Autopsi independen membuktikan George Floyd tewas karena cekikan
Elshinta
Selasa, 02 Juni 2020 - 11:40 WIB |
Autopsi independen membuktikan George Floyd tewas karena cekikan
Polisi AS yang membunuh warga kulit hitam, George Floyd. Sumber Foto: https://bit.ly/3gK8Bn7

Elshinta.com - Dua dokter yang melakukan autopsi independen terhadap George Floyd, pria kulit hitam yang tewas dalam penahanan polisi Minneapolis pekan lalu hingga menuai banyak protes, mengatakan pada Senin bahwa ia tewas akibat sesak napas dan kematiannya merupakan pembunuhan.

Dokter juga menyebutkan Floyd tidak memiliki kondisi medis mendasar yang berkontribusi dalam kematiannya. Hal itu bertentangan dengan temuan awal autopsi resmi oleh Hennepin County Medical Examiner, yang menyebutkan tidak ada bukti pencekikan "traumatis" dan menurutnya, penyakit arteri koroner dan darah tinggi sepertinya berkontribusi pada kematian Floyd. Laporan autopsi penuh dari daerah setempat belum dirilis.

"Bukti tersebut konsisten dengan asfiksia mekanikal sebagai penyebab kematian dan pembunuhan sebagai cara kematian," kata Dr. Allecia Wilson, salah satu dari dua dokter yang melakukan autopsi independen, yang sekaligus direktur dinas forensik dan autopsi di Universitas Michigan.

Dr. Michael Baden, yang juga terlibat dalam autopsi atas perintah keluarga Flyod, menyebutkan dirinya sepakat dengan temuan Wilson dan bahwa kematian itu merupakan pembunuhan. Baden menambahkan "autopsi menunjukkan bahwa Tuan Floyd tidak memiliki masalah kesehatan mendasar yang menyebabkan atau berkontribusi atas kematiaannya."

Baden pernah terlibat dalam penyelidikan sejumlah kasus besar, termasuk kematian pada 2014 Eric Garner, pria kulit hitam yang tewas setelah dicekik oleh polisi di Kota New York. Bukan hanya lutut ke leher Floyd yang menyebabkannya tewas, kata Baden, tetapi juga tekanan ke punggung Floyd yang dilakukan dua petugas lainnya, yang menghentikan aliran oksigen ke paru-paru Floyd.

Pengacara Ben Crump, yang mewakili keluarga Floyd, mengatakan keluarga ingin tuntutan pembunuhan tingkat pertama diajukan kepada semua empat polisi yang berada di TKP. Keluarga juga ingin protes kekerasan yang marak di Amerika Serikat disudahi. "George tewas karena ia butuh bernapas, menghirup udara," kata Crump.

"Saya meminta kalian semua bergabung dengan keluarganya untuk mengambil napas, mengambil napas untuk keadilan, mengambil napas untuk perdamaian, mengambil napas untuk negara kita dan yang lebih penting mengambil napas untuk George." demikian Antara. (Ank/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Amerika Latin catat jumlah kematian akibat COVID-19 tertinggi di dunia
Rabu, 05 Agustus 2020 - 14:25 WIB
Kawasan Amerika Latin pada Selasa (4/8) telah melampaui Eropa sebagai wilayah dengan jumlah kematian...
AS umumkan total 4.649.102 kasus positif COVID-19
Selasa, 04 Agustus 2020 - 11:39 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pada Senin (3/8) mengumumkan d...
Gedung Putih pastikan pilpres AS berlangsung 3 November 2020
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:05 WIB
Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows pada Minggu (2/8) memastikan pemilihan presiden (pilpres) Amer...
Total COVID-19 AS: 4.601.526 kasus dan 154.002 kematian
Senin, 03 Agustus 2020 - 08:49 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pada Minggu (2/8) kembali memu...
Satu orang meninggal setiap satu menit karena COVID-19 di AS
Kamis, 30 Juli 2020 - 13:58 WIB
Setidaknya satu orang meninggal dunia setiap satu menit akibat COVID-19 di Amerika Serikat pada Rabu...
1.000 kematian akibat COVID-19 terjadi empat hari berturut-turut di AS
Sabtu, 25 Juli 2020 - 14:25 WIB
Amerika Serikat mencatatkan lebih dari 1.000 kasus kematian akibat COVID-19 selama empat hari bertur...
82 pekerja tambang di Peru positif virus corona
Sabtu, 04 Juli 2020 - 14:38 WIB
Perusahaan tambang tembaga Trevali Mining pada Jumat (3/7) mengungkapkan bahwa 82 pekerja positif  ...
Trump teken surat perintah terkait reformasi kepolisian
Rabu, 17 Juni 2020 - 13:47 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan surat perintah, Selasa (16/6), yang menurut dia a...
AS umumkan total 2.085.769 kasus COVID-19, dengan 115.644 kematian
Selasa, 16 Juni 2020 - 11:58 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  (CDC) Amerika Serikat pada Senin (15/6) kembali mengumu...
Kasus COVID-19 di AS capai 2 juta, Biden kecam Trump
Jumat, 12 Juni 2020 - 11:51 WIB
Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengecam penanganan pandemi COVID-19 oleh Presiden ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV