Pemerintah disarankan tunda berlakukan normal baru di sektor pendidikan
Elshinta
Senin, 01 Juni 2020 - 07:15 WIB |
Pemerintah disarankan tunda berlakukan normal baru di sektor pendidikan
Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah. Sumber foto: https://bit.ly/2XjJtM5

Elshinta.com - Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah menyarankan pemerintah untuk menunda pemberlakukan normal baru pada lembaga pendidikan setelah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) secara resmi mengumumkan ada 800 anak Indonesia terpapar COVID-19 hingga akhir Mei 2020.

Ahmad Basarah meminta pemerintah menaruh perhatian besar pada keselamatan anak-anak peserta didik dari ancaman pandemi COVID-19, sambil belajar dari pengalaman pahit Korea Selatan yang meliburkan kembali 838 sekolahnya pada hari Jumat (29/5), setelah kasus COVID-19 di Ibu Kota Seoul melonjak kembali.

Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (31/5), Basaran mengatakan, selain pertimbangan keselamatan anak-anak, sektor pendidikan berbeda dengan sektor usaha yang aktif atau tidaknya langsung berdampak pada hajat hidup orang banyak.

"Jika belajar secara online masih bisa, sebaiknya sektor pendidikan tidak terburu-buru mengikuti kondisi new normal," katanya menegaskan, seperti dikutip Antara.

Basarah menyarankan pemerintah melakukan studi mendalam sebelum memutuskan untuk membuka kembali semua sekolah di Indonesia di tengah pandemi COVID-19.

Ia juga menyarankan semua pihak, terutama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk belajar dari pengalaman pahit Korea Selatan yang memerintahkan siswa-siswi di negeri itu kembali belajar secara virtual dari rumah masing-masing agar lingkungan sekolah tidak menjadi klaster baru penularan COVID-19 bagi siswa/siswi sekolah.

Merujuk pada pernyataan resmi KPAI, bahwa ada lebih dari 800 anak di Indonesia terpapar COVID-19 dan 129 di antara mereka meninggal dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) dan 14 anak lainnya meninggal dengan status terkonfirmasi positif COVID-19, menurut Basarah, tampaknya semua pihak memang tidak boleh main-main saat membuat keputusan untuk segera membuka kembali sekolah-sekolah di Indonesia.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI itu menyatakan bahwa keselamatan anak-anak peserta didik wajib menjadi perhatian utama. Menurut dia, dengan pola pembelajaran jarak jauh (PJJ) nasib generasi muda yang potensial itu bisa diselamatkan.

Basarah lantas mempertanyakan mengapa pihak-pihak yang punya otoritas dalam dunia pendidikan harus terburu-buru meninggalkan cara belajar virtual itu untuk seluruh jenjang pendidikan dari PAUD sampai perguruan tinggi.

"Mari bersama-sama kita kaji secara mendalam terlebih dahulu soal ini sebelum kita mengambil keputusan penting. Jangan sampai kita menyesali keputusan kita sendiri pada masa depan," katanya menekankan.

Basarah mengemukakan bahwa model pendidikan jarak jauh yang sudah dipersiapkan secara bertahap dan matang sebelumnya, termasuk mempersiapkan infrastruktur pendukungnya, hendaknya dijadikan priotitas pada saat pandemi COVID-19.

Ia berpendapat bahwa pengalokasian dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk beli pulsa dan lain-lain masih perlu diteruskan sampai situasi benar aman dari wabah COVID-19.

"Semua pihak tidak perlu terburu-buru untuk melakukan aktivitas pembelajaran dengan tatap muka langsung," katanya menandaskan.

Pembelajaran jarak jauh, lanjut dia, masih tepat pada saat ini sambil mengikuti perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia berkurang atau aman.

"Perlu sabar menunggu hingga situasi benar-benar aman, khususnya untuk sektor pendidikan," katanya.

Sektor pendidikan, menurut dia, hendaknya menjadi yang terakhir diaktifkan kembali ke kondisi normal baru. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bupati Batu Bara: UKG menjadi keharusan bagi tenaga pendidik ASN maupun non ASN
Sabtu, 04 Juli 2020 - 16:39 WIB
Uji kompetensi guru sangat penting bagi guru ataupun lembaga dalam meningkatkan mutu pendidikan agar...
Kwartir Ranting Jatiroto Lumajang bangun kegiatan Pramuka di tengah pandemi corona
Sabtu, 04 Juli 2020 - 16:16 WIB
Kegiatan Pramuka tersendat akibat wabah virus corona (COVID-19) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, s...
Mendikbud puji dua kepala sekolah inspiratif
Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:56 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memuji dua kepala sekolah yang me...
Unila berlakukan dua sesi pada tes UTBK
Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:14 WIB
Universitas Lampung (Unila) memberlakukan dua sesi satu hari pada tes Ujian Tertulis Berbasis Komput...
Hadapi COVID-19, Indonesia dorong UNESCO prioritaskan pendidikan
Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:41 WIB
Indonesia mendorong UNESCO untuk memprioritaskan sektor pendidikan dalam penanganan krisis COVID-19,...
Unair Surabaya sediakan enam lokasi untuk pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020
Jumat, 03 Juli 2020 - 21:25 WIB
Universitas Airlangga Surabaya menyediakan enam lokasi untuk pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komput...
 Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125 dampingi guru saat pendaftaran siswa baru
Jumat, 03 Juli 2020 - 20:48 WIB
Salah satu tujuan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana yang tertuang di dalam Und...
Staf khusus Menkes puji pelaksanaan rapid test pada panitia dan pengawas UTBK
Jumat, 03 Juli 2020 - 17:56 WIB
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang digelar di Universitas Brawijaya Malang mendap...
Mendikbud dorong Guru Penggerak jadi kepala sekolah
Jumat, 03 Juli 2020 - 16:45 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mendorong Guru Penggerak untuk me...
Pantau penerima bansos, Pemkab Subang tempel  stiker di rumah warga
Kamis, 02 Juli 2020 - 21:45 WIB
Ketua Tim Penggerak Jabar Bergerak Kabupaten Subang Hj. Yoyoh Ruhimat tempelkan stiker penerima bant...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV