Pengamat: Pilkada saat pandemi harus akomodir hak politik rakyat
Elshinta
Sabtu, 30 Mei 2020 - 17:14 WIB |
Pengamat: Pilkada saat pandemi harus akomodir hak politik rakyat
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2AojRVk

Elshinta.com - Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang Ahmad Atang mengatakan pemilihan kepala daerah (pilkada) harus mengakomodir hak politik rakyat agar terbebas dari rasa ketakutan dan tetap berpartisipasi dalam pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang di saat pandemi COVID-19 kemungkinan belum berakhir.

Dia mengatakan hal itu di Kupang, Sabtu (30/5), berkaitan dengan keputusan pemerintah dan DPR untuk tetap melaksanakan pilkada serentak 2020, walaupun belum ada jaminan bahwa penyebaran Virus Corona jenis baru (COVID-19) akan berakhir dan dampaknya terhadap partisipasi pemilih.

Menurut dia, skenario pilkada berbasis virtual yang dirancang, sama sekali belum menyentuh kepentingan masyarakat sebagai pemilih. Rancang bangun pilkada virtual, kata dia, masih mengatur aspek yang mengakomodir kepentingan penyelenggara dan peserta pilkada seperti kampanye, dialog, pemutakiran data pemilih, namun belum mengatur tentang hak politik masyarakat dalam memberikan suara di tengah COVID-19 ini.

Karena itu, perlu didesain model pemilihan yang mengakomodir hak politik rakyat agar terbebas dari ketakutan dan tetap berpartisipasi dalam pilkada, kata pengajar ilmu komunikasi politik pada sejumlah perguruan tinggi di NTT itu. 

Terlepas dari itu, suatu hal yang patut diapresiasi adalah adanya keberanian pemerintah dalam mengambil keputusan, sehingga nasib pilkada menjadi jelas walaupun di tengah ancaman penyebaran Virus Corona jenis baru (COVID-19).

"Ibarat buah simalaka karena di satu sisi, jika diundur hingga 2021 pun tidak ada yang bisa menjamin bahwa COVID-19 akan berakhir, begitu pula jika dilaksanakan pada bulan Desember mendatang," katanya, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bawaslu Kepri gandeng Cyber Crime Polri patroli media sosial
Kamis, 02 Juli 2020 - 16:57 WIB
Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggandeng Cyber Crime Polda Kepri melakukan patroli media ...
Kekurangan anggaran Pilkada Sukoharjo dipenuhi Pemkab dan pusat
Senin, 29 Juni 2020 - 19:36 WIB
Pemerintah daerah memfasilitasi kebutuhan protokol kesehatan yang diperlukan dalam pelaksanan Pemili...
Forum RT Kabupaten Bandung deklarasikan dukungan bagi Teh Nia
Senin, 29 Juni 2020 - 14:44 WIB
Sedikitnya 200 orang perwakilan para Ketua RT se- Kabupaten Bandung yang tergabung dalam Forum Ketua...
Bawaslu Kepri libatkan KPK cegah gratifikasi pilkada
Minggu, 28 Juni 2020 - 19:29 WIB
Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) unt...
One Krisnata-Muhammad Fajri resmi deklarasikan maju Pilkada Klaten 2020
Sabtu, 27 Juni 2020 - 17:12 WIB
Bursa Pilkada Klaten, Jawa Tengah, akan ramai setelah majunya One Krisnata - Fajri sebagai Cabup dan...
Sesuaikan masa pandemi COVID 19, Pilkada bakal maksimalkan sistem online
Rabu, 24 Juni 2020 - 18:56 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menyosialisasikan tahapan lanjutan Pilk...
KPU: Jumlah peserta kampanye terbuka Pilkada 2020 akan dibatasi
Rabu, 24 Juni 2020 - 13:13 WIB
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan jumlah peserta kampan...
Menkopolhukam ingatkan kerawanan penyalahgunaan masker di Pilkada 2020
Rabu, 24 Juni 2020 - 10:35 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengingatkan penyel...
Mendagri minta Bawaslu pertimbangkan kekhususan pandemi
Rabu, 24 Juni 2020 - 08:57 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mempertimbangkan k...
Pengamat sebut pilkada di tengah pandemi untungkan oligarki politik
Selasa, 23 Juni 2020 - 17:36 WIB
Pengamat politik dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Mikhael Raja Muda Bataona m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV