Satpol PP Belitung amankan puluhan liter minuman keras
Elshinta
Sabtu, 30 Mei 2020 - 18:15 WIB |
Satpol PP Belitung amankan puluhan liter minuman keras
Satpol PP Belitung mengamankan puluhan liter minuman keras. Sumber Foto: https://bit.ly/2XMQ4hr

Elshinta.com - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengamankan puluhan liter minuman keras jenis tuak di warung milik warga berinisial SA (36) dan AL (53) di Desa Gunung Riting, Kecamatan Membalong, Jumat (29/5) malam.

"Minuman keras tersebut dijual tanpa memiliki izin. Untuk saat ini kami lakukan penyitaan yang nantinya akan dimusnahkan," kata Kepala Seksi Penertiban, Operasional, dan Pengendalian Satpol PP Belitung Rully Hidayat, di Tanjung Pandan, Sabtu (30/5).

Menurut dia, puluhan liter minuman keras tersebut berhasil diamankan berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya aktivitas peredaran minuman keras tersebut.

Dalam operasi itu, pihaknya berhasil mengamankan puluhan liter minuman keras di antaranya satu jerigen ukuran 20 liter berisikan minuman keras jenis tuak, dua ember besar, tiga jerigen kecil, serta satu jerigen ukuran 20 liter tetapi dalam keadaan kosong. "Selain itu kegiatan ini juga untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi Satpol PP dalam melaksanakan penegakan peraturan daerah," ujarnya.

Rully menambahkan, sebagai tindak lanjut pihaknya akan memanggil dua orang selaku pemilik minuman keras tersebut untuk dimintai keterangan dari mana minuman keras tersebut berasal dan siapa distributornya. "Sekaligus akan diberikan arahan dan menandatangani surat perjanjian di atas materai. Keduanya akan dipanggil pada hari Selasa (2/6) mendatang," katanya.

Dikutip Antara, ia mengatakan saat ini Satpol PP Belitung gencar melakukan penertiban dan razia terutama peredaran minuman keras jenis arak, kenakalan remaja, dan kegiatan yang bisa mengganggu ketenteraman masyarakat. "Hal ini bertujuan agar terciptanya wilayah kondusif di tengah pandemi COVID-19 yang melanda Kabupaten Belitung saat ini, serta menjauhkan masyarakat dari hal-hal yang tidak diiinginkan," ujarnya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Bea Cukai Kudus kembali gagalkan distribusi 533 batang rokok ilegal
Rabu, 15 Juli 2020 - 21:27 WIB
Disusul kemudian berhasil mengagalkan pengiriman rokok ilegal sebanyak 533 ribu batang. Penindakan k...
 Dengan iming-iming uang `Predator` anak ini lakukan aksinya
Rabu, 15 Juli 2020 - 21:11 WIB
Polres Subang, Jawa Barat berhasil mengungkap pelaku kejahatan seksual anak di bawah umur yang berin...
TNI AL Bandara Juanda gagalkan penyelundupan benur lobster ilegal
Rabu, 15 Juli 2020 - 19:57 WIB
Tim Gabungan Satgaspam TNI AL Bandara Juanda bersama Tim Avsec Angkasa Pura I Juanda Surabaya di Sid...
 Bea Cukai Kudus gagalkan pengiriman rokok ilegal senilai Rp3 milyar
Selasa, 14 Juli 2020 - 20:36 WIB
Bea Cukai Kudus kembali tunjukkan prestasi gemilang. Tim Pengawasan Bea Cukai Kudus melakukan penega...
Kronologis meninggalnya predator 305 anak asal Prancis 
Selasa, 14 Juli 2020 - 06:40 WIB
Pelaku warga negara Prancis yang menyetubuhi 305 anak baru gede (ABG) meninggal di Rumah Sakit Polri...
Baru keluar penjara, 2 residivis ini kembali masuk bui setelah lakukan penganiayaan  
Senin, 13 Juli 2020 - 21:11 WIB
Kedua tersangka ini melakukan penganiayaan terhadap 2 anak dibawah umur yakni korban berinisial DH (...
Polisi tembak mati 2 pelaku pembobol rumah mewah di Surabaya
Senin, 13 Juli 2020 - 20:25 WIB
Dua dari lima komplotan perampokan ditembak mati oleh petugas kepolisian Polrestabes Surabaya, Mingg...
Melawan saat ditangkap, Densus 88 tembak terduga teroris Sukoharjo
Minggu, 12 Juli 2020 - 16:29 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan terduga teroris MJI alias IA (22) d...
PWI Kaltara kutuk tindakan pembunuhan editor Metro TV
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:39 WIB
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Utara mengutuk pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo...
Polisi pastikan editor Metro TV tewas dibunuh
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:16 WIB
Polisi memastikan editor Metro TV Yodi Prabowo tewas dibunuh berdasarkan petunjuk kejadian berupa lu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV