Risma: UMKM Surabaya bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19
Elshinta
Senin, 01 Juni 2020 - 14:12 WIB |
Risma: UMKM Surabaya bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19
Salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Surabaya saat membuat masker sebagai upaya membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan COVID-19. Foto: Antara

Elshinta.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan ratusan usaha mirko kecil menengah (UMKM) di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur tetap bisa bertahan meski harus berjuang di tengah pandemi COVID-19.

"Tuhan memberikan kesempatan kepada semuanya untuk belajar dalam kondisi yang tersulit sekalipun," kata Wali Kota Risma di Surabaya, Senin (1/6).

Menurut dia, situasi seperti saat ini mungkin UMKM di Surabaya berada di situasi yang kurang bagus. Namun, lanjut dia, harus diingat bahwa ketika dahulu pihaknya memulai program Pahlawan Ekonomi pada 2010 kondisinya juga tidak terlalu bagus.

Hal ini, lanjut dia, dikarenakan kebanyakan para pelaku UMKM yang tergabung dalam Pahlawan Ekonomi terkadang tidak punya kepercayaan diri, kapasitas yang bagus dan kualitas produk yang pas-pasan.

"Itu saya merasa memang berat dan apakah saya mungkin bisa? Ternyata sudah 10 tahun berlalu kita berhasil dan sukses. Bahkan mungkin melebihi mereka yang memiliki modal besar dan bahkan bisa dikatakan sekarang kita bisa bersaing dengan mereka," ujarnya, dihimpun Antara.

Risma mengatakan pada saat ini mungkin pelaku UMKM merasa mendapatkan cobaan. Namun, lanjut dia, kalau dilihat lebih jernih dan secara jauh lagi, justru saat ini Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar dalam kondisi yang tersulit sekalipun.

Sehingga, kata dia, apabila nantinya mendapatkan cobaan atau gangguan selain pandemi ini, maka sudah bisa bertahan. "Jadi, kalau suatu ketika dalam perjalanan usaha kita mendapatkan cobaan, kita sudah lebih siap dan lebih bertahan karena kita sudah bisa bertahan dan mendapatkan pelajaran dari Tuhan," ujarnya.

Risma juga mencontohkan apabila dulu belum berpikir untuk melakukan transaksi daring, maka harus dipikirkan untuk memanfaatkan lebih efektif lagi transaksi daring. Termasuk pula ketahanan pangannya yang sebelumnya hanya bisa bertahan sebulan, harus dipikirkan bisa bertahan tiga bulan tanpa menggunakan bahan kimia.

"Termasuk cara mengemasnya juga harus dipikirkan kalau seandainya mau dikirim melalui perahu atau pesawat. Termasuk pula manajemen keuangannya juga harus dipikirkan," kata dia.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya Wiwiek Widayati sebelumnya mengatakan selama pandemi pelaku UMKM di Surabaya diajak berkolaborasi mulai dari pembuatan masker, Alat Pelindung Diri (APD) seperti baju hazmat dan face shield, hingga produk olahan makanan yang kemudian disalurkan kepada warga terdampak COVID-19.

"Kami terus berupaya memberdayakan UMKM. Apalagi situasi saat ini sektor ekonomi dan dunia usaha berdampak begitu besar," katanya.

Wiwiek merinci untuk produk kering tempe, Pemkot Surabaya melibatkan hampir 165 UMKM. Sedangkan abon, ada sekitar 10 UMKM, dan sambal pecel 49 UMKM. Untuk pembuatan APD ada 11 UKM dan masker kurang lebih ada 41 UKM. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KKP: Model klaster bakal genjot produktivitas komoditas udang
Minggu, 05 Juli 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meyakini bahwa model klaster yang rencananya akan dijadikan...
Pelaku pariwisata diajak manfaatkan insentif pemulihan ekonomi
Minggu, 05 Juli 2020 - 11:56 WIB
Para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) didorong untuk memanfaatkan berbagai kebijakan...
Rupiah kehabisan tenaga, ditutup melemah 1,01% ke Rp14.523 per dolar AS hari ini
Jumat, 03 Juli 2020 - 17:12 WIB
Rupiah tak mampu membalikkan keadaan setelah sepanjang hari tertekan. Jumat (3/7) rupiah di pasar sp...
Akhir pekan, IHSG naik tipis ke 4.973
Jumat, 03 Juli 2020 - 16:55 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat melesat tinggi akhirnya mempersempit kenaikan di hari...
Kemenkeu ungkap penyebab serapan anggaran kesehatan COVID tak maksimal
Jumat, 03 Juli 2020 - 14:34 WIB
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meningkatkan koordinasi dan sinergi bersama kementerian/lembaga terk...
Banyak kasus, koperasi simpan pinjam harus diawasi secara lebih ketat
Jumat, 03 Juli 2020 - 13:36 WIB
Pengawasan terhadap koperasi simpan pinjam di Tanah Air melalui pembentukan Lembaga Penjamin Simpana...
Rupiah melemah tertekan kasus COVID-19 yang terus meningkat
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:55 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (3/7) pagi, melemah tertek...
IHSG akhir pekan diprediksi variatif cenderung menguat
Jumat, 03 Juli 2020 - 09:58 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan diprediksi bergerak v...
Wow, harga bahan pokok di lokasi tambang emas Papua ini mencengangkan
Jumat, 03 Juli 2020 - 08:23 WIB
Harga bahan pokok di wilayah penambangan rakyat, di Korowai tepatnya di Maining 33, Distrik Kawinggo...
Kebijakan pemulihan ekonomi dan `new normal` disebut berdampak positif
Jumat, 03 Juli 2020 - 08:10 WIB
Kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan dimulainya akitivitas ekonomi pada era `new normal` b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV