Pekerja berisiko tertular COVID-19 dipastikan dapat jaminan
Elshinta
Selasa, 02 Juni 2020 - 07:47 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Pekerja berisiko tertular COVID-19 dipastikan dapat jaminan
Tiga petugas medis mengenakan alat pelindung diri lengkap saat bekerja di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Kamis (30/4/2020). Sumber foto: https://bit.ly/3dBD98N

Elshinta.com - Pemerintah berupaya memastikan pekerja yang berisiko terinfeksi virus corona penyebab COVID-19 mendapat jaminan kecelakaan kerja dengan menerbitkan surat edaran mengenai perlindungan pekerja/buruh melalui program jaminan kecelakaan kerja dalam kasus penyakit akibat kerja.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor M/8/HK.04/V/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh Dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja Pada Kasus Penyakit Akibat Kerja Karena Corona Virus Disease (COVID-19), dengan mempertimbangkan banyaknya kasus pekerja yang tertular COVID-19 dan beberapa di antaranya meninggal dunia.

"Untuk itu pekerja/buruh dan/atau tenaga kerja yang mengalami penyakit akibat kerja (PAK) karena COVID-19 berhak atas manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah ​​dalam surat edaran yang disampaikan Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Senin (1/6).

Surat Edaran tanggal 28 Mei 2020 yang ditujukan kepada gubernur di seluruh Indonesia itu dibuat berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyakit Akibat Kerja. Menurut peraturan pemerintah, COVID-19 dapat dikategorikan sebagai PAK dalam klasifikasi penyakit yang disebabkan oleh pajanan faktor yang timbul dari aktivitas pekerjaan, yaitu kelompok faktor pajanan biologi.

Menurut Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan, pekerja yang termasuk kategori memiliki risiko khusus PAK akibat COVID-19 adalah tenaga medis dan tenaga kesehatan yang bertugas merawat pasien di fasilitas layanan kesehatan atau tempat lain yang ditetapkan pemerintah sebagai lokasi merawat pasien COVID-19.

Petugas kesehatan yang termasuk dalam kategori tersebut meliputi dokter, dokter gigi, dokter spesialis dan dokter gigi spesialis, tenaga keperawatan dan kebidanan, tenaga teknik biomedika dan ahli teknologi laboratorium medik, tenaga kefarmasian seperti apoteker dan tenaga teknis kefarmasian, serta tenaga kesehatan masyarakat seperti epidemiolog kesehatan.

Menurut Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan, pekerja pendukung di fasilitas layanan kesehatan dan tempat lain yang ditetapkan sebagai tempat pelayanan pasien COVID-19 seperti petugas kebersihan dan pekerja penatu juga berhak atas jaminan kecelakaan kerja. Demikian pula relawan yang mendukung upaya penanggulangan pandemi COVID-19.

Menteri Ketenagakerjaan meminta para gubernur memastikan setiap pemberi kerja yang rawan terserang COVID-19 mendapatkan dukungan untuk mencegah penyakit akibat kerja sesuai regulasi, standar keselamatan kerja, serta protokol kesehatan.

Dia juga meminta perusahaan atau organisasi yang memiliki pekerjaan dengan risiko khusus terkait penularan virus corona mendaftarkan pekerjanya ke program jaminan sosial BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) dan memastikan mereka mendapatkan manfaat JKK.

Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan menegaskan bahwa pemberi kerja yang belum mengikutsertakan pekerja dalam program JKK BPJS Ketenagakerjaan harus memberikan hak manfaat program JKK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan bila ada pekerja yang mengalami penyakit akibat kerja karena COVID-19,

Menteri Ketenagakerjaan​​​​​​​ meminta seluruh Kepala Dinas Ketenagakerjaan meningkatkan pengawasan terkait pelindungan pekerja dari penularan COVID-19.

"Agar menugaskan Pengawas Ketenagakerjaan untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan bidang K3 dan jaminan sosial tenaga kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," jelasnya, dikutip Antara. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jubir: Angka kesembuhan pasien COVID-19 di 11 provinsi 75 persen lebih
Minggu, 05 Juli 2020 - 21:57 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa angka kesembuhan p...
Puluhan warga Solo langgar protokol kesehatan dihukum senam
Minggu, 05 Juli 2020 - 20:52 WIB
Pemerintah Kota Surakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat memberikan hukuman...
Polsek Banjarmasin Timur razia dan bubarkan aksi balap liar
Minggu, 05 Juli 2020 - 20:15 WIB
Genderang perang yang ditabuh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan terhadap pelaku b...
Kasus COVID-19 bertambah 1.607, pasien sembuh bertambah 886
Minggu, 05 Juli 2020 - 19:29 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa pada Minggu (5/7) ...
Mahfud MD tegaskan pemerintah pusat serius perhatikan Jawa Timur
Minggu, 05 Juli 2020 - 19:14 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menegaskan pemerintah pusat serius...
Dinkes Kalbar: Kesembuhan pasien COVID-19 di Kalbar capai 88,4 persen
Minggu, 05 Juli 2020 - 17:57 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson mengatakan angka kesembuhan kasus COVID-19...
Menteri BUMN: Kondisi penyebaran COVID-19 Jatim perlu perhatian khusus
Minggu, 05 Juli 2020 - 17:40 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyampaikan kondisi penyebaran COVID-19 di J...
Walhi Sumsel ingatkan waspada karhutla
Minggu, 05 Juli 2020 - 17:28 WIB
Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indoensia (Walhi) Sumatera Selatan mengingatkan kepada semua pihak d...
Dirut RS Puri Raharja meninggal karena COVID-19 di Bali
Minggu, 05 Juli 2020 - 17:14 WIB
Direktur Utama RS Puri Raharja dr I Nyoman Sutedja MPH dinyatakan meninggal dunia karena COVID-19 di...
Kemensos mulai cairkan BST tahap III ke 99.575 KPM di Bandung
Minggu, 05 Juli 2020 - 16:52 WIB
Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap III untuk 99.575 Kel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV