BNN gerebek gudang narkoba di Cikarang
Elshinta
Jumat, 29 Mei 2020 - 07:57 WIB |
BNN gerebek gudang narkoba di Cikarang
Petugas BNN mengamankan barang bukti puluhan kilogram sabu terbungkus kemasan beras dari sebuah mobil boks di depan Rumah Sakit Mitra, Jalan Industri Kecamatan Cikarang Selatan, Kamis (28/5) siang. Foto: Antara

Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek gudang penyimpanan narkoba di Jalan Puspa 1, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (28/5).

Sebanyak 100 kilogram narkoba jenis sabu dan 160.000 pil ekstasi berhasil diamankan dalam penggerebekan tersebut.

"Ini merupakan hasil pengintaian yang kami lakukan. Kami tangkap seorang tersangka yang berencana bertransaksi di lokasi kejadian," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Arman Depari di lokasi.

Tersangka yang diamankan yakni Agustiar (33) pengendara mobil boks berisi sabu. "Dari mobil boks ini, kami telusuri hingga menemukan lokasi penyimpanan narkoba ini," ucapnya.

Penggerebekan ini berawal dari tertangkapnya Agustiar di lokasi pertama tepatnya di depan Rumah Sakit Mitra, Jalan Industri Kecamatan Cikarang Selatan, Kamis (28/5).

Agustiar yang mengendarai mobil boks diduga hendak bertransaksi narkoba. Agustiar sebenarnya telah diintai lebih dari satu pekan sebelum ditangkap. Kemudian BNN meringkus Agustiar bersama mobil boks yang dikendarai.

Saat digeledah, BNN menemukan sebanyak 66 paket sabu besar dengan total berat diperkirakan mencapai 60 kilogram. Sabu itu dibungkus dalam karung beras bersama sejumlah karung berisi beras lainnya untuk mengelabui aparat.

"Awal pemeriksaan, yang bersangkutan memang mengaku hanya mengirim beras namun setelah digeledah, kami temukan sabu," kata Arman.

Dari penangkapan di lokasi pertama, petugas kemudian mendalami hingga akhirnya menemukan lokasi penyimpanan narkoba lainnya di sebuah rumah di Desa Jayamukti, Cikarang Pusat. Di lokasi kedua ini, BNN menemukan sebanyak 16 paket berukuran besar. Saat diperiksa, paket tersebut berisi ekstasi berjumlah masing-masing 10.000 butir.

"Total ada 160.000 butir ekstasi yang kami temukan. Kami temukan kembali barang bukti sabu lainnya yang jika ditotal berat brutonya diperkirakan ada 100 kilogram," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, narkoba dalam jumlah besar ini diyakini berasal dari Malaysia. Narkoba itu dikirimkan ke Indonesia untuk diedarkan. Sedangkan Cikarang dipilih menjadi tempat penyimpanan karena lokasinya dianggap strategis karena berdekatan dengan ibu kota Jakarta serta kota besar lainnya.

"Kami tidak berhenti di sini. Kami menduga masih terdapat narkoba lainnya karena di lokasi ini kami temukan banyak karung beras yang kami duga isinya juga narkoba. Pemeriksaan selanjutnya kami turut terjunkan K-9 atau pasukan anjing pelacak untuk menelusuri barang haram lainnya," katanya, dihimpun Antara.

Salah seorang petugas keamanan perumahan Karmin (40) mengaku tidak mengetahui jika di daerahnya terdapat lokasi penyimpanan narkoba. Menurut dia, rumah yang digerebek itu tidak mencurigakan.

"Justru yang mencurigakan itu karena ada dua orang yang diam terus di dekat lokasi. Itu sudah hampir seminggu. Kami curiga itu siapa tapi ternyata itu katanya orang BNN yang mengintai. Kalau yang aktivitas di rumah itu tidak curiga, tahunya memang tempat menyimpan beras tapi ternyata narkoba," katanya.

Tersangka Agustiar beserta 100 kilogram sabu dan ratusan ribu butir ekstasi saat ini dibawa ke Kantor BNN di Cawang, Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Pasangkayu ringkus tiga pelaku curas
Minggu, 18 Juli 2021 - 09:15 WIB
Polres Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) meringkus tiga orang pelaku pencurian d...
Polres HST bekuk pencuri perhiasan dan uang ratusan juta
Jumat, 09 Juli 2021 - 22:25 WIB
Satuan Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah (HST) berhasil membekuk seorang pencuri uang dan perhiasan ...
Polisi tangkap dua tersangka penganiayaan wartawan di Gorontalo
Senin, 28 Juni 2021 - 20:03 WIB
Polres Gorontalo Kota menangkap dua warga Kabupaten Gorontalo tersangka penganiayaan terhadap Jefri ...
Polres Cilegon tangkap dua perempuan pengguna sabu
Sabtu, 26 Juni 2021 - 06:45 WIB
Satuan Reserse Narkoba Polres Cilegon, Banten menangkap dua perempuan pengguna sabu dan barang bukti...
Dua petani di Kalsel diringkus edarkan narkoba
Kamis, 24 Juni 2021 - 09:00 WIB
Dua orang petani di Kalimantan Selatan (Kalsel) diringkus polisi karena mengedarkan narkoba jenis sa...
Polisi gadungan ditangkap karena curi equalizer masjid di Cilegon
Sabtu, 19 Juni 2021 - 10:45 WIB
Seorang polisi gadungan ditangkap karena mencuri equalizer (perangkat pelengkap yang berfungsi mempe...
DPO koruptor jalan di Kabupaten Tebo ditangkap di Jakarta
Kamis, 10 Juni 2021 - 07:07 WIB
Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menangkap...
Polisi amankan tukang jahit penjual narkoba di Labuhan Batu
Selasa, 08 Juni 2021 - 08:00 WIB
Personel Satres Narkoba Polres Labuhan Batu mengamankan JS (33) seorang wanita tukang jahit pakaian ...
Polisi tangkap suami penganiaya istri di Tangerang
Senin, 07 Juni 2021 - 07:40 WIB
Personel Polsek Cikupa, Tangerang menangkap seorang berinisial Y (48), warga Desa Cirewed, Kecamatan...
Pembawa 50 kg cairan merkuri terancam 5 tahun penjara
Minggu, 06 Juni 2021 - 19:15 WIB
Seorang calon penumpang KM Nggapulu berinisial AS yang diamankan polisi karena diduga bawa bahan kim...
Live Streaming Radio Network