itu, semakin lama dan nyata fantasi yang terjadi di benak pria.

Sebagian waktu, bayangan tentang berhubungan seks dengan wanita lain terjadi tanpa maksud apapun dan tidak akan berlanjut ke kenyataan. Pria pun jarang mengakui bahwa mereka memiliki pikiran ini dalam benak mereka.

Illustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3gsAe43

Menyembunyikan pikirannya
Pria akan menyembunyikan fakta bahwa mereka sedang berpikir tentang seks lebih sering dari yang mereka sadari. Jika pria dipaksa untuk mengakuinya, ia justru akan menutup diri dan menolak berkomunikasi dengan wanita.

Tertarik pada wanita lain
Tatapan pria akan selalu tertuju pada wanita yang menarik dan mereka akan memiliki fantasi tentang hubungan seks dengan orang lain. Jika pasangannya menerima dan paham bahwa hal ini bukanlah suatu ancaman maka hubungan mereka akan baik-baik saja.

Pria menikmati seks
Di satu sisi, pria menikmati seks, namun mereka juga sadar akan tugas mereka untuk memuaskan wanita. Saat pasangan mereka tidak puas, mereka akan merasa gagal.

Sebaiknya pasangannya mengatakan terus terang jika sedang tidak ingin berhubungan seks, agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Seks dimulai dari dalam tubuh
Hasrat pria adalah fisik, sebab hormon testosteron yang mengalir dalam tubuh mereka, mendorong, dan mengarahkan pria untuk meluapkannya lewat hubungan seksual.

Sulit sekali bagi pria untuk mengontrol tubuh mereka yang dialiri testosteron untuk mencegah pikirannya menuju ke arah seksual. Jadi, seks untuk pria memang dimulai dari dalam tubuh mereka.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3ekbHw0

Energi
Dalam sebuah hubungan yang sehat dengan ritme kegiatan seks yang baik, potensi kebahagiaan akan lebih tinggi. Energi dari hormon yang dihasilkan setelah hubungan seksual akan memberi dorongan bagi para pria untuk mengejar tujuan, melakukan pekerjaan mereka dengan baik, dan membahagiakan pasangannya.

Cara mengungkapkan cinta
Tidak selamanya di dalam otak para pria hanyalah seks untuk kepuasan diri sendiri saja. Seks merupakan cara mereka untuk memberikan cinta pada pasangannya. Saat pasangannya terangsang, itulah momen di mana pria merasa berhasil memuaskan wanitanya secara seksual.

Sebenarnya dalam hati para pria ada harapan akan kenikmatan seksual yang saling menguntungkan dengan pasangannya. Pria berusaha untuk meramu cara untuk membuat hubungan seks jadi menyenangkan untuk pasangannya. 


 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waktu ideal konsultasi pada dokter saat jalani isolasi COVID-19
Minggu, 25 Juli 2021 - 19:12 WIB
Ketua Persatuan Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia dokter Daeng M. Faqih menyarankan waktu ideal bag...
Antivirus COVID-19 tidak diperlukan untuk anak OTG dan gejala ringan
Minggu, 25 Juli 2021 - 11:30 WIB
Dokter spesialis kesehatan anak Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr. Ni...
Ketahui faktor risiko penyakit jantung bawaan anak sejak dini
Minggu, 25 Juli 2021 - 11:15 WIB
Ketua Terpilih Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Dr. Radityo Prakoso, Sp...
 Ratusan siswa SMPN 1 Boyolali divaksin
Jumat, 23 Juli 2021 - 18:11 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai melakukan vaksinasi tahap satu jenis Sinovac d...
Studi: Jeda lebih panjang antardosis Pfizer tingkatkan antibodi
Jumat, 23 Juli 2021 - 12:37 WIB
Jeda yang lebih lama antardosis vaksin COVID-19 Pfizer mengarah pada kadar antibodi keseluruhan yang...
Deteksi sejak dini penyakit jantung bawaan penting
Jumat, 23 Juli 2021 - 10:23 WIB
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dr. Rad...
IDI: telemedisin jadi solusi di hulu dan hilir penanganan COVID-19
Kamis, 22 Juli 2021 - 15:35 WIB
Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih menilai kehadiran layanan telemedisin unt...
Ahli Gizi: Penderita autoimun harus makan teratur cegah peradangan
Rabu, 21 Juli 2021 - 17:55 WIB
Ketua Indonesia Asosiasi Ahli Gizi Olahraga Indonesia Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan b...
Peneliti: Vaksin COVID-19 bermanfaat kurangi angka kesakitan
Selasa, 20 Juli 2021 - 21:24 WIB
Dosen dan peneliti Mikrobiologi Medis, Biologi Molekuler dan Imunologi di Fakultas Kedokteran Univer...
Guru Besar FKUI: Vaksinasi cegah infeksi yang belum ada obatnya
Selasa, 20 Juli 2021 - 18:44 WIB
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Prof. DR. Dr. Budi Wiweko, SpOG (K), MP...
Live Streaming Radio Network