Apa penyebab masa menstruasi menjadi lebih pendek?
Elshinta
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:55 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Dewi Rusiana
Apa penyebab masa menstruasi menjadi lebih pendek?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/300f738

Elshinta.com - Setiap wanita memiliki masa menstruasi yang bervariasi. Kebanyakan wanita mengalami menstruasi selama 7 hari, tapi ada pula yang memiliki masa menstruasi lebih pendek. Bagaimana jika masa menstruasi yang biasa tiba-tiba menjadi lebih singkat dari bulan sebelumnya? Apakah ada masalah kesehatan?

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut penyebab menstruasi menjadi lebih pendek: 

Perimenopause
Seiring bertambahnya usia, siklus menstruasi akan semakin pendek terutama jika mendekati masa menopause. Perimenopause adalah waktu sebelum menopause, ketika tubuh mulai beralih secara hormonal. Kondisi ini sering kali disertai dengan gejala lain.

Wanita mungkin mengalami perdarahan tidak normal selama menstruasi, atau tidak mengalami menstruasi pada bulan-bulan tertentu sehingga totalnya tidak mencapai 12 kali dalam setahun.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MhTBPp

Kehamilan ektopik
Kehamilan ektopik dapat menyebabkan perdarahan singkat yang mungkin dikira menstruasi. Kondisi ini terjadi karena bakal janin tumbuh di luar rahim.

Kista ovarium
Kista ovarium adalah kantong penuh cairan yang terbentuk dalam rahim. Meskipun tidak bersifat kanker, tapi selain dapat terasa sakit, kista ini dapat menyebabkan perdarahan yang sering dikira sebagai menstruasi.

Polycystic ovarian syndrome (PCOS)
PCOS membuat tubuh memproduksi lebih banyak hormon androgen sehingga masa menstruasi menjadi lebih tidak teratur. Wanita juga tidak mengalami menstruasi sama sekali karena kadar hormon mereka yang tidak seimbang. 
 
Luka pada rahim
Luka pada rahim dapat menyebabkan siklus menstruasi lebih pendek. Kondisi ini dikenal sebagai Asherman Syndrome, kondisi langka yang paling sering terjadi pada wanita yang telah menjalani prosedur dilatasi dan kuretase. Prosedur ini sering digunakan untuk mengosongkan rahim setelah keguguran, sebagai metode aborsi, dan untuk mengobati kondisi ginekologi tertentu.

Gangguan tiroid
Gangguan tiroid dapat menyebabkan tubuh memproduksi terlalu sedikit atau terlalu banyak hormon tiroid yang berperan penting dalam siklus menstruasi.

Kelenjar tiroid diatur pada bagian otak hipofisis hipotalamus, bagian yang juga mengatur ovulasi dan menstruasi. Bila salah satu aspek terganggu, mungkin juga akan berpengaruh pada aspek lainnya.

Menyusui
Tubuh memproduksi ASI dengan bantuan hormon prolaktin. Namun, hormon ini juga memengaruhi menstruasi dengan menghambat pelepasan sel telur dari ovarium dalam proses yang disebut ovulasi.

Alat kontrasepsi
Beberapa alat kontrasepsi, seperti pil KB, KB suntik, dan KB implan yang mengandung hormon, dapat mengubah kadar hormon kewanitaan dalam tubuh sehingga memengaruhi periode menstruasi.

Pada sebagian wanita, penggunaan kontrasepsi hormonal dapat membuat periode menstruasi memendek. KB hormon mengandung hormon progesteron dan estrogen yang berdampak secara langsung pada siklus menstruasi.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yRjzGa

Konsumsi obat
Sebagian obat-obatan, terutama yang bersifat keras, hormonal, atau dikonsumsi dalam jangka panjang, dapat memengaruhi kadar hormon dan periode menstruasi. Golongan NSAID seperti Advil, Naprosyn, ibuprofen, antidepresan, obat tiroid, dan steroid dapat mempersingkat siklus.

Olahraga yang berlebihan
Olahraga berlebih dapat membuat tubuh membakar kalori lebih dari kalori yang dikonsumsi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi kadar hormon sehingga menyebabkan periode menstruasi memendek.

Perubahan berat badan 
Perubahan berat badan baik naik maupun turun secara drastis dapat mengganggu keseimbangan hormon. Selain itu perubahan pola makan, misalnya tiba-tiba menghindari banyak konsumsi kalori, juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh memproduksi hormon, sehingga periode menstruasi berubah.

Stres
Stres dapat mempengaruhi kemampuan tubuh memproduksi hormon sehingga bisa mempengaruhi periode menstruasi. Kondisi stres yang parah bahkan tidak hanya mengganggu siklus menstruasi, tapi juga bisa membuatnya berhenti selama beberapa bulan.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yTh7iu

Pada beberapa penelitian, periode menstruasi yang pendek ternyata juga dapat mengindikasikan berkurangnya tingkat kesuburan. Selain itu, kemungkinan penyebab lain periode menstruasi yang lebih singkat, namun lebih jarang terjadi adalah kegagalan ovarium prematur atau premature ovarian failure (POF),  gangguan pada leher rahim (serviks), hingga sindrom Sheehan.

Perlu diwaspadai periode menstruasi yang tiba-tiba berubah menjadi singkat atau tidak ada menstruasi sama sekali dalam waktu panjang. Misalnya jika setelah 2 bulan tidak terjadi menstruasi, kemudian terdapat bercak hanya beberapa hari.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ahli Kandungan: Terapi hormon pada menopause berisiko kanker rahim
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:55 WIB
Ahli kandungan dari Klinik Hayandra dr Anggara Mahardika SpOG mengatakan terapi hormon pada perempua...
Sosialisasi pembinaan KB program non fisik TMMD 109 Kodim 1711/BVD
Selasa, 06 Oktober 2020 - 19:48 WIB
Kepala Puskesmas Mindiptana, Hendrikus Kamben didampingi Kepala Kampung Kakuna Bapak Ishak Tenot d...
Apa penyebab kram perut pada wanita selain menstruasi?
Rabu, 30 September 2020 - 10:19 WIB
Tak semua rasa kram perut disebabkan oleh menstruasi. Penyebab kram perut yang terasa menyakitkan da...
Hati-hati, jangan sepelekan masalah menstruasi ini
Rabu, 23 September 2020 - 11:10 WIB
Perhatikan beberapa masalah yang juga sering terjadi saat menstruasi. Sebab, tanpa disadari, hal ini...
 Cara menjaga kesehatan rahim yang wanita harus tahu
Rabu, 16 September 2020 - 09:23 WIB
Dalam sistem reproduksi, rahim menjadi organ vital karena sebagai tempat berkembangnya janin. Rahim ...
 Fakta tentang kesuburan wanita yang perlu diketahui
Rabu, 09 September 2020 - 10:06 WIB
Mendapatkan anak berhubungan dengan kesuburan atau fertilitas seseorang. Ada banyak faktor yang mela...
 Kesalahan saat memakai pembalut yang tidak disadari wanita
Rabu, 02 September 2020 - 11:19 WIB
Normalnya, wanita mengalami periode menstruasi sebanyak 480 kali sepanjang hidupnya. Rata-rata kaum ...
Jaga `mood` selama hamil dengan rajin olahraga
Rabu, 26 Agustus 2020 - 21:37 WIB
Berolahraga ringan untuk para wanita hamil tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan kebugaran tetapi ...
Wanita harus tahu, cara merawat Miss V sesuai perubahan usia
Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:13 WIB
Organ intim akan berubah seiring bertambahnya usia. Lambat laun, bentuk Miss V tidak sama seperti be...
 Kenali apa itu kutu kemaluan, penyebab dan cara mengobatinya
Rabu, 19 Agustus 2020 - 10:35 WIB
Kutu kelamin ini memang sering disebut bisa menjadi penyebab ketidaknyamanan pada area organ intim. ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV