Wagub Sumbar apresiasi kerja tim laboratorium periksa sampel swap
Elshinta
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Wagub Sumbar apresiasi kerja tim laboratorium periksa sampel swap
Sumber foto: Musthafa Ritonga/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengapresiasi tim laboratorium yang bertugas memeriksa sampel swab spesimen warga terpapar Covid-19. Bahkan mereka bekerja selama 22 jam dan telah melakukan pemeriksaaan sample sebanyak 1.461 dalam waktu 22 jam. 

"Pekerjaan tim yang sangat luar biasa dan merupakan rekor pemeriksaan sample swab terbanyak yang pernah ada di Indonesia," puji Nasrul Abit ketika dialog dilaksanakan secara online bersama Ikatan Apoteker Sumbar dalam rangka upaya Pemerintah Provinsi Sumbar dalam penanggulangan Covid-19 di ruang rapat Wagub Sumbar, Kamis (28/5).

Nasrul Abit menjelaskan deteksi dini adalah untuk mencari sebanyak- banyaknya yang terindikasi ODP,  PDP maupun OTG. Selanjutnya, deteksi dini harus dipercepat dengan angka 537.

 "Menurut hasil deteksi kita dibandingkan dengan provinsi lain Sumbar lebih cepat dalam penanganan uji laboratorium, dikarenakan Kedokteran Unand mempunyai laboratorium sendiri, jadi samplenya bisa diperikas setiap hari sehingga Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand termasuk terbaik di Indonesia," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Musthafa.

Dalam kesempatan itu, Wagub Sumbar juga mengapresiasi tim paramedis yang telah bekerja luar biasa tanpa kenal lelah siang malam. Bahkan, tidak bertemu dengan keluarga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waktu ideal konsultasi pada dokter saat jalani isolasi COVID-19
Minggu, 25 Juli 2021 - 19:12 WIB
Ketua Persatuan Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia dokter Daeng M. Faqih menyarankan waktu ideal bag...
Antivirus COVID-19 tidak diperlukan untuk anak OTG dan gejala ringan
Minggu, 25 Juli 2021 - 11:30 WIB
Dokter spesialis kesehatan anak Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr. Ni...
Ketahui faktor risiko penyakit jantung bawaan anak sejak dini
Minggu, 25 Juli 2021 - 11:15 WIB
Ketua Terpilih Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Dr. Radityo Prakoso, Sp...
 Ratusan siswa SMPN 1 Boyolali divaksin
Jumat, 23 Juli 2021 - 18:11 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai melakukan vaksinasi tahap satu jenis Sinovac d...
Studi: Jeda lebih panjang antardosis Pfizer tingkatkan antibodi
Jumat, 23 Juli 2021 - 12:37 WIB
Jeda yang lebih lama antardosis vaksin COVID-19 Pfizer mengarah pada kadar antibodi keseluruhan yang...
Deteksi sejak dini penyakit jantung bawaan penting
Jumat, 23 Juli 2021 - 10:23 WIB
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dr. Rad...
IDI: telemedisin jadi solusi di hulu dan hilir penanganan COVID-19
Kamis, 22 Juli 2021 - 15:35 WIB
Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih menilai kehadiran layanan telemedisin unt...
Ahli Gizi: Penderita autoimun harus makan teratur cegah peradangan
Rabu, 21 Juli 2021 - 17:55 WIB
Ketua Indonesia Asosiasi Ahli Gizi Olahraga Indonesia Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan b...
Peneliti: Vaksin COVID-19 bermanfaat kurangi angka kesakitan
Selasa, 20 Juli 2021 - 21:24 WIB
Dosen dan peneliti Mikrobiologi Medis, Biologi Molekuler dan Imunologi di Fakultas Kedokteran Univer...
Guru Besar FKUI: Vaksinasi cegah infeksi yang belum ada obatnya
Selasa, 20 Juli 2021 - 18:44 WIB
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Prof. DR. Dr. Budi Wiweko, SpOG (K), MP...
Live Streaming Radio Network